(2) Ade Nurdin
(3) * Putri Nurul Kusuma Whardani
(4) Nita Astasya
(5) Reguel Mikhail
*corresponding author
AbstractKabupaten Muaro Jambi memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir musiman, dengan lebih dari 15 desa terdampak setiap tahun. Data BPBD 2023 menunjukkan lebih dari 2.500 rumah tergenang air hingga ketingguian 100 cm, yang menyebabkan kerugian material dan nonmaterial, terganggunya aktivitas sosial-ekonomi, serta meningkatnya risiko kesehatan. Faktor-faktor ini diperburuk oleh alih fungsi lahan yang mengurangi daya serap air dan infrastruktur publik yang kurang adaptif terhadap banjir. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan ruang komunal multifungsi di Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jaluko. Ruang komunal ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas publik sehari-hari, tetapi juga sebagai ruang evakuasi darurat selama bencana, dirancang untuk menghadapi dinamika banjir. Penyusunan RAB melibatkan partisipasi masyarakat dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM), untuk memastikan akuntabilitas dan relevansi terhadap kebutuhan lokal. RAB yang disusun mencakup perencanaan desain, material, dan pelaksanaan pembangunan secara sistematis dan efisien. Melalui program ini, diharapkan ruang komunal multifungsi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan masyarakat, mengurangi dampak bencana, dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, program ini memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan infrastruktur yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Muaro Jambi KeywordsRencana Anggaran Biaya; Infrastruktur Tanggap Banjir; Inovasi Kolaboratif, Mitigasi bencana banjir, Pemberdayaan masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi. Laporan Tahunan Penanggulangan Bencana 2023. Muaro Jambi: BPBD Muaro Jambi; 2023.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Kabupaten Muaro Jambi. Dokumen Rencana Strategis 2020–2024. Muaro Jambi: Dinas PERKIM; 2022.
Nurdin, A., Kumalasari, D., Bahar, F. F., Harmes, & Abiyoga, N. P. (2025). Optimalisasi Produktivitas Sawah Kelurahan Olak Kemang Melalui Implementasi Sistem Irigasi Tenaga Angin. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 830–835. https://doi.org/10.31604/jpm.v8i2.830-83
Nurhadi, A., Santoso, R., & Widodo, S. (2021). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Infrastruktur Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 9(2), 45-56.
Setiawan, R., & Rahmawati, L. (2022). Desain Infrastruktur Adaptif untuk Daerah Rawan Banjir. Jurnal Teknik Lingkungan, 14(1), 67-78.
Siregar, H., Lestari, A., & Wahyudi, D. (2023). Pentingnya Penyusunan Rencana Anggaran Biaya dalam Pembangunan Fasilitas Publik. Jurnal Perencanaan dan Manajemen Pembangunan, 11(1), 89-104.
Rahardjo, T., Pratama, W., & Handayani, D. (2020). Penggunaan Material Lokal dan Ramah Lingkungan dalam Pembangunan Infrastruktur Tanggap Bencana. Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 12(3), 123-135.
Rahmat, A. (2023). Kajian Alih Fungsi Lahan dan Dampaknya terhadap Kerentanan Banjir di Kawasan Sempadan Sungai Muaro Jambi. Jurnal Lingkungan dan Mitigasi Bencana, 12(2), 45-58.
Wisner, B., Blaikie, P., Cannon, T., & Davis, I. (2004). At Risk: Natural Hazards, People’s Vulnerability, and Disasters. London: Routledge.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download