(2) Zaoza Faradila
(3) Putri Aulia Mulyani
*corresponding author
AbstractIndustri Pangan Rumah Tangga (IPRT) merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja, pemanfaatan sumber daya daerah, dan pengembangan berbagai produk pangan bernilai tambah. Sebagian besar pelaku IPRTmasih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya pemahaman terhadap penerapan standar keamanan pangan, pelaksanaan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), pemenuhan persyaratan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), penyusunan label pangan sesuai ketentuan, serta terbatasnya jejaring bisnis yang mendukung pengembangan usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk dan terbatasnya akses terhadap pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat penerapan keamanan pangan sekaligus membangun jejaring bisnis bagi pelaku IPRT di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini melibatkan 40 pelaku usaha dengan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan teknis, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Materi meliputi higiene dan sanitasi pangan, implementasi CPPB-IRT, prosedur memperoleh SPP-IRT, penyusunan label pangan sesuai regulasi, serta strategi pengembangan jejaring bisnis melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas UMKM, dan pemanfaatan platform pemasaran digital. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keamanan pangan, kepatuhan terhadap regulasi, penyusunan label pangan, serta strategi membangun jejaring bisnis. Kegiatan ini mendorong terbentuknya kolaborasi antarpelaku usaha dan memperluas wawasan peserta terhadap peluang pemasaran melalui kemitraan strategis dan media digital. Program pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku IPRT dalam menghasilkan produk pangan yang aman, memenuhi ketentuan hukum, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mendukung keberlanjutan usaha di Kabupaten Pekalongan
Keywordskeamanan pangan; Micro Food Enterprises (MFEs); SPP-IRT; jejaring bisnis; Kabupaten Pekalongan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i9.3700-3709 |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Dewita, T. A., & Bayati, T. (2023). Peran Teknologi Informasi Terhadap Pengembangan Umkm Fashion Di Era DigitaL. Jurnal Komunikasi, 1(4).
Guyalo, A. K. (2025). Food security and its determinants among rural households in Gambella region, Ethiopia. Cogent Economics & Finance, 13(1), 2484651. https://doi.org/10.1080/23322039.2025.2484651
Kurniaji, K. (2023). Prosedur Proses Sertifikasi P-IRT (Pangan-Industri Rumah Tangga) pada UMKM Pasca-Pandemi Covid 19. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(03), 200–214. https://doi.org/10.58812/jmws.v2i03.266
Majdi, A. L., Farhani, J., Wulansari, R., Oktriani, N., Dari, W., Fuadah, A. L., Haqq, M. I., Falahudin, M., Khotimah, A. L., Budi, K. A., Febriyani, N., & Assyifa, J. (2024). Urgensi Izin Keamanan Pangan (P-IRT) dalam Upaya Membangun Kepercayaan Konsumen dan Meningkatkan Jaringan Pemasaran (Pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis). 4(2).
Megavitry, R., Harsono, I., Widodo, I., & Sarungallo, A. S. (2024). Pengukuran Efektivitas Sistem Informasi Pangan dan Keterjangkauan Pangan Sehat terhadap Keamanan Pangan di Indonesia. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(03), 334–343. https://doi.org/10.58812/jmws.v3i03.1058
Nada, D. K. (2025). Compliance with Food Safety Standards among Cracker Producers in Sidoarjo: Kepatuhan terhadap Standar Keamanan Pangan di Kalangan Produsen Kerupuk di Sidoarjo. Academia Open, 10(2). https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12135
Naysilla Chairani, Nisrina Zasmin, Rahman Raisuli, & Akhmad Rasyid Rosidi. (2025). Peran Sektor UMKM dalam Menekan Inflasi dan Menyerap Tenaga Kerja di Surabaya. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen, 3(1), 57–66. https://doi.org/10.47861/sammajiva.v3i1.1651
Paramartha, I. G. A. Y., & Wardani, K. D. K. A. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui Edukasi Legalitas PIRT: Strategi Efektif untuk Memperluas Pasar. Sewagati, 9(1), 2564–2569. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i1.777
Triyono, T., Suroso, B. A., Devara, H. R., Susanti, S., & Sulistianingsih, D. (2025). Edukasi Dan Pelatihan Praktik Keamanan Produksi Pangan Umkm Yang Efektif. Jurnal Abdi Insani, 12(4), 1724–1736. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i4.2423
Yuwana, N. P., & Wahyuni, H. C. (2024). Assessing Food Safety Risks in Wafer Production. Procedia of Engineering and Life Science, 7, 409–421. https://doi.org/10.21070/pels.v7i0.1496
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





