IMPLEMENTASI ALAT PENYIRAM TANAMAN CABAI OTOMATIS BERBASIS TENAGA SURYA

(1) * Noorly Evalina Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Partaonan Harahap Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Faisal Irsan Pasaribu Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
(4) Arfis A Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tanaman cabai merah  adalah tumbuhan perdu yang berkayu, dan buahnya berasa pedas. Cabai merah termasuk tanaman yang tidak tahan terhadap kekeringan. Tanah dalam keadaan lembap tetapi tidak becek sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai merah. Penyiraman tanaman cabai masih dilakukan secara manual oleh petani. Letak lahan yang jauh dari rumah  atau adanya keperluan lain yang mengakibatkan penyiraman cabai tidak teratur.Tim pengabdian mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan penyiraman tanaman cabai. Karena jarak lahan pertanian jauh dari jaringan listrik, maka digunakanlah panel surya sebagai sumber energi untuk menggantikan energi fosil. Pada lahan pertanian cabai, cahaya matahari berlimpah sehingga panel surya dapat menerima energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik sebagai sumber energi bagi berbagai alat pertanian. Solar panel 50 WP monocrystalline mampu  menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Tegangan yang dihasilkan panel surya rata-rata 20,40 volt. Lama pengisian baterai adalah 6 jam 19 menit, dan berdasarkan hasil pengujian di lapangan, baterai dapat bertahan bekerja selama 4 jam. Baterai mengirimkan energi pada  Arduino untuk memerintahkan RTC menyiram tanaman pada jam 10.00 dan 16.00 WIB untuk mengontrol kelembapan tanah. Arduino juga memerintahkan pompa air untuk memompa air dan mengirimkan air ke lahan pertanian sehingga kelembapan tanah dapat terjaga.


Keywords


Tanaman Cabai; Panel surya; Kontrol otomatis; Arduino Uno

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i6.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, B. P. T. P. J. T. (2010). Budidaya dan Pascapanen Cabai Merah.

Evalina, N., Pasaribu, F. I., Asfiati, S., & Sary, N. (2025). Penggunaan Alat Pencetak Rengginang Otomatis di Desa Secanggang Langkat. 8, 2981–2987.

Evalina, N., Pasaribu, F. I., H, A. A. A., & Ivana, R. D. (2021). Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Kapasitas 200 WP dengan Sistem Solar Charger pada beban kipas angin.

Evalina, N., Pasaribu, F. I., & Yolanda, V. (2023). The Design of Automatic Clothes Drying Device Using an Arduino Uno. AIP Conference Proceedings, 050008.

Harahap, P., Nofri, I., & Lubis, S. (2021). PLTS 200 Wp to Meet Energy Needs at the Taqwa Muhammadiyah Mosque, Sei Litur Village, Sawit Sebrang Langkat District. Journal of Innovation and Community Engagement, 1(1), 60–71. https://doi.org/10.28932/jice.v1i1.3380

Pasaribu, F. I., Harahap, P., & Adam, M. (2015). The Design of Energy Storage Circuits for Efficient Use of Electric Power on Computer Devices. 368–375.

Sunarsono, H., Caniago, D. P., & Masril, M. A. (2023). Sistem penyiraman rumput di bukit vitka educity secara otomatis. 6, 379–386.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.