(2) Bety Vitriana
(3) Sri Purwanti
(4) Merlina Merlina
(5) Sri Wahyuni
(6) Cindy Maurellia
(7) Nadila Awali
(8) Rafli Zalfa
*corresponding author
AbstractPendidikan etika dan nilai agama memegang peranan penting dalam pembentukan karakter anak dan remaja di tengah dinamika sosial kontemporer. Artikel ini melaporkan sekaligus menganalisis program Pengabdian kepada Masyarakat yang terintegrasi dalam mata kuliah Etika Profesi melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di Masjid Raudhatul Muta’allimin. Program dirancang dengan pendekatan experiential learning dan partisipatoris, melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator utama pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi reflektif, simulasi, seni pertunjukan, praktik ibadah, serta evaluasi berbasis observasi dan refleksi tertulis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kedisiplinan beribadah, sikap sosial, dan pemahaman etika peserta, sekaligus menguatkan kompetensi pedagogis dan kesadaran profesional mahasiswa. Program ini juga memperlihatkan potensi kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas masjid dalam pendidikan karakter. Artikel ini merekomendasikan pengembangan model pesantren kilat berbasis pengabdian sebagai pendekatan strategis pendidikan moral di lingkungan komunitas religius. Keywordspengabdian masyarakat; etika profesi; pesantren kilat; experiential learning; pendidikan karakter
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1267-1273 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Al-Ghazali. (2005). Ihya’ Ulumuddin. Jakarta: Pustaka Amani.
Alghozali, A. (2025). Pendidikan etika anak usia dini di era digital. Jakarta: Prenada Media.
Alghozali, M. (2025). Pendidikan karakter anak usia dini berbasis nilai Islam. Jakarta: Prenada Media.
Alwasilah, A. C. (2020). Pendidikan karakter di perguruan tinggi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Astin, A. W. (1996). What matters in college? San Francisco: Jossey-Bass.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. New York: Continuum.
Hasanah, N. (2021). Strategi pembelajaran anak usia dini. Malang: UMM Press.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning. Englewood Cliffs: Prentice Hall.
Lickona, T. (1991). Educating for character. New York: Bantam.
Muhaimin. (2011). Pengembangan pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo.
Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Musfiroh, T. (2019). Pengembangan nilai moral pada anak usia dini. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Rohmah, F. (2022). Peran mahasiswa PGPAUD dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Pendidikan Anak, 4(1), 45–58.
Santrock, J. W. (2018). Child development (15th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Saputra, R. (2022). Model pembelajaran nilai pada anak usia dini. Bandung: Alfabeta.
Saputra, R., & Lestari, D. (2020). Pendidikan etika anak usia dini dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 21–35.
Sujiono, Y. (2017). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks.
Tilaar, H. A. R. (2012). Pendidikan karakter. Jakarta: Rineka Cipta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Cambridge: Harvard University Press.
Wahyudi, D. (2018). Pendidikan tinggi dan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian, 5(2), 67–80.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download