(2) Sophia Rose
(3) Wahyu Rizky
*corresponding author
AbstractPola konsumsi pangan masyarakat saat ini mayoritas masih didominasi oleh beras dan terigu. Tingkat konsumsi energi yang berasal dari beras dan terigu masih lebih dari anjuran pemerintah yaitu kelebihan 11,3% pada tahun 2020. Perlu diadakan upaya konsumsi pangan yang beragam terutama yang berfokus pada pangan lokal. Badan Pangan Nasional telah membuat program terkait penganekaragaman konsumsi pangan yaitu gerakan sadar pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu PKK terkait penyusunan menu keluarga dengan prinsip B2SA berbasis pangan lokal yang ada di lingkungan sekitar. Penyuluhan ini diikuti oleh 22 ibu-ibu dari Pokja 3 TPPKK Kelurahan Joglo Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta pada Selasa, 20 Juni 2023 dari pukul 08.30-11.00 WIB. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan menggunakan media PPT dan leaflet dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan pemberian pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah penyuluhan dilaksanakan. Hasilnya terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan responden yang awalnya kebanyakan masuk dalam kategori sedang menjadi kategori baik sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan ini berhasil. KeywordsB2SA, keragaman konsumsi pangan, pengetahuan ibu
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i2.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. 2021. Direktori Perkembangan Konsumsi Pangan. Jakarta: Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.
Bi, J., Liu, C., Li, S., He, Z., Chen, K., Luo, R., Wang, Z., Yu, Y., Xu, H.. 2019. Dietary Diversity among Preschoolers: A Cross-Sectional Study in Poor, Rural, and Ethnic Minority Areas of Central South China. Nutrients, 1-12.
Khomsan, A. 2020. Teknik Pengukuran Perilaku Gizi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Nooryati. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Pola Konsumsi Menu B2SA dengan Status Gizi Anak Balita di Posyandu Cempaka Kota Banjarbaru Tahun 2020. DInas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, 1-7.
Ozdogan, Y., Ucar, A., Akan, L. S., Yilmaz, M. V., Surucuoglu, M. S., Cakiroglu, F. P., Ozcelik, A. O. 2012. Nutritional Knowledge of Mothers with Children Aged Between 0-24 Months. Journal of Fppd, Agriculture & Environment, 10(1), 173-175.
Rachmawati, Novita, R., Fitriyaningsih E., Erwandi. 2021. Pelatihan penyusunan menu B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman) berbasis pangan lokal di desa bung sidom kecamatan blang bintang kabupaten aceh besar. Jurnal PADE: Pengabmas dan Edukasi, 1(2), 52-26.
Setyaningsih, A., Hidayatullah, S. A., Ismawanti, Z. 2022. Hubungan Tingkat Ketahanan Pangan dengan Kejadian Beban Gizi Ganda di Rumah Tangga di Kota Surakarta. Jurnal Dunia Gizi, 5(1), 9-15.
Suryana, Roudza, Alfridsyah. 2018. Konsumsi pangan dan skor pola pangan harapan (PPH) dengan prevalensi stunting di provinsi aceh (data susenas dan psg tahun 2016). Aceh Nutrition Journal, 3(2), 149-157.
Yabanci, N., Kisac, I., Karakus, S. S. 2014. The Effect of Mother's Nutritional Knowledge on Attitudes and Behaviors of Children About Nutrition. Procedia-Sosial and Behavioral Sciences, 4477-4481.
Utami, N. H., Mubasyiroh, R. 2020. Keragaman makanan dan hubungannya dengan status gizi balita: analisis survei konsusi makanan individu (SKMI). Journal of The Indonesian Nutrition Association, 43)1), 37-48.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download