EDUKASI DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG CARA PENGOLAHAN DAN KHASIAT MINYAK KARO DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL

(1) Rahmiati Rahmiati Mail (Universitas Medan Area, Indonesia)
(2) Toberni S. Situmorang Mail (Universitas Efarina, Indonesia)
(3) Helen Anjelina Simanjuntak Mail (Universitas Senior, Indonesia)
(4) * Chalis Fajri Hasibuan Mail (Universitas Medan Area, Indonesia)
(5) Jamilah Nasution Mail (Universitas Medan Area, Indonesia)
(6) Ferdinand Susilo Mail (Universitas Medan Area, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Minyak Karo merupakan salah satu pengobatan tradisional khas masyarakat Karo di Sumatera Utara yang dibuat dari campuran minyak kelapa dan berbagai rempah alami yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Seiring berkembangnya modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat, pengetahuan mengenai pengolahan dan pemanfaatan minyak Karo mulai mengalami penurunan, terutama pada generasi muda. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara pengolahan dan khasiat minyak Karo dalam pengobatan tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 06–07 Februari 2025 di Lingkungan III, Kecamatan Padang Bulan Selayang II, Medan, dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan minyak Karo. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kalangan usia mengikuti kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan respons positif dari peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Sebanyak 27 peserta (90%) menyatakan sangat puas dan 3 peserta (10%) menyatakan puas terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat, cara pengolahan, serta potensi pengembangan minyak Karo sebagai produk pengobatan tradisional dan produk bernilai ekonomi. Selain mendukung pelestarian kearifan lokal, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan minyak Karo sebagai produk herbal berbasis budaya lokal yang memiliki potensi industri dan ekonomi

Keywords


Minyak Karo, Pengobatan Tradisional, Edukasi Masyarakat, Kearifan Lokal, Herbal

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i6.2490-2494
      

Article metrics

Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Aritonang, A. C. Y., Lubis, M. F., & Sujarwo, W. (2024). Ethnopharmacology of karo oil as traditional medicine by karo ethnic group in berastagi (north sumatra), indonesia. Ethnobotany Research and Applications, 27.https://doi.org/10.32859/era.27.17.1-43.

Kirani, N., & Dora, N. (2024). Inventarisasi Kearifan Lokal Etnis Karo Dalam Pembuatan Minyak Karo Desa Namo Ukur Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(1), 415-423.

Malau, Y. N., Simanjuntak, D. C. Y., Damanik, D. P. P., Purnasari, N., Saribu, H. D. T., Sari, I. R., ... & Angelia, N. (2025). Pelatihan Pembuatan Minyak Urut Karo Untuk Masyarakat Sekitaran Jalan Pasar Induk Simpang Selayang Medan. Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan, 5(1), 21-30.

Mariantin, Nasution, J., & Susilo, F. (2024). Identifikasi Jenis Tanaman yang Terdapat dalam Minyak Karo dan Pemanfaatannya di Desa Batu Jongjong Kecamatan Bahorok.Rozaaqi B. 2017.

Primadina, N., Basori, A., & Perdanakusuma, D. S. (2020). Phytochemistry screening and gas chromatography-mass spectrometry analysis of bioactive compounds present in karo traditional oil, an indonesian traditional herbal medicine. Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 204-208. https://doi.org/10.22159/ajpcr.2020.v13i2.36736.

Tarigan, A. S. (2021). Minak Pengalun Masyarakat Karo (Studi Antropologi Kesehatan Di Minyak Karo Laucih Medan). Thesis Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sumatera Utara


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.