PEMELIHARAAN KESEHATAN MENTAL DI LINGKUNGAN KERJA MELALUI LAYANAN KONSELING PROMOTIF PADA PEGAWAI DINAS KEARSIPAN PROVINSI SUMATERA SELATAN

(1) * Itryah Itryah Mail (Universitas Bina Darma, Indonesia)
(2) Pajria Agustina Mail (Universitas Bina Darma, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kesehatan mental pegawai di instansi pemerintahan sering kali terabaikan meskipun memiliki dampak signifikan terhadap kinerja dan produktivitas. Pengabdian ini dilakukan di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan untuk menilai efektivitas layanan konseling promotif dalam menjaga keseimbangan psikologis pegawai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya kesehatan mental serta membekali mereka dengan keterampilan pengelolaan stres yang praktis dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi edukasi tentang kesehatan mental dan pelatihan teknik relaksasi, seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan mindful breathing, yang dilakukan di tempat kerja tanpa mengganggu aktivitas rutin. Hasil pengamatan dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan pada lima aspek kesehatan mental, yaitu emosi, sosial, kognitif, spiritual, dan fisik-psikologis. Pegawai melaporkan perbaikan dalam pengaturan emosi, hubungan kerja yang lebih suportif, peningkatan fokus, serta kesadaran fisik dan spiritual yang lebih baik. Kesimpulannya, layanan konseling promotif terbukti efektif sebagai pendekatan preventif dan edukatif yang memperkuat kesejahteraan mental dan budaya kerja positif di lingkungan birokrasi.


Keywords


konseling promotif, kesehatan mental, pegawai pemerintah, relaksasi, mindful breathing

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i10.4066-4076
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Armstrong, M. (2020). Human Resource Management Practice. London: Kogan Page.

Bernstein, D. A., Borkovec, T. D., & Hazlett-Stevens, H. (2000). New Directions in Progressive Relaxation Training: A Guidebook for Helping Professionals. Praeger Publishers.

Capuzzi, D., & Gross, D. R. (2014). Introduction to the Counseling Profession (6th ed.). Pearson.

Darajat, Z. (1995). Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.

Dharmayanti, N. L. P., et al. (2018). Kesehatan Mental di Tempat Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Greenberg, J. S. (2016). Comprehensive Stress Management (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Gladding, S. T. (2012). Counseling: A Comprehensive Profession (7th ed.). Pearson.

Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books.

Hanurawan, F. (2012). Psikologi Sosial: Kajian Teoritis dan Empiris. Malang: Universitas Negeri Malang.

Subandi, M. A. (2011). Psikoterapi Kontemplatif: Pendekatan Baru Psikoterapi Berbasis Spiritualitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prasetyo, A. R. (2019). Manajemen Stres di Tempat Kerja: Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Johnson, S. L. (2008). In Videbeck, S. L. (Ed.). Psychiatric Mental Health Nursing (5th ed.). Lippincott Williams & Wilkins.

Kapunan, R. R. (2011). Guidance and Counseling in the 21st Century. Rex Book Store.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.

Karlina, D. (2023). Kesehatan Mental di Lingkungan Birokrasi. Yogyakarta: Deepublish.

Fincham, G. W., Strauss, C., Montero-Marin, J., Cavanagh, K., et al. (2023). Effect of breathwork on stress and mental health: A meta-analysis of randomised-controlled trials.

Luthar, S. S., Cicchetti, D., & Becker, B. (2000). The Construct of Resilience: A Critical Evaluation and Guidelines for Future Work. Child Development, 71(3), 543–562.

Khir, M., et al. (2024). Efficacy of Progressive Muscle Relaxation in Adults for Stress, Anxiety, and Depression: A Systematic Review.

Siddiqui, I., Wang, L., & Campos, A. (2023). Recommendations for guidelines for promoting mental health in the workplace: An umbrella review.

Muhyani, R. (2012). Kesehatan Mental dalam Perspektif Biopsikososial. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, R. (2020). Manajemen Publik dan Dinamika Organisasi Pemerintah. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Purnamasari, R. (2022). Penguatan Kesehatan Mental di Dunia Kerja. Bandung: CV. Widya Pustaka.

Rai, A. R., Supriyanto, E., & Andriani, D. (2020). Konseling Promotif dan Preventif di Lingkungan Sekolah dan Kerja. Jakarta: Kencana.

Riskha, A. (2024). Program Konseling di Dunia Kerja Modern. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Rosita, I., & Rahmayani, N. (2023). Konseling Promotif: Teori dan Praktik. Bandung: Alfabeta.

Ryff, C. D. (1989). Happiness is Everything, or is It? Explorations on the Meaning of Psychological Well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.

Setiawan, A. (2021). Strategi Promotif dalam Menjaga Kesehatan Mental Pekerja. Surabaya: Universitas Airlangga Press.

Setiawan, A., & Herlina, R. (2021). Efektivitas Intervensi Psikologis di Tempat Kerja. Jurnal Psikologi Terapan, 9(2), 117–129.

Susanti, L. (2021). Studi Tentang Penurunan Performa Pegawai dan Tekanan Kerja. Jurnal Psikologi Kerja dan Organisasi, 10(1), 88–95.

Wahyuni, S. (2024). Kesehatan Mental dan Pekerjaan: Teori dan Praktik di Indonesia. Jakarta: Gramedia.

WHO (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. Geneva: World Health Organization.

Wibowo, M. (2022). Layanan Psikologi di Instansi Pemerintah: Sebuah Studi Praktis. Jakarta: Pusaka Ilmu.

Zandani, B. P., Kadiyono, A. L., & Nugraha, Y. (2024). Strategi Penanganan Burnout dan Stres Kerja di Instansi Pemerintahan. Jurnal Intervensi Psikologi, 12(1), 45–63.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.