PENGEMBANGAN SISTEM BUDIDAYA KOLAM TERPAL BERBASIS EKONOMI SIRKULAR: TEKNOLOGI PENGELOLAAN AIR DAN OLAHAN IKAN UNTUK PEMULIHAN UMKM AEK NGADOL PASCA BENCANA

(1) * Elisa Elisa Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Andes Fuady Dharma Harahap Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Aisyah Nurmi Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Nurmaini Ginting Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Bencana banjir di Tapanuli Selatan pada februari 2026,   berdampak secara langsung terhadap sumber mata pencaharian masyarakat yang banyak beternak lele secara tradisional, serta krisis pemenuhan kebutuhan pangan khususnya sumber protein. Perlu adanya usaha nyata untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, salah satunya dengan budidaya Ikan Lele sistem bioflok. Ikan Lele merupakan komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomis tinggi, mengandung gizi lengkap, harga murah, serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi sistem budidaya yang praktis, ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pelatihan diharapkan dapat memberikan keterampilan bagi masyarakat dalam berwirausaha. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026. Mitra kegiatan yaitu warga Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Suamtera Utara. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek. Sebelum kegiatan, sebanyak 10% masyarakat telah mengetahui tentang budidaya sistem bioflok. Selain itu, peserta juga belum mengetahui tentang variasi pengolahan pasca panen produk ikan lele. Pada evaluasi yang dilakukan di akhir kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta telah memahami metode budidaya dengan sistem bioflok, serta penambahan variasi olahan ikan lele berupa kripik dan nugget

Keywords


Ketahanan Pangan; Bencana Banjir; Budidaya; Lele; Bioflok

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1807-1811
      

Article metrics

Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Adharani, N., Soewardi, K., Syakti, A. D., & Hariyadi, S. (2016). Manajemen Kualitas Air dengan Teknologi Bioflok: Studi Kasus Pemeliharaan Ikan Lele (Clarias sp.). Jurnal Ilmu Pertanian (JIPI), 21(1), 35-40.

Aiyushirota. (2009). Konsep Budidaya Udang Sistem Bakteri Heterotof dengan Bioflocs. Aiyushirota Indonesia, Biotechnology Consulting and Trading, Bandung.

Anand, P.S.S., Kohli, M.P.S., Kumar, S., Sundaray, J.K., Roy, S D,, Venkateshwarlu, G., Sinham A,, & Pailan, G.H. (2014). Effect of Dietary Supplementation of Biofloc on Growth Performance and Digestive Activities in Penaeus monodon. Aquaculture, 418-419.

Darmawan, W.P.J. (2010). Pemanfaatan Air Buangan Lele Dumbo sebagai Media Budidaya Dapnia sp. [Skripsi]. Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya. (2017). Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok. 46 hlm.

Ekasari, J. (2009). Teknologi Bioflok: Teori dan Aplikasi dalam Perikanan Budidaya Sistem Intensif. Jumal Akuakultur Indonesia, 8(2), 117-126.

Faridah, Selvie, D., & Yuniati. (2019). Budidaya Ikan Lele dengan Metode Bioflok pada Peternak Ikan Lele Konvesional. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 224-227.

Food and Agriculture Organization of the United Nation. (2016). Statistical Pocket Book World Food and Agriculture 2015. 236 hlm.

Hastuti S. & Subandiyono. (2014). Performa Produksi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus, Burch) yang di Pelihara dengan Teknologi Biofloc. Journal Fisheries Science and Technology, 37-42.

Hermawan, T.E.S.A., Sudaryono, A., & Prayitno, S.B. (2014). Pengaruh Padat Tebar Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Lele (Clarias gariepinus) dalam Media Bioflok. Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(3), 35-42.

Muhammad, A., Fitriani, N., & Subekti, S. (2014). Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda pada Pakan Komersial terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Lele Sangkurian (Clarias sp.). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 49-5.

Mokolensang, J.F. & Manu, L. (2021). Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) Sistim Bioflok Skala Rumah Tangga. Budidaya Perairan, 9(1), 79-83.

Mokolensang, J.F., Hariawan, M.G.V., & Manu, L. (2018). Maggot (Hermetia illunces) sebagai Pakan Alternatif pada Budidaya Ikan. E-Journal Budidaya Perairan, 6(3), 32-37.

Rachmawati, D., Samidjan, I., & Setyono, H. (2015). Manajemen Kualitas Air Media Budidaya Ikan Lele Sankuriang (Clarias gariepinus) dengan Teknik Probiotik Pada Kolam Terpal di Desa Vokasi Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. PENA Akuatika, 12(1), 24-32.

Salamah & Zulpikar. (2019). Teknologi Sistem Bioflok Menggunakan Pakan Fermentasi dengan Perbedaan Pemberian Protein terhadap Pakan dan Pertumbuhan Ikan Lele. SNTI, Lhokseumawe 14-15 Oktober 2019.

Schryver, P.D. & Verstraete, W. (2009). Bioresource Technology Nitrogen Removal from Aquaculture Pond Water by Heterotrophic Nitrogen Assimilation in Lab-Scale Sequencing Batch Reactors. Bioresour. Technol., 1162-1167.

Suprapto & Samtafsir, S.L. (2013). Bioflok-165 Rahasia Sukses Teknologi Budidaya Lele. Depok (ID): AGRO 165.

Suyanto. 2007. Budidaya Ikan Lele (ed. Revisi). Seri Agribisnis. Penebar Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.