PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA EDUKASI CERITA ALKITAB MELALUI STORYTELLING PADA ANAK SEKOLAH MINGGU HKBP PABRIK TENUN

(1) * Yessy Octaviana Mail (Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia)
(2) April Yani Manullang Mail (Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia)
(3) Robinhot Lumban Gaol Mail (Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia)
(4) Wira Yanti Saragih Mail (Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia)
(5) Yohana Gracela Sitompul Mail (Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan youtube sebagai media edukasi cerita alkitab melalui storytelling pada anak sekolah minggu di HKBP Pabrik tenun. Perkembangan teknologi digital mendorong penggunaan media pembelajaran berbasis audiovisual dalam proses Pendidikan,termasuk dalam konteks pelayanan gereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam proses penggunaan youtube, respon anak serta peran guru dalam kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan youtube dapat meningkatkan minat,perhatian,dan pemahaman anak terhadap cerita alkitab karena penyajian visual dan audio membantu memberikan gambaran karakter yang lebih konkret. Selain itu, storytelling berbasis video memudahkan anak menangkap pesan moral dan nilai iman secara lebih bermakna. Peran guru sekolah minggu tetap menjadi faktor penting sebagai fasilitator dan pembimbing dalam mengarahkan penggunaan media agar sesuai dengan tujuan pembelajaran iman. Dengan demikian, YouTube dapat dimanfaatkan sebagai media pendukung yang efektif dalam pembelajaran cerita Alkitab pada anak Sekolah Minggu

Keywords


YouTube, storytelling, Bible stories, learning media, Sunday school, children's faith education.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i4.1439-1445
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Brame, C. J. (2016). Effective educational videos: Principles and guidelines for maximizing student learning from video content. CBE—Life Sciences Education, 15(4), es6.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar.

Helsper, E. J., & Eynon, R. (2010). Digital natives: Where is the evidence? British Educational Research Journal, 36(3), 503–520.

Kirkorian, H. L., Pempek, T. A., Murphy, L. A., Schmidt, M. E., & Anderson, D. R. (2009). The impact of background television on parent–child interaction. Child Development, 80(5), 1350–1359.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook

Mayer, R. E. (2005). Cognitive theory of multimedia learning. In R. E. Mayer (Ed.), The Cambridge handbook of multimedia learning (pp. 31–48). Cambridge University Press.

Naidah, N., Abbas, A., & Kaharuddin, K. (2023). Pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kompetensi menyimak cerita anak pada siswa kelas V sekolah dasar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(2), 276–289.

Pradana, S. (2025). Efektivitas penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah dasar. Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar, 1(1), 33–39.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.