(2) Adi Sutrisno
(3) Yahya Ahmad Zein
(4) Ety Wahyuni
(5) Arif Rohman
(6) Muhammad Husin Ali
*corresponding author
AbstractDegradasi lingkungan, eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan, dan perubahan iklim menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Salah satu kebijakan yang dikembangkan untuk menjawab isu tersebut adalah Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE) sebagai mekanisme insentif fiskal berbasis kinerja pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan menyusun peta jalan (roadmap) implementasi TAKE Bulungan Hijau 2025–2029 sebagai instrumen penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan mixed methods dengan desain studi kebijakan dan studi kasus di Kabupaten Bulungan, melibatkan analisis dokumen, wawancara, FGD, observasi lapangan, survei desa, serta analisis kuantitatif melalui pembobotan indikator, skenario formula, dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roadmap TAKE Bulungan Hijau dirancang dalam lima tahapan utama: (1) penguatan kelembagaan dan pemanfaatan sumber daya ramah lingkungan (2025), (2) pengembangan inovasi pengelolaan lingkungan (2026), (3) peningkatan kualitas hidup masyarakat desa berbasis inovasi (2027), (4) pemantapan kualitas hidup masyarakat desa berbasis inovasi (2028), dan (5) perwujudan kemandirian masyarakat desa dalam pemanfaatan sumber daya ramah lingkungan (2029). Roadmap ini diharapkan mampu menjadikan TAKE sebagai instrumen efektif dalam mendorong komitmen daerah terhadap pembangunan berkelanjutan, menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa
KeywordsPeta Jalan, Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE), Bulungan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v8i10.4051-4059 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Marinu Waruwu, Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method), Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1): 2023
Neysa Shabrina Riandini, dkk, Inisiatif Pemerintah Daerah dalam Mendorong Kebijakan Ekologi di Sulawesi Selatan, Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2):2025.
Qomaruddin, dkk, (2024) Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman, Journal of Management, Accounting and Administration, 1 (2).
Rizka Fitriyani, dkk, 2022, Buku Panduan Pelembagaan dan Replikasi, Seknas FITRA, Jakarta.
Raflie Fajrin, (2025) Efektivitas Pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, IPDN, Thesis.
Satya laksana, (2024) Reformasi Kebijakan Fiskal Provinsi Jawa Barat untuk Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan, Creative Research Journal, 10(2):
Santos Rui, R. et al.(2012) ‘Fiscal transfers for biodiversity conservation: The Portuguese Local Finances Law’, Land Use Policy, 29(2).
Suhyanto, O. et al.(2021) ‘the Effect of Transfer Funds on District/Municipality Development Performance in West Java Province Indonesia’, International Journal of Economics and Financial Issues, 11(3).
Tobari (2023) ‘Aceh Launching kebijakan Transfer Anggaran Berbasis Ekologi’, Info Publik -Portal Berita Info Publik, 9 February. Available at:https://www.infopublik.id/kategori/nusantara/710269/aceh-launching-kebijakan-transfer-anggaran-berbasis-ekologi?video=.
Wunder, S. (2015) ‘Revisiting the concept of payments for environmental services’, Ecological Economics, 117, pp. 234–243. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2014.08.016.
Zamruddin Hasid, dkk, 2022, Ekonomi Sumber Daya Alam Dalam Lensa Pembangunan Ekonomi, Cipta Media Nusantara, Surabaya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download