(2) Novia Duya
(3) Darmi Darmi
(4) Rizwar Rizwar
(5) Putri Lisya Anggraini
*corresponding author
AbstractPermasalahan sampah organik rumah tangga seperti sisa sayuran dan buah-buahan menjadi isu lingkungan yang mendesak karena berpotensi menghasilkan gas metana, mencemari tanah, dan menimbulkan bau tidak sedap. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Pelabai, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong, dalam mengelola sampah organik melalui pembuatan ekoenzim. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan praktis pembuatan ekoenzim dengan bahan sederhana berupa limbah buah, sayuran, gula merah, dan air. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK, pemuda, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat ekoenzim sebesar 85%, keterampilan membuat ekoenzim secara mandiri sebesar 78%, dan kesadaran mengelola sampah rumah tangga sebesar 73%. Produk ekoenzim yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk organik, serta insektisida ramah lingkungan. antusiasme dan partisipasi aktif peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil menumbuhkan motivasi dan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal penerapan konsep zero waste di tingkat rumah tangga serta dapat direplikasi di desa lain untuk mengurangi timbulan sampah organik dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
KeywordsEkoenzim, Pelatihan, Sampah organik, Desa Pelabai
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v8i12.4613-4620 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anonim-a. 2012. Kajian Timbulan Sampah Harian Permukiman Kulon Progo. Laporan Antara. Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo No. 23 Maret 2012. Yogyakarta.
Anonim-b.2023. Ensiklopedia. https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Tubei,_Lebong. Diterbitkan 11 desember 2021. Diakses 2 Oktober 2024.
Tim BPS Lebong. 2021. Pelabai dalam Angka 2021. Tubei: BPS Kabupaten Lebong. Laporan tahunan BPS Lebong. Bengkulu.
Busrah, S. 2020. Komunitas Eco-enzim Edukasi Bikin Handsanitizer dari Limbah Dapur. Pontianak Post. Kalimantan Barat. Diakses tanggal 12 November 2025.
Chotimah, C. 2020. Pengelolaan Sampah Dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Kawasan Destinasi Wisata Pesisir Pantai Selatan Tulungagung: Community Engangment Pada Masyarakat Klatak Dan Keboireng Besuki Tulung Agung. Akademia Pustaka: TulungAgung.
Neupane, K Dan Rama, K. 2019. Produksi Enzim Sampah Dari Sampah Buah Dan sayur yang Berbeda Dan Evaluasi Efikasi Enzimatis dan Antimikroba. TUJM, 6 (1), pp. 112-113.
Nurhidayati, N., Nisawati, I., Maulana, D., Huda, M., Ilyas, N.I. 2023. Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Ekoenzim dari Limbah Organik bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Jayamukti. JLP: Jurnal Lentera Pengabdian, Volume 01 No 01.
Sativana, P. D. 2022. Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme Di Rumah Bersama Bank Sampah Hijau Daun Disperkimta. https://disperkimta.bulelengkab.go.id. Diakses September 2025.
Sutrisnawati, N. K., Saskara, I. K, Budiasih, N.G. A. N., Ardiasa, I. K. 2020. Pembuatan Eco- Enzyme Sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Organik Di The Jayakarta Suite Komodo Flores. AKSES,Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol 14 no. 2.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download