PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN OPTIMALISASI WARNA ALAM PENGHASIL WARNA PRIMER BAGI POKMAS BATIK BAWANGAN, PLOSO, JOMBANG, JAWA TIMUR

(1) * Karsam Karsam Mail (Universitas Dinamika, Indonesia)
(2) Yunanto Tri Laksono Mail (Universitas Dinamika, Indonesia)
(3) Sutikno Sutikno Mail (Universitas Dinamika, Indonesia)
(4) Krisna Yuwono Fora Mail (Universitas Dinamika, Indonesia)
(5) Cindy Fellia Gerda Wagiu Mail (Universitas Dinamika, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Batik diakui UNESCO sebagai budaya milik Indonesia. Pengakuan ini hanya berlaku maksimal 10 tahun dengan syarat: batik harus digunakan dalam kehidupan sehari-hari, batik diperjualbelikan, batik dilestarikan, batik diajarkan, dan batik disebarluaskan. Atas dasar ini, maka batik harus diajarkan di masyarakat Indonesia. Usai pengakuan UNESCO batik makin perkembangan di Indonesia dan dunia. Perkembangan ini menyangkut banyak hal, diantaranya adalah penggunaan warna. Warna batik berasal dari bahan kimia dan warna alam. Warna kimia dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, maka perlu dikembangan warna alam. Namun disayangkan penggunaan warna alam masih menghasilkan warna yang kusam sehingga pembatik kurang menyukainya. Oleh sebab itu, PkM ini dilakukan. PkM dilakukan di Kelompok Masyarakat Bawangan. Metode PkM yaitu pelatihan dan pendampingan berkelanjutan penggunaan warna alam dengan pendekatan diskusi reflektif, demonstrasi, praktik langsung, dan ceramah. Tujuannya agar para pembatik memahami dan bisa menggunakan warna alam untuk pewarna batik sebagai upaya untuk meningkatkan nilai produksi dan menghasilkan batik yang ramah lingkungan. PkM ini menghasilkan para pembatik mampu menyebutkan bahan pewarna alam penghasil warna primer, membuat formula warna, mencelup warna, pameran, mengikuti bazar, menghasilkan motif dan pengurusan HKI. Harapan kedepannya adalah para pembatik bisa melakukan pewarnaan alam dengan teknik colet dan menghasikan warna sekunder dan tersier.  


Keywords


warna alam, formula, mencelup warna, pokmas batik Bawangan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i9.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Dharsono, W. W., & Waromi, A. (2022). Pewarnaan Alami Sebagai Alternatif Peningkatan Produksi Kerajinan Noken Warga Bumi Wonorejo Distrik Nabire Kabupaten Nabire Papua. WIYATA CENDERAWASIH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 9–18.

Eskak, E., & Salma, I. R. (2020). Kajian Pemanfaatan Limbah Perkebunan Untuk Substitusi Bahan Pewarna Alami Batik. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 15(2), 27. https://doi.org/10.33104/jihp.v15i2.6331

Hakim, L. M. (2018). Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa dan Nation Brand Indonesia. Nation State Journal of International Studies, 1(1), 61–90. https://doi.org/10.24076/nsjis.2018v1i1.90

Hariyanto, T. ; D. S. (2008). Analisa Pengaruh Soda Abu Terhadap Pelorodan Lilin Batik dan Kekuatan Tarik Kain Batik Suter. Dinamika Kerajinan Dan Batik, 25, 17–26.

Karsam. (2014). Pelestarian Dan Ekspansi Pasar Batik Tulis Gedhog Tuban Di Era Globalisasi. Jurnal Budaya Nusantara, 1(1), 40–53. https://doi.org/10.36456/b.nusantara.vol1.no1.a283

Karsam. (2019). Batik Dari Masa Keraton Hingga Revolusi Industri 4.0. 2007, 187–225.

Karsam. (2022). Baking Soda as A Fixation of Remasol is an Effective Method for Colouring Batik to Be Combined eith Other Types of Colours. 1(1), 37–44. https://doi.org/10.19907/jcepd.2022.xxx

Karsam. (2024a). Buku Referensi Formula Warna Primer Dari Kayu Secang, Rimpang Kunyit, dan Daun Indigofera Strobilanthes Cusia Untuk Batik Tulis dan Treatment Penggunaannya. (M. B. Muvid (ed.)). CV. Global Aksara Pers.

Karsam. (2024b). Museum Negeri Mpu Tantular Fasilitasi Bedah Batik Alami Karya Doktor Karsam. https://radarjatim.id/museum-negeri-mpu-tantular-fasilitasi-bedah-batik-alami-karya-doktor-karsam/

Karsam. (2025). Optimalisasi Pewarna Alam Untuk Warna Primer Pada Batik Sebagai Upaya Menuju Industri Tekstil Berkelanjutan. Prosiding “Strategi Branding Batik: Dari Warisan Budaya Ke Komunitas Global,” B. 03-01-B. 03-18.

Karsam, K. (2024c). Kajian Ciri dan Motif Batik Jombangan: Studi Kasus Jombang Kota Santri. Panggung, 34(3), 348–366. https://doi.org/10.26742/panggung.v34i3.3558

Nia Devi Anggraini, Nurzanna, R. H., & Alya Abidah Batubara, J. S. (2026). Pendampingan Guru Sekolah Dasar Dalam Penggunaan Platform Pembelajaran Digital Berbasis Literasi Dan Numerasi. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9, 1133–1142.

Nugraheni, W. T., Santoso, R. E., & Handayani, S. R. (2020). “Lathak” Limbah Zat Warna Indigofera Sebagai Pewarna Batik (Studi Kasus di Rumah Produksi Batik Desa Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah). Ornamen, 16(2), 136–146. https://doi.org/10.33153/ornamen.v16i2.2929

Nunuk Suryanti, Khulaifiyah, A. E. P. (2026). Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru Dalam Komunitas Ikatan. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9, 926–933.

Pujilestari, T. (2015). Review : Sumber Dan Pemanfaatan Zat Warna Alam Untuk Keperluanindustri (Review : Source and Utilization of NaturPujilestari, T. (2015). Review : Sumber Dan Pemanfaatan Zat Warna Alam Untuk Keperluanindustri (Review : Source and Utilization of Natural Dyes. Dinamika Kerajinan Dan Batik, 32(2), 93–106. https://media.neliti.com/media/publications/61575-ID-review-sumber-dan-pemanfaatan-zat-warna.pdf

Ristiani, S., & Sulistiyaningsih, T. (2022). Sappan Wood Natural Dyes (Caesalpinia Sappan L) for Ecoprint With Pre-mordanting Tannin-Symplocos. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik 2022, 3, 1–15.

Rosyida, A., Subiyati, S., & Haryana, S. (2022). Pelatihan Proses Pewarnaan Zat Warna Alam Pada Umkm Batik Kampung Laweyan Surakarta. Abdi Masya, 1(4), 186–193. https://doi.org/10.52561/abma.v1i4.172

sri purwani. (2019). Studi Eksperimen Pencelupan Fragmen Batik Dengan Zat Pewarna Alam Indigo, Jolawe Dan Tingi. Jurnal Socia Akademika, 5(2), 1–11.

Sunarya, I., K. (2012). Zat Warna Alam Alternatif Warna Batik Yang Menarik. Inotek, 16(2), 103–121.

Widiana, M. E. (2020). Batik Standardization as Batik Artisan Empowerment Model For Marketing Process. European Journal of Business and Management, 12(27), 44–54. https://doi.org/10.7176/ejbm/12-27-05


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.