(2) Lia Fentia
(3) Rummy Islami Zalni
(4) Erika Erika
*corresponding author
AbstractAnemia dan kekurangan gizi pada remaja putri merupakan faktor risiko signifikan yang dapat menyebabkan stunting pada generasi berikutnya. Upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa remaja dengan meningkatkan kesadaran gizi dan memfasilitasi deteksi dini masalah kesehatan. Inisiatif layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia dan masalah gizi, sekaligus menilai kesehatan mereka melalui pengukuran kadar hemoglobin (Hb) dan status gizi di SMK Bina Profesi Pekanbaru. Kegiatan ini menggunakan teknik pendidikan kesehatan tentang anemia dan gizi, menilai pengetahuan melalui tes pra dan pasca, melakukan evaluasi kadar hemoglobin, serta mengukur tinggi dan berat badan untuk menentukan status gizi. Remaja putri yang didiagnosis menderita anemia atau status gizi tidak normal menerima bimbingan individual sebagai tindak lanjut kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 55% di kalangan remaja putri setelah intervensi pendidikan. Evaluasi kadar hemoglobin menunjukkan bahwa 10% remaja putri mengalami anemia. Evaluasi status gizi menunjukkan bahwa 35% remaja putri memiliki status gizi normal, 55% diklasifikasikan sebagai kurus, dan 10% dikategorikan sebagai overweight. Data menunjukkan bahwa masalah gizi di kalangan remaja putri di SMK Bina Profesi masih cukup signifikan, terutama persentase yang tinggi dari remaja dengan status gizi yang tidak memadai. Inisiatif layanan masyarakat ini secara efektif meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia dan status gizi. Integrasi pendidikan dan penilaian kesehatan sangat penting sebagai strategi pencegahan untuk mencegah stunting dengan meningkatkan kesiapan gizi dan kesehatan remaja putri di SMK Bina Profesi Pekanbaru
KeywordsAnemia, gizi, cegah stunting, remaja puteri
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1502-1510 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ade Tika Herawati, S.Kep, Ners, M. K. dkk. (2025). Gizi Dalam Siklus Kehidupan.
Cholidah, R., Amalia, E., Danianto, A., & Purnaning, D. (2024). Edukasi Pencegahan Anemia Dan Pemeriksaan Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Kota Mataram. 0–3.
Dewie Anatasya Karno, Anna Fitriani, I. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Underweight pada Remaja SMA Di Bekasi. 16(1), 113–123.
Gizi, G. S., Menstruasi, S., Putri, R., & Jambi, N. K. (2024). Gambaran Status Gizi, Siklus Menstruasi dan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA N 8 Kota Jambi. 3, 2018–2023.
Kamaruddin, I., Kustiyah, L., Riyadi, H., & Junus, R. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Pada Remaja Overweight dan Obese Factors Influencing Nutritional Status in Overweight and Obese Adolescents. 7(2), 311–319. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.31
Kementerian Kesehatan. (2021). Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pelaksanaan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Percepatan Pencegahan Stunting (Buku 1). In Kementerian Kesehatan RI (Vol. 11, Issue 1). https://promkes.kemkes.go.id/download/fpkk/files49505Juknis Implementasi KPP Stunting_ISBN_13072021.pdf%0Astunting.go.id
Kurniawati, putri. (2017). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01, 1–7.
Lusida, N., Studi, P., Masyarakat, K., Jakarta, U. M., Masyarakat, F. K., & Jakarta, U. M. (2025). Tinjauan Anemia pada Remaja Putri : Analisis Faktor Resiko dan Implikasi Kesehatan Jangka Panjang. 3(3).
Maidelwita, Y., & Arifin, Y. (2023). Edukasi Kesehatan Tentang Gizi Seimbang Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Pesantren Ramadhan. 1(6), 710–715.
Martina Pakpahan, Deborah Siregar, Andi Susilawaty, Tasnim, Mustar, Radeny Ramdany, Evanny Indah Manurung, Efendi Sianturi, Marianna Revecca Gadis Tompunu, Yenni Ferawati Sitanggang, M. . (2021). Promosi Kesehatan & Perilaku Kesehatan.
Masyarakat, F. K., & Oleo, U. H. (2026). Kontribusi Asupan Zat Gizi terhadap Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 7 Kendari. 5(1), 132–141. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i1.6493
Najdah. Nurbaya. Zaki Irwan. (2024). Kebiasaan makan dan status gizi pada remaja di mamuju menggunakan adolecents’food habits cheklist.
RI, B. (2021). Peraturan BKKBN RI No 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024. 1–162.
Riri Mazhar, Y. S. (2024). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Journal Of Health Researce, 7(1), 9–17.
Sekretariat Pencegahan Stunting, S. W. P. R. (2019). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting). Educacao e Sociedade, 1(1), 1689–1699. http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/
Siswati, T. (2018). Stunting. In Husada Mandiri Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Yovi Kurniawati, E., & Rizki Syah Putri, S. (2025). Hubungan Anemia pada Remaja Putri dengan Kejadian Anemia Kehamilan dan Risiko Stunting pada Anak. Research Agribiohealth (Journal of Agriculture, 1(4), 121–126. https://medicoinsight.org/agribiohealth
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download