PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR: ANALISIS KANDUNGAN FOSFOR (P) DAN POTENSINYA DALAM MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN

(1) * Eliana Renintan Br Simatupang Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Rini Aminarti Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Angraini Oktavia Hutapea Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Katarina Yoana Uly Artha Sagala Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Aldi Winata Tumanggor Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Elfayetti Elfayetti Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Elsa Kardiana Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fosfor (P) pada pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit pisang serta potensinya dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah eksperimen melalui fermentasi kulit pisang dan gula merah selama ±14 hari, kemudian dilakukan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fosfor (P) pada POC sebesar 0,0200% atau 200 mg/kg. Nilai tersebut masih berada di bawah standar mutu pupuk organik menurut SNI 19-7030-2004. Rendahnya kandungan fosfor dipengaruhi oleh tidak digunakannya bioaktivator, waktu fermentasi yang relatif singkat, dan tingginya rasio pengenceran. Meskipun demikian, POC dari limbah kulit pisang berpotensi mendukung pertanian berkelanjutan karena mampu mengurangi limbah organik, menekan penggunaan pupuk kimia, dan memiliki biaya produksi yang rendah

Keywords


limbah kulit pisang, pupuk organik cair, fosfor (P), fermentasi, pertanian berkelanjutan.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ainaya, K. G., Bazlaa, B. B., Pang, B. J. S., & Ananta, R. R. (2025). Optimalisasi limbah kulit pisang sebagai pupuk organik cair untuk mendukung pertanian ramah lingkungan di Kampung Sungai Gumut, Hulu Selangor, Malaysia. Journal of Community Service and Engagement, 1(1), 26–33. https://share.google/BTQGhcrBIaaUSVbuW

Alkatiri, A., Handayani, R. T. N., Rosa, O., Bahruna, M. A., & Arum, D. P. (2024). Pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah rumah tangga sebagai solusi ramah lingkungan untuk pertanian berkelanjutan pada Desa Klurak Candi Sidoarjo. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 360–367. https://share.google/dh3ctpMSAKYz5vrFf

Dewi, M. N., Guntama, D., Perdana, R., & Fauzan, M. (2022). Pengaruh waktu fermentasi dan pH terhadap kandungan nitrogen, kalium, dan fosfor dalam pupuk cair organik dari limbah kulit pisang (Musa paradisiaca). Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 6(1), 27–32. https://doi.org/10.32493/jitk.v6i1.14667

Difhari, M., & Mikhratunnisa, M. (2023). Analisis kadar fosfor (P) pada pupuk organik cair dari limbah buah dengan variasi jenis bioaktivator (ragi tape dan EM-4). Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian, 1(3), 1–8. https://doi.org/10.59581/jtpip-widyakarya.v1i3.931

Fitriani, S., Wicaksono, R. T., & Wahyusi, K. N. (2025). Pengaruh waktu fermentasi dan rasio campuran limbah sawi, kulit pisang, dan kotoran sapi terhadap kandungan NPK pupuk organik cair. Jurnal Integrasi Proses, 14(2), 275–282. http://dx.doi.org/10.62870/jip.v14i2.32390

Hidayati, N. L., Rusmana, R., Yenny, R. F., & Sulistyorini, E. (2024). Pengaruh jenis dan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit alpukat. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 9(4), 344–358. https://ejournal.agribisnis.uho.ac.id/index.php/JIMDP/article/view/1358

Kanahaya, D., Pebriyanti, D., Royani, A., & Mawardini, A. (2025). Pemanfaatan limbah dapur sebagai pupuk organik cair (POC) serta efektivitasnya pada tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 7(2), 37–46. https://ejournal.pnc.ac.id/index.php/jppl/article/view/2847

Kristianto, H. A., Prihatmo, G., & Madyaningrana, K. (2023). Pupuk organik cair kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan kailan dalam sistem hidroponik. Bioma: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.32528/bioma.v8i1.301

Kuswanto, H. (2003). Teknologi pemrosesan, pengemasan, dan penyimpanan benih. Kanisius. https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=245005

Luthfiyah, A. U., An Nisaa, R., Setyaningsih, M., & Anugrah, D. (2024). Efektivitas POC campuran kulit pisang, air cucian beras, dan kotoran kambing terhadap pertumbuhan Brassica juncea hidroponik. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13(3), 485–491. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v13n3.p485-491

Mustika, N., Sahara, S., & Anggriyani, R. (2023). Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) sebagai pupuk organik cair (POC). Dalam Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 3, No. 2, hlm. 959–970). https://share.google/7AB38lmmfx0CePG2a

Nisaa, R. A., Setyaningsih, M., Anugrah, D., & Dewi, T. U. (2023). Penggunaan pupuk organik cair dari kulit pisang kepok (Musa acuminata) terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea). Jurnal Biologi Tropis, 23(4), 465–471. https://doi.org/10.29303/jbt.v23i4.5662

Putri, A., Redaputri, A. P., & Rinova, D. (2022). Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai pupuk menuju ekonomi sirkular (UMKM olahan pisang di Indonesia). Jurnal Pengabdian UMKM, 1(2), 104–109. https://jpu.ubl.ac.id/index.php/jpu/article/view/20

Rosanti, A. D., Hidayat, F., & Qumillaila. (2025). Pengaruh jenis kulit pisang terhadap kandungan kalium dalam pembuatan pupuk nano kalium sulfat. Greensphere: Journal of Environmental Chemistry, 5(2), 39–46. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/gjec/article/view/29686/0

Simamora, S. (2006). Meningkatkan kualitas kompos. Agromedia Pustaka.

Sitompul, H. S., Maulina, I., & Situmorang, I. (2023). Analisis kandungan unsur hara pupuk organik cair dari limbah pisang (Musa paradisiaca). Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(2), 198–204. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i02.3288

Soeryoko, H. (2011). Kiat pintar memproduksi pupuk cair dengan penguraian buatan sendiri. Lily Publisher. https://opac.ut.ac.id/detail-opac?id=37344

Sunaryadi, & Jasili, B. (2023). Pemanfaatan limbah kulit buah pisang dijadikan pupuk organik cair (POC). Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(2), 44–52. https://journal.ppmi.web.id/index.php/JPKI2/article/view/17

Triyanto, & Pratama, J. (2020). Membuat pupuk organik cair dengan mudah. PT Elex Media Komputindo.

Tusyanah, T., Aulia, F. G., Safitri, D. L., Sholikah, I. A., Istawa, T. M., Dzaki, A. N., & Roman, N. A. (2025). Optimalisasi limbah kulit pisang sebagai pupuk organik cair yang inovatif bagi petani Desa Klumpit. Jurnal Abdi Negeri, 3(1), 1–8. https://informascience.com/journal/index.php/jan/article/view/29/29

Utami, M., Dewi, A. S., Romadhon, G. H., Maharani, M., Andini, P., Naufal, W., & Febriyossa, A. (2025). Efektivitas pemberian pupuk organik cair (POC) dari limbah kulit pisang kepok dan kulit mangga terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans). Jurnal Biogenerasi, 10(2). https://e-journal.my.id/biogenerasi/article/view/6291


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.