PERAN POSYANDU KELILING DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT UNTUK PENURUNAN STUNTING

(1) * Cut Morina Zubainur Mail (Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Indonesia)
(2) Cut Khairunnisa Mail (Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Indonesia)
(3) Nurul Akmal Mail (Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Indonesia)
(4) Ibrahim Ibrahim Mail (Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Indonesia)
(5) Almukarramah Almukarramah Mail (Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Fenomena stunting pada balita merupakan salah satu masalah gizi yang cukup serius di Indonesia. Berdasarkan data dari aplikasi online yang digunakan untuk Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat di Puskesmas Lambaro Aceh Besar, sebanyak 12 balita mengalami stunting atau kurang gizi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian para ibu dan kader posyandu di wilayah Puskesmas Lambaro dan sekitarnya dengan melakukan observasi pada balita yang mengalami stunting. Di samping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperdalam pemahaman orang tua atau ibu yang memiliki balita dengan masalah gizi atau stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode kunjungan rumah kepada delapan balita yang mengalami stunting dengan melibatkan kader posyandu dari setiap desa. Kegiatan posyandu dengan metode keliling ini berjalan dengan sukses berkat tingginya partisipasi warga, terutama para ibu yang memiliki balita stunting. Berdasarkan wawancara kualitatif yang dilakukan tim peneliti, pada umumnya, pengetahuan ibu tentang peran Posyandu, perlakuan terhadap anak yang mengalami stunting, serta cara mengatasi stunting sudah cukup baik. Respon ibu-ibu terhadap pelayanan Posyandu cukup positif bagi balita yang mengalami stunting dan dukungan untuk kader lainnya

Keywords


Posyandu, stunting, masyarakat, Bayi dan Balita

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i3.1180-1189
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anita, A., & Sutrisno, E. (2022). Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Pengolahan Pangan Lokal untuk

Pencegahan Stunting di Jawa Timur. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 456–

Cut Morina, Ibrahim, Jalaluddin Azwir, (2025) Edukasi Pola Makan dan Status Gizi Murid Sekolah Dasar dalam Kota Banda Aceh. Jurnal Pengabdian Masayrakat 7(1).78-89,

Dewi, I. C., & Auliyyah, N. R. N. (2024). Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 25–29. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v1i2.5010

Frontiers. Zainuddin, M., & Yaqin, L. N. (2021). PKM: Konvergensi Stunting Kerumut Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1).

Gaffar, S. B., Muhaemin, M., Natsir, N., & Asri, M. (2021). PKM Pencegahan Stunting melalui Pendidikan Keluarga.

Hariyatih, S., Khairai, Z. A., Rahman, M. I., Nasution, A. M., & Harahap, M. Y. (2025). Edukasi Pola Asuh dan Gizi Seimbang untuk Mengurangi Risiko Stunting pada Balita di Lubuk Tukko: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6733–

Ibrahim, Cut Morina., Khairunnisak, Junaidi, & Firmansyah, (2024). Cara Pencegahan Stunting Desa Santan dengan Menyusun Menu Sima bagi Keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Martebe),7(3),805–811. https://doi.org/10.31604/jpm.v7i3.805-811.

L. (2018). Faktor Penyebab Anak Stunting Usia

Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z.

Novianti, R. dkk. (2021). Peran Posyandu Untuk Menangani Stunting di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Universitas Diponegoro.

Nuramna, N., & Yulianti, L. (2022). Penyuluhan Gizi Seimbang untuk Mencegah Stunting Di Desa Sumbersari Kabupaten Jember. 3(1), 268–272.

Pendampingan ibu hamil kekurang- an energi kronik untuk penurunan angka stunting pada masa pandemi covid-19 di kota Semarang

Permenkes RI No 2 Tahun 2020. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak (Vol. 1).

(Statistik Pemda Aceh Besar, 2024)

Pohan, H. M., Harahap, F. S., Pardede, N., & Harahap, H. J. (2025). Kontribusi kuliah kerja nyata terhadap pencegahan stunting pada balita. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 3(2), 109–114.

Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2024). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265.

Priharwanti, A., & Amalia, R. (2022). Peran Keluarga Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kauman RT 16 RW 08 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Abdimayuda, (February), 40–48. https://doi.org/10.19184/abdimayuda.v

Purbadiri, A. M., & Srimurni, T. (2022). Pemenuhan hak kesehatan balita dalam rangka pencegahan stunting melalui pelaksanaan posyandu keliling di kabupten lumajang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–12.

Statistik Pemda Aceh Besar, (2024) Rekam jejak dinas kesehatan Aceh Besar dan BPS dalam Angka . info sehat masyarakat Desa dan Sosial Kemasyarakatan, 3(1) p.67-78

Souisa, G. V., Rehena, Z., & Joseph, C. (2024). PKM Ibu dan Balita Stunting Di Puskesmas Perawatan Waai, Kabupaten Maluku Tengah. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 19–31.

Suri, S., Verlato, G., & Ray, S. (2025). The First 1000 Days: Window of Oppurtunity for Child Health and Development. In Frontiers in Nutrition (Vol. 12, p.16-27).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.