(2) Syarifah Aqis Sakinah
(3) Maulida Suratna
(4) Sovia Cahya
(5) Naura Ananda Rizal
*corresponding author
AbstractBencana banjir yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025 telah menimbulkan dampak psikologis yang signifikan bagi anak usia dini, termasuk rasa takut, kecemasan, dan hilangnya rasa aman. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program trauma healing melalui pendidikan nonformal bagi anak PAUD di Desa Lhok Medang Ara. Metode yang digunakan meliputi teknik bercerita, teknik partisipatif, dan teknik bermain (play therapy). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang interaktif dan menyenangkan mampu menarik antusiasme tinggi dari peserta. Anak-anak yang awalnya pasif menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih ceria dan berani berinteraksi. Program ini terbukti efektif sebagai ruang pemulihan emosional, membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka, serta menumbuhkan kembali rasa aman pascabencana. Keterlibatan aktif guru dan masyarakat setempat turut mendukung keberhasilan proses pemulihan psikososial ini
KeywordsTrauma Healing; Pendidikan Nonformal; Anak Usia Dini; Banjir; Aceh Tamiang
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Apriyani, N., Hibana, & Surahman, S. (2020). Metode bermain dalam pembelajaran anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2). http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/
Fitriyah, S., Rahmawati, A., Syaputra, E.M. 2021. Trauma HealingPasca Banjir Di Desa Cemara Kulon Kecamatan Losarang
Indramayu. Abdi Wiralodra: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(2):160–172. https://doi.org/10.31943/abdi.v3i2.42
Hasiana, I. (2020). Metode Bercerita Sebagai Upaya Pemulihan Trauma
Pasca Bencana Pada Anak Usia Dini. Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling Teori Dan Praktik), 3(2), 72. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v3n2.p72-76
Hidayati, N. “Trauma Healing dalam Konteks Bencana Alam: Studi pada Korban Bencana” Jurnal Bimbingan Dan Konseling, vol 2, no 1 (2021).
Haryati, F. D., & Puspitaningrum, D. (2023). Implementasi ice breaking sebagai pematik motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam, 4(1), 99–106.
Madyawati, L. (2017). Strategi Pengembangan Bahasa pada Anak. Jakarta: Kencana.
Sumual, E. &., 2022. Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia Dini Di Tk Gmim Damai Rasi. Jurnal Ilmiaha Wahana Pendiikan, 8(10), Pp. 382-389
Salamor, A. M., Salamor, Y. B., & Ubwarin, E. (2020). Trauma Healing Dan Edukasi Perlindungan Anak Pasca Gempa Bagi Anak-Anak Di Desa Waai. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 317–321. https://doi.org/10.31004/cdj.v1i3.1015
Septian, A., Komala, E., Rahadian, A., Suryani, Y., Azkia, D., & Karnia, E. S. (2023). Implementasi Trauma healingdan Sekolah Alam Pasca Gempa Bagi Anak-anak di Cianjur. Jurnal Pengabdian Sains Dan Humaniora, 2(2), 107–115. https://doi.org/10.32938/jpsh.2.2.2023.107-115
Widha, L., & Aulia, A. R. (2019). Play therapy sebagai bentuk penanganan konseling trauma healing pada anak usia dini. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 16(1), 100–111.
Wibowo, H. S. (2023). Ice Breaker dan Pembelajaran. Tiram Media.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





