(2) I Wayan Tanjung Aryasa
(3) I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi
(4) Ni Putu Puniari Eka Putri
(5) Ni Putu Widiantari
*corresponding author
AbstractKasus penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk, khususnya Aedes aegypti, masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan seperti Denpasar. Upaya pengendalian vektor nyamuk memerlukan peran aktif masyarakat melalui kegiatan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang berkelanjutan. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi Jumantik Mandiri dalam Upaya Pencegarahan Kasus Demam Berdarah di Kelurahan Tonja, Denpasar.” Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan jentik secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi penerapan 3M Plus dan penerapan jumantik mandiri skala rumah tangga sendiri. Hasil kegiatan ditemukan 1 rumah positif jentik, sehingga House Index (HI) sebesar 7,14%. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat infestasi jentik tergolong rendah, potensi perkembangbiakan vektor masih ada dan memerlukan pemantauan rutin. Kegiatan sosialisasi terbukti meningkatkan pemahaman warga mengenai PSN 3M Plus dan pentingnya peran 1 Rumah 1 Jumantik. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan DBD dan menunjukkan perlunya kegiatan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan tetap bebas jentik. KeywordsJumantik Mandiri; jentik; Aedes aegypti; pengabdian masyarakat; DBD
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Astuti, N. P., & Rini, L. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian vektor demam berdarah dengue di wilayah perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 89–96.
Dinas Kesehatan Kota Denpasar. (2024). Laporan kasus demam berdarah dengue tahun 2023. Denpasar: Dinkes Kota Denpasar.
Irma et al. (2021) ‘Pengaruh Infeksi Penyakit Tropis terhadap Kejadian Gizi Kurang pada Balita di WilayahKabupaten Buton Utara’, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 20 No.2(2), pp. 34–38.
Irma (2022) Epidemiologi Penyakit Malaria : Menelaah Kejadian & Faktor Risiko pada Anak. Malang: Literasi Nusantara.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Putra, I. G. N., & Dewi, N. L. K. (2022). Analisis faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk di Bali. Jurnal Ekologi Kesehatan, 21(1), 45–52.
Sari, D. P., Wulandari, T., & Yanti, R. (2021). Efektivitas program jumantik dalam menurunkan angka jentik di lingkungan perumahan. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(3), 110–117.
World Health Organization (WHO). (2022). Global vector control response 2017–2030: Review and progress report. Geneva: WHO
Widoyono (2005) Penyakit Tropis : Epidemiologi, Penularan, Pencegahan & Pemberantasannya. Semarang: Erlangga
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download