(2) * Engird Juni Astuti
(3) Nova Auliah Febriani
(4) Bilqis Salsabila Firdausi
(5) Rizky Amaliah
(6) Pritha Divani
(7) Ayunda Putri Wulandari
(8) Safia Rahmawati
(9) Zahwa Nur Adelia
(10) Adilla Ufaira Az Zahra
(11) Nur Fadilatur Rohmah
(12) Devi Komalasari
(13) M.Athif Supriadi
*corresponding author
AbstractResistensi antibiotik merupakan kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang sebelumnya efektif. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa resistensi antimikroba menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan global karena dapat menyebabkan kegagalan terapi, memperpanjang masa sakit, meningkatkan biaya pengobatan, serta meningkatkan risiko kematian.,Maka dari itu dilakukan penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan antibiotik agar mendukung pengetahuan dalam penggunaan antibiotik secara bijak. Karena kurangnya pengetahuan mengenai antibiotik menyebabkan meningkatnya angka resistensi mengenai antibiotik. Oleh karena itu dilakukan penyuluhan untuk membentuk generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam penggunaan antibiotik. Penyuluhan dilakukan dengan beberapa tahap yaitu, (1) pre-test untuk mengukur pengetahuan siswa mengenai antibiotik; (2) pemaparan materi mengenai antibiotik, cara penggunaan serta permasalahan mengenai resistensi antibiotik; (3) post-test dilakukan untuk mengukur pengetahuan setelah dilakukannya edukasi.Penyuluhan dilaksanakan di SMK Wiyata Husada dengan objek sasaran seluruh siswa-dan siswi SMK Wiyata Husada. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukannya penyuluhan tersebut.
KeywordsResistensi Antibiotik; Edukasi Obat; SMK Wiyata Husada
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i7.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Hadi, U., Duerink, D. O., Lestari, E. S., Nagelkerke, N. J., Werter, S., Keuter, M., & van den Broek, P. (2016). Survey of antibiotic use of individuals visiting public healthcare facilities in Indonesia. International Journal of Infectious Diseases, 49, 131–136
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Jakarta: Kemenkes RI
World Health Organization. (2020). Antimicrobial resistance. Geneva: WHO
Putra, Y., & Dewi, K. (2022). Efektivitas Program Penyuluhan terhadap Peningkatan Literasi Obat di Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Farmasi.
Wulandari, R., Susanto, A., & Marliah, S. (2019). Penyalahgunaan Antibiotik dan Dampaknya terhadap Kesehatan Remaja.
Katzung, B. G., Trevor, A. J., & Masters, S. B. (2021). Basic and Clinical Pharmacology (15th ed).
Hadi, U., et al. (2017). Antimicrobial resistance in Indonesia: Current status and future prospects.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman penggunaan antibiotik secara bijak.
Fristiohady, A., Solo, D. M., Hikmah, N., Azwar, A., Asrina, E., Syifa, F. N., Ariyanto, I., Irsan, I., Akbar, J. M., Farhan, M. A., & Wati, S. A. (2025). Gerakan Edukasi Dagusibu Untuk Selamatkan Generasi Muda Dari Resistensi Antibiotik Masyarakat Di Kelurahan Puday Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Besiru : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(12), 1409-1414. https://doi.org/10.62335/besiru.v2i12.2147
Nafisah , U., Putri, V. S., Sukmawati, N., & Ayu, S. D. (2025). Penyuluhan Antibiotik untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Dukuh Kwageyan Desa Bulusan Kecamatan Karangdowo Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 179–184. https://doi.org/10.58184/mestaka.v4i2.625
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download