PELATIHAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA REMAJA

(1) * Bety Agustina Rahayu Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
(2) Anna Nur Hikmawati Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
(3) Ahmad Khamid Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
(4) Nova Maulana Mail (Universitas Bina Bangsa, Indonesia)
(5) Fathimah Kelrey Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, Indonesia)
(6) Debby Yulianthi Maria Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Prof. Dr. J.A. Latumeten, Indonesia)
(7) Riza Yulina Amry Mail (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Prof. Dr. J.A. Latumeten, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kecemasan remaja merupakan permasalahan kesehatan mental yang sering terjadi dan dapat berdampak terhadap konsentrasi belajar, hubungan sosial, serta kualitas hidup remaja. Berbagai tuntutan akademik, perubahan perkembangan, dan tekanan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecemasan. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk membantu remaja memiliki keterampilan dalam mengelola kecemasan secara mandiri. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam menerapkan SEFT sebagai upaya menurunkan kecemasan. Sasaran kegiatan adalah remaja di MA X Wilayah Yogyakarta sebanyak 40 peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian edukasi mengenai kecemasan pada remaja, demonstrasi langkah-langkah SEFT, pelatihan praktik SEFT secara langsung, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta juga didampingi untuk mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kecemasan dan penerapan SEFT sebagai teknik pengelolaan emosi. Remaja mampu mengikuti setiap tahapan SEFT dengan baik dan menunjukkan antusiasme selama pelatihan. Selain itu, peserta melaporkan perasaan lebih rileks dan tenang setelah melakukan latihan SEFT. Pelatihan SEFT dapat menjadi salah satu alternatif intervensi promotif dan preventif yang mudah dipelajari, aman, serta dapat diterapkan secara mandiri oleh remaja dalam menghadapi berbagai situasi yang memicu kecemasan.


Keywords


kecemasan, kesehatan mental, pelatihan, remaja, Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Agarwal, S., Srivastava, R., Jindal, M., & Rastogi, P. (2020). Study of Adolescent Stage and Its Impacts on Adolescents. European Journal of Molecular and Clinical Medicine, 7(6), 1369–1375.

Ayu Agustini, Muhammad Rizki Ramadhan, & Astri Rahmawati. (2024). Mengatasi Kecemasan melalui Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Proceeding Conference on Psychology and Behavioral Sciences, 3(1), 90–105. https://doi.org/10.61994/cpbs.v3i.130

Bahruddin, M. A., Hartono, D., & S. (2023). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Stage V Yang Menjalani HD Di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(11), 1–10.

Galuh, M., & Faqih, H. (2025). REMAJA MELALUI PENDEKATAN INTERAKTIF DAN ROLEPLAY STRATEGI COPING DI SMA BATIK 1 SURAKARTA. 6(2), 1071–1076.

Khairunnisa & Boediman. (2024). Dampak Pelatihan Regulasi Emosi Menggunakan Pendekatan Terapi Kognitif Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Remaja. Jurnal Diversita, 10(2), 190–201. https://doi.org/10.31289/diversita.v10i2.12866

Lailatulamanah. (2024). Teori Kejiwaan Ibnu Sina Dalam Menanggulangi Kecemasan Remaja. Table 10, 4–6.

Maryana. (2019). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) for Healing, Success, Happiness, Greatness. In Keperawatan (1st ed.). Poltekkes Jogja Press.

Muldiansyah, F. S. (2025). Gambaran Tingkat Keccemasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Bekasi. 5, 726–743.

Prabowo, R. K., Nurachmah, E., & Dahlia, D. (2018). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Congestive Heart Failure (Chf). Jurnal Kesehatan Indra Husada, 6(2), 8. https://doi.org/10.36973/jkih.v6i2.138

Pratama, E. R., Suri, S. I., & Damaiyanti, S. (2022). Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) terhadap Penurunan Kecemasan pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Malahayati Nursing Journal, 4(8), 1983–1994. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i8.6738

Purnairawan, A. P., Surabaya, U. I. N. S. A., Lusiana, N., & Anto, A. H. F. (2025). Efektivitas Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Siswa Kelas XII. Proceedings of Psychonutrition. https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/PINUSS/article/view/4269

Rahman, A. (2020). Terapi Dzikir Dalam Islam Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Remembrance Therapy in Islam Against Anxiety Level In pregnant women. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 76.

Setiyowati, E., & Hidayatur Rahman, A. (2020). Penerapan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) pada penderita tuberculosis dengan masalah keperawatan di Puskesmas Sawahan. Journal of Health Sciences, 13(01), 74–80. https://doi.org/10.33086/jhs.v13i01.1287

Siswanto, Aseta, P., & Indriani, F. (2024). Efektivitas Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Dan Berdzikir Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dalam Menghadapi Osca. Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(02), 313–321. https://doi.org/10.52236/ih.v12i2.661

Syahida, N. (2023). Pemahaman Hadis Tentang Kecemasan (Kajian Ma’anil Hadis).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.