(2) Sitti Aminah
(3) Neneng Rahayu Ningsih
*corresponding author
AbstractProgram Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Dusun Tanjongnge, Desa Assorajang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ibu rumah tangga di kawasan pesisir Danau Tempe melalui inovasi dan teknologi pengolahan hasil perikanan lokal, khususnya ikan bungo. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya nilai jual ikan bungo yang selama ini hanya dijual dalam kondisi segar dengan harga fluktuatif, minimnya diversifikasi produk olahan, serta belum optimalnya pemanfaatan waktu dan potensi ibu rumah tangga untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis hasil perikanan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program dalam pengolahan ikan bungo menjadi ikan kering berbagai varian rasa dan pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi tepung tulang tinggi kalsium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam teknik pengolahan yang lebih higienis dan terstandar, mulai dari sortasi, penggaraman, penjemuran, hingga pengemasan, serta kemampuan diversifikasi produk melalui varian rasa dan pemanfaatan limbah tulang menjadi produk bernilai tambah. Pemberdayaan ini juga memperkuat kapasitas manajemen usaha kelompok mitra, mencakup pencatatan produksi dan penjualan sederhana, pembagian tugas dalam kelompok, hingga strategi pemasaran langsung maupun digital, serta mendorong kesadaran menjaga kelestarian sumber daya perikanan Danau Tempe untuk keberlanjutan usaha jangka panjang. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal melalui inovasi teknologi pengolahan dan pendampingan intensif terbukti efektif dalam mendukung kemandirian ekonomi ibu rumah tangga, memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi desa, dan mendukung keberlanjutan usaha masyarakat pesisir Desa Assorajang
Keywordspemberdayaan masyarakat, kewirausahaan perempuan, ikan bungo, ikan kering varian rasa, tepung tulang ikan, Desa Assorajang
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.3849-3861 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abu-Bakar, A., Ahmad, S. Z., Wright, N. S., & Skoko, H. (2017). The propensity to business startup: Evidence from Global Entrepreneurship Monitor (GEM) data in Saudi Arabia. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 9(3), 263–285. http://dx.doi.org/10.1108/JEEE-11-2016-0049
Adawyah, R. (2007). Pengolahan dan Pengawetan Ikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Bastian, B. L., Metcalfe, B. D., & Zali, M. R. (2019). Gender inequality: Entrepreneurship development in the MENA region. Sustainability, 11(22), 6472. https://doi.org/10.3390/su11226472
Febriana, N., Junianto, Maulina, I., & Rostini, I. (2024). Analisis mutu hedonik abon ikan patin (Pangasius sp.) yang dimodifikasi dengan penambahan jantung pisang kepok (Musa paradisiaca L). Ziraa’ah, 49(3), 525–533.
Fitrianggraeni, S. (2019). Building business, enriching lives: An Indonesian initiative to empower women in the fishing communities. WMU Journal of Maritime Affairs, 18(2), 295–309. https://doi.org/10.1007/s13437-019-00181-z
Irianto, H. E., & Giyatmi, S. (2009). Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (t.t.). Pedoman Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Skala Rumah Tangga. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Mitchelmore, S., & Rowley, J. (2013). Entrepreneurial competencies of women entrepreneurs pursuing business growth. Journal of Small Business and Enterprise Development, 20(1), 125–142. https://doi.org/10.1108/14626001311298448
Nursini, N., & Hadjar, M. A. I. (2021). A model of competitiveness of coastal women's micro-small businesses in South Sulawesi. Psychology and Education Journal, 58(2), 2570–2580.
Oktaviani, R. Z., Uthia, R., & Jannah, F. (2021). Pemanfaatan tulang ikan patin sebagai tepung tinggi kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 575–581.
Polas, M. R. H., Raju, V., Muhibbullah, M., & Tabash, M. I. (2022). Rural women characteristics and sustainable entrepreneurial intention: A road to economic growth in Bangladesh. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 16(3), 421–449.
Saleh, A. A., & Syarifuddin, A. (2022). Pemberdayaan perempuan nelayan dalam pengembangan usaha abon dan nugget di Desa Lotang Salo Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(2), 142–150.
Suparno, & Poernomo, A. (2005). Kimia dan Teknologi Pengolahan Ikan. Yogyakarta: Liberty.
Syam, S. (2019). Women’s empowerment of fishermen community based on local potential: A case study in Group Ramadani, Kampung Bajo, Kabupaten Buton. Journal of Community Development, 4(1), 15–27.
Trilaksani, W., Salamah, E., & Nabil, M. (2006). Pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai sumber kalsium dengan metode hidrolisis protein. Buletin Teknologi Hasil Perikanan, Institut Pertanian Bogor.
Wahyuni, R., & Utama, E. G. (2020). Community empowerment through freshwater fish processing (Toman) as a result of processed creative communities in Kumba Village, Jagoi Babang. International Journal of Community Service, 5(1), 23–30.
Dokumentasi dan laporan kegiatan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), Universitas Puangrimaggalatung, 2026.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download