(2) Dwi Heppy Rochmawati
(3) Wahyu Endang Setyowati
(4) Wigyo Susanto
*corresponding author
AbstractKesehatan jiwa merupakan permasalahan serius yang berdampak pada stabilitas psikologis, sosial dan ekonomi masyarakat, bahkan dapat memperburuk kesehatan fisik. Minimnya literasi kesehatan mental dan tingginya stigma di masyarakat menyebabkan sebagian besar kasus gangguan jiwa tidak teridentifikasi sehingga tidak mendapatkan intervensi yang sesuai. Program “RW Peduli Jiwa: Pembentukan Kader Sehat Jiwa” dilaksanakan di RW 03 Kelurahan Sembungharjo, Kota Semarang, sebagai upaya memperkuat kapasitas komunitas dalam pencegahan dan penanganan awal masalah kesehatan jiwa. Kegiatan ini menggunakan metode community empowerment melalui rangkaian pelantikan kader, pelatihan kesehatan jiwa, simulasi komunikasi terapeutik, serta pendidikan kesehatan kepada masyarakat. Hasil evaluasi terdapat peningkatan pada pengetahuan kader dengan nilai rata-rata pre-test 55 menjadi 85 pada post-test. Kader juga mampu mempraktikkan keterampilan dasar seperti komunikasi empatik, skrining sederhana, serta pemberian edukasi kepada warga. Program ini juga berhasil menjangkau sekitar 150 warga melalui kegiatan penyuluhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader di tingkat RW efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan memperkuat jejaring dukungan di masyarakat. Dengan demikian, pembentukan kader sehat jiwa menjadi strategi penting dalam upaya promotif dan preventif untuk membangun lingkungan yang peduli terhadap isu kesehatan mental
KeywordsKader Sehat Jiwa, Kesehatan Mental, Komunitas, Rukun Warga
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i1.%25p |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Albertha, K., Shaluhiyah, Z., & Musthofa, S. B. (2020). Gambaran Kegiatan Program Kesehatan Jiwa Di Puskesmas Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 8(3).
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018.
Dinas Kesehatan Kota Semarang. (2024). Profil Kesehatan Kota Semarang 2024. https://dinkes.semarangkota.go.id/asset/upload/Profil/Profil/Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2024.pdf
Gunawan, E., & Ayubi, D. (2023). Literature Review : Determinan Kinerja Kader Kesehatan. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 18. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v9i1.3991
Hidayati, E., Khoiriyah, & Mubin, M. F. (2015). PELATIHAN SIAGA SEHAT JIWA TERHADAP PENGETAHUAN KADER DI RW 06 DAN RW 07 DESA ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG. Jurnal Keperawatan Komunitas ., 3(No 1), 17–22.
Ismailinar, I., Sulaiman, S., & Simeulu, P. (2023). Pelatihan Community Mental Health Nursing (CMHN) Bagi Perawat Dapat Meningkatkan Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa Di Masyarakat. JOURNAL KEPERAWATAN, 2(2), 184–190. https://doi.org/10.58774/jourkep.v2i2.45
Iswanti, D. I., & Lestari, S. P. (2018). PERAN KADER KESEHATAN JIWA DALAM MELAKUKAN PENANGANAN GANGGUAN JIWA. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 1(1), 33. https://doi.org/10.32584/jikj.v1i1.19
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa di Indonesia. https://kemkes.go.id/id/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Analisis Situasi dan Permasalahan Kesehatan Jiwa Remaja. In Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Khanthavudh, C., Grealish, A., Tzouvara, V., & Leamy, M. (2025). Supporting healthcare in rural communities in Thailand: An exploratory qualitative study to understand the role and current mental health practices of village health volunteers. PLOS ONE, 20(3), e0320559. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0320559
Mariyati, M., Kustriyani, M., Wulandari, P., Aini, D. N., Arifianto, A., & PH, L. (2021). Pencegahan Masalah Kesehatan Jiwa melalui Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa dan Deteksi Dini. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(1), 51–58. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i1.423
Novianti, E., & Tobing, D. L. (2019). PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER KESEHATAN JIWA. SABDAMAS, 1(1), 207–211. https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/sabdamas/article/view/982
Nurhaliza, R. S., Purwanti, D. P., Herawadi, S. P., Firdaus, M. G., Aurelia, S. S., & Suparto, T. A. (2024). Literature Review: Teori Model Whole School, Whole Community, Whole Child Dalam Konteks Keperawatan Komunitas Lingkup Sekolah. Nursing Science Journal (NSJ), 5(1), 21–34. https://doi.org/10.53510/nsj.v5i1.234
Nurul, N. H., & Bayu, B. A. S. (2025). Implementasi Upaya Promotif Kesehatan Jiwa pada Masyarakat Desa “D” di Kabupaten Klaten. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 4(2), 153–163. https://doi.org/10.69883/rhevrc89
Rahmani, R. H., Fahmawati, Z. N., & Affandi, G. R. (2024). Mental Health Literacy Reduces Mental Disorder Stigma in Society. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v16i1.1135
Roseno, M., & Widyastiwi. (2025). PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER PUSKESMAS DALAM DETEKSI DAN PEMANTAUAN TERAPI HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASUNDAN KOTA BANDUNG. Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(10), 3825–3832.
https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jpm.v8i10.%25p
WHO. (2022a). WHO Highlights Urgent Need to Transform Mental Health and Mental Health Care.
WHO. (2022b). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All.
WHO. (2025). Mental health of adolescents. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
WHO, & Wonca Working Party on Mental Health. (2008). What is primary care mental health?: WHO and Wonca Working Party on Mental Health. Mental Health in Family Medicine, 5(1), 9–13. http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=PMC2777553
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download