(2) Irman Puansah
(3) Khoirudin Nasution
(4) Natalia Parapat
(5) Hoirun Nisa Siregar
*corresponding author
AbstractStunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan prioritas di Indonesia, termasuk di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang, serta kurangnya sanitasi rumah tangga menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan PHBS sebagai strategi pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan, pendampingan perilaku, demo cuci tangan, senam pagi, serta sosialisasi mengenai sanitasi lingkungan dan pola konsumsi gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung, observasi PHBS rumah tangga, kepada masyarakat dan siswa sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya PHBS, perubahan perilaku sehari-hari seperti kebiasaan cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sanitasi rumah tangga, serta meningkatnya kesadaran orang tua dalam memberikan makanan bergizi kepada balita. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan senam pagi dan edukasi gizi membantu memperkuat perilaku hidup sehat secara kolektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong penerapan PHBS sebagai langkah preventif yang efektif dalam menurunkan risiko stunting di Desa Sopo Tinjak. Upaya berkelanjutan diperlukan melalui pendampingan lintas sektor dan penguatan peran kader kesehatan desa untuk memastikan keberlanjutan perilaku sehat dalam jangka panjang
KeywordsStunting, PHBS, Pengabdian Masyarakat,Desa Sopo Tinjak
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v6i9.3479-3485 |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal. (2024). Data kesehatan Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024. Mandailing Natal: Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.
Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Sekretariat Negara.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Lestari, D., & Putra, M. (2020). Pengaruh edukasi PHBS terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 45–52.
Maryati, S. (2019). Efektivitas program senam pagi dalam meningkatkan perilaku hidup sehat masyarakat desa. Jurnal Promosi Kesehatan Nusantara, 4(1), 22–30.
Putri, A., & Kurniawan, R. (2020). Analisis Implementasi PHBS Rumah Tangga dalam Pencegahan Stunting pada Balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 5(1), 15–25.
World Health Organization. (2023). Global report on child growth and stunting reduction 2024. WHO Press.
Wulandani, A. D. (2022). Hubungan sanitasi lingkungan dan PHBS dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 112–120.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





