(2) * Graciano Aristides Maturbongs
(3) Mustika Endah Pratiwi
(4) Wilda Seru
(5) Yhesa Ningtyas
(6) Chesya Longe
(7) Nia Ramadhani
*corresponding author
AbstractDiare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan cepat dan tepat di tingkat rumah tangga. Pemahaman masyarakat mengenai penatalaksanaan awal diare sangat penting untuk mencegah dehidrasi dan komplikasi lain. Kegiatan ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan tentang penatalaksanaan diare terhadap pengetahuan masyarakat di sekitar Danau Sentani. Rancangan yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Responden berjumlah 22 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner 10 soal pilihan ganda yang mencakup definisi diare, tanda bahaya, pemberian makan, rehidrasi, pencegahan, dan indikasi mencari pertolongan medis. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data selisih skor pretest-posttest tidak berdistribusi normal, dengan nilai Kolmogorov-Smirnov 0,001 dan Shapiro-Wilk 0,003. Oleh karena itu, uji hipotesis dilanjutkan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,065, dengan 11 responden mengalami peningkatan skor, 3 responden mengalami penurunan, dan 8 responden memiliki skor tetap. Dengan demikian, edukasi kesehatan tentang penatalaksanaan diare menunjukkan kecenderungan meningkatkan pengetahuan masyarakat, meskipun belum berbeda signifikan secara statistik
Keywordsdiare, penatalaksanaan, edukasi kesehatan, pengetahuan, masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i5.2041-2045 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Jayapura tahun 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2025). Mengenal diare pada anak.
Suhartawan, B., Alfons, A. B., Rumawak, S. A., & Balabuana, G. B. (2023). Pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di Kampung Hobong Distrik Sentani Kabupaten Jayapura. Abdimas Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 14–19.
WHO, & UNICEF. (2004). Clinicalmanagement of acute diarrhoea: WHO/UNICEF joint statement. World Health Organization.
Wulandari, A. (2012). Penanganan diare di rumah tangga merupakan upaya menekan angka kesakitan diare pada anak balita. Jurnal Health and Sport.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download