(2) Laila Fazri Harahap
(3) * Pujiastuti Pujiastuti
(4) Lusi Anika
(5) Nursanah Nursanah
(6) Apriliana Kartini Soraya
(7) Siti Pipit Nurzeha Puspa Bhayangkari
(8) Tria Astika Endah Permatasari
*corresponding author
AbstractKejadian darurat kardiopulmoner dapat terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan sekolah. Minimnya kompetensi masyarakat awam, khususnya remaja, dalam prosedur BHD pra-hospital berkontribusi terhadap rendahnya angka keselamatan. Kader Kesehatan Remaja (KKR) merupakan kelompok strategis yang berpotensi menjadi responden awal sekaligus penggerak perubahan di komunitas sekolah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan literasi dan kesiapsiagaan KKR tingkat SMA/SMK melalui pelatihan bertema "From Student to Lifesaver". Intervensi dilaksanakan pada 15 Januari 2026 di Puskesmas Karawaci Baru, Kota Tangerang, dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest. Sebanyak 31 siswa dari empat sekolah menengah mengikuti program yang mengintegrasikan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik hands-on, simulasi kasus emergensi, dan gamifikasi pembelajaran. Evaluasi menggunakan instrumen tes kognitif dan kuesioner kepuasan berskala Likert. Hasil menunjukkan kenaikan rerata skor sebesar 21 poin (dari 59 menjadi 80). Proporsi partisipan berkategori kompetensi "baik" (skor ?80) bertambah signifikan dari 22,6% menjadi 80,6%. Tingkat kepuasan terhadap pelaksanaan mencapai kategori "sangat baik" (rerata skor 3,79/4,0). Dapat disimpulkan bahwa intervensi edukatif bantuan hidup dasar efektif mengembangkan pemahaman dan kesiapsiagaan KKR. Program ini berpotensi memperkuat peran remaja sebagai penolong pertama dan agen transformasi dalam respons kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat
KeywordsBantuan Hidup Dasar, Kader Kesehatan Remaja, Pelatihan, Pengabdian Masyarakat, Resusitasi Jantung Paru
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1207-1216 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alfilayli, B., Ginting, M., & Sujana, T. (2024). Pengaruh Pemberian Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Pengetahuan dan Tindakan BHD Pada Siswa SMA Karya Pembangunan Margahayu. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 15(1), 106–112.
Angrraeny, D., Vanessa Datunsolang, A Nurwidayah, Raudina Hudani Amali, Pratiwi Cahya, Lemante, Nadiathul Pontoh, & Sri Wahyu Ningsih. (2024). Peningkatan Peran Kader Kesehatan Remaja Dalam Pemeliharaan di Jenjang Sekolah Menengah Atas. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 8–17. https://journal.aiska-university.ac.id/index.php/gemassika/article/download/1109/629/5785
Faramitha, D., Ramadani, A., Khoiroh Muflihatin, S., Astuti, Z., & Purnomo, S. (2025). Membangun Generasi Siaga: Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Siswa MAN 2 Samarinda. Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS), 4(3), 270–276. https://doi.org/10.35960/pimas.v1i2.1946
Fathonah, S. (2021). PROGRAM CAPACITY BUILDING pendirian Pos Pelayanan Terpadu Sleman dan keterampilan terkait Pengelolaan tentang peran dalam kesehatan komunitas yang. MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, 1055–1062.
Fauzan, S., Rahmah, G. N., Neri, E. L., Fahdi, F. K., Pramana, Y., Maulana, M. A., & Herdaningsih, S. (2024). Edukasi Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Pada Palang Merah Remaja Sma Negeri 1 Sungai Raya Kuburaya. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(9), 3294–3299.
Herlina, S., Winarti, W., & Wahyudi, C. T. (2019). Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan melalui pelatihan bantuan hidup dasar. Riau Journal of Empowerment, 1(2), 85–90. https://doi.org/10.31258/raje.1.2.11
Meissner, T. M., Kloppe, C., & Hanefeld, C. (2012). Basic life support skills of high school students before and after cardiopulmonary resuscitation training: A longitudinal investigation. Scandinavian Journal of Trauma, Resuscitation and Emergency Medicine, 20, 1–7. https://doi.org/10.1186/1757-7241-20-31
Nabila Erinaputri, Listiani, R., Faza Duta Pramudyawardani, & Novita Dwi Istanti. (2023). Peran Puskesmas Untuk Mencapai Universal Health Coverage di Indonesia: Literature Review. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 190–199. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.310
Rahman, A. A., & Nasyrah, C. E. (2019). Evaluasi Pembelajaran. In Uwais Inspirasi Indonesia.
Ndruru, A., Tanjung, R., & Tanjung, D. (2025). Pengetahuan Dan Keterampilan Siswa Di SMA Yapim Sei Gelugur Pancur Batu. Jurnal Ners, 9(1), 67–73.
Pangestika, W., Susanto, A., Elsi Jerau, E., (2024). Edukasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada Siswa Palang Merah Remaja dalam Kasus Gawat Darurat. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(5), 44–51. https://www.jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/1395
Prihatiningsih Dwi, Widyarti, & Nurkholis. (2023). Hubungan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam melakukan tindakan resusitasi jantung paru. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1, 253–261.
Risnandar, M. W. ., Anna, A. . dan, Mirwanti, R. (2024). Pendidikan Kesehatan sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Awam Mengenai Kesehatan Jantung ( 2024 ) In Media Karya Kesehatan (Vol. 7, Issue 2). https://jurnal.unpad.ac.id/mkk/article/download/52885/23923
Suleman, I. (2023). Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Awam Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Menolong Korban Henti Jantung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 2(2), 103–112. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v2i2.20903
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download