INOVASI PROPERTI TARI BERBASIS 3D PRINTING SEBAGAI UPAYA PENGUATAN IDENTITAS VISUAL PENARI YAYASAN AYODYA PALA

(1) * Nukke Sylvia Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
(2) Ariani Kusumo Wardhani Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
(3) Engga Probi Endri Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
(4) Ghifari Sultansyah Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
(5) Hugo Daniswara Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
(6) Ratu Tiara Jayaputri Mail (Universitas Mercu Buana, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Program Inovasi Seni Nusantara ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan keterbatasan ergonomi, durabilitas, dan kualitas visual pada properti tari konvensional yang digunakan oleh Yayasan Ayodya Pala di Depok. Properti tari tradisional saat ini umumnya berbahan logam yang berat (1,5–2,5 kg) atau bahan karton/busa yang mudah rusak saat pemakaian dan mobilisasi. Solusi yang ditawarkan meliputi rekayasa Digital Craftsmanship melalui tahapan 3D scanning, digital modeling (CAD), pencetakan 3D printing berbasis material PLA/Resin, penerapan sistem modular, serta digitalisasi inventaris aset tari. Pendekatan kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan Design Thinking yang melibatkan mitra secara aktif sebagai co-creator. Selain manufaktur properti, dilakukan pula pelatihan Digital Craftsmanship bagi pengurus dan penari sanggar guna meningkatkan literasi teknologi dan kemandirian pengelolaan properti. Hasil program menunjukkan terciptanya purwarupa properti tari yang lebih ringan (penurunan bobot 30–50%), presisi, dan tahan lama, serta peningkatan kenyamanan penari dan kapasitas teknis mitra dalam merawat dan mereproduksi komponen properti secara mandiri

Keywords


3D printing; properti tari; digital craftsmanship; identitas visual; Ayodya Pala

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i9.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Chua, C. K., & Leong, K. F. (2017). 3D Printing and Additive Manufacturing: Principles and Applications (5th ed.). World Scientific Publishing.

Gibson, I., Rosen, D., Stucker, B., Khorasani, M., Rosen, D., Stucker, B., & Khorasani, M. (2021). Additive manufacturing technologies (Vol. 17, pp. 160-186). Cham, Switzerland: Springer.

Jacobs, P. F. (1992). Rapid Prototyping & Manufacturing: Fundamentals of Stereolithography. Society of Manufacturing Engineers.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Norman, D. (2013). The Design of Everyday Things: Revised and Expanded Edition. Basic Books.

Berman, B. (2012). 3-D printing: The new industrial revolution. Business Horizons, 55(2), 155–162. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2011.11.003

Kurniawan, D. (2019). Strategi pengembangan produk kreatif di era industri 4.0. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 8(3), 120–130.

Mulyadi, Y. (2018). Implementasi teknologi 3D printing dalam dunia pendidikan. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran, 6(1), 45–52.

Sanders, E. B. N., & Stappers, P. J. (2008). Co-creation and the new landscapes of design. CoDesign, 4(1), 5–18.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.