PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DAN KEAMANAN TRANSAKSI DI SMP IT GEMILANG MUTAFANNIN

(1) * Cahyo Prianto Mail (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional, Indonesia)
(2) Roni Andarsyah Mail (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional, Indonesia)
(3) Rukmi Juwita Mail (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SMP IT Gemilang Mutafannin ini dilatarbelakangi oleh perlunya meningkatkan pemahaman literasi keuangan digital di kalangan siswa, guru, dan orang tua. Kondisi tersebut memunculkan tiga permasalahan utama, yaitu kurangnya pengalaman praktis dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan, dominannya budaya konsumtif dibandingkan budaya investasi, serta minimnya kesadaran terhadap risiko keamanan dalam penggunaan teknologi keuangan digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh ekosistem sekolah tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta kemampuan menjaga keamanan dalam transaksi digital. Untuk mencapai tujuan tersebut, dirancang enam program utama yang meliputi sosialisasi dan pelatihan perencanaan keuangan pribadi bagi siswa, penguatan literasi keuangan melalui simulasi gamifikasi, pelatihan perencanaan keuangan keluarga untuk guru dan orang tua, pelatihan keamanan digital, serta penerapan aplikasi FinGrow untuk pencatatan keuangan siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap melalui enam langkah, yakni observasi lapangan untuk mengidentifikasi masalah, studi literatur, pelaksanaan program, pendampingan dan evaluasi hasil kegiatan, analisis serta pembahasan capaian, hingga penyusunan kesimpulan dan rencana keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, guru, dan orang tua terhadap literasi keuangan digital. Siswa mulai mampu membuat perencanaan keuangan pribadi, guru dan orang tua dapat menyusun rencana keuangan keluarga, serta terjadi peningkatan kesadaran untuk menabung, membuat prioritas pengeluaran, dan menghindari perilaku konsumtif. Selain itu, aplikasi FinGrow telah disosialisasikan dan mulai diterapkan dalam proses pencatatan tabungan siswa dan mendapat respons positif sebagai sarana pembelajaran keuangan digital yang aplikatif

Keywords


perencanaan keuangan; pengelolaan keuangan; gamifikasi; keamanan digital; aplikasi keuangan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i10.3776-3780
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Fatimah, F., Purwaningrum, E., Ingriyani, L., Aminah, I., & Zulmaita, Z. (2024, November 23). Menumbuhkan budaya investasi melalui edukasi dan literasi keuangan pada kelompok ibu rumah tangga di Sawangan Depok. Bhakti Persada, 10(2), 45–53. https://ojs2.pnb.ac.id/index.php/BP/article/view/2242

Gayatri, M. A., & Muzdalifah. (2022). Memahami literasi keuangan sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif dari pinjaman online. Judicious, 3(2), 297–306. https://journal.neolectura.com/index.php/judicious/issue/view/54

Humas OJK. (2024). Siaran pers: Pentingnya peningkatan literasi keuangan digital, OJK gelar edukasi keuangan mahasiswa di Makassar. Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-Gelar-Edukasi-Keuangan-Digination-Mahasiswa-di-Makassar.aspx

IAINU Tuban. (2025, Januari 12). Budaya investasi untuk masa depan: Pilar kemandirian finansial. IAINU Tuban. https://iainutuban.ac.id/2025/01/12/budaya-investasi-untuk-masa-depan-pilar-kemandirian-finansial/

Jalin. (2024). Hasil SNLIK 2024: Masyarakat lebih melek finansial, akses keuangan masih perlu ditingkatkan. Jalin. https://www.jalin.co.id/id-id/berita/blog/hasil-snlik-2024-masyarakat-lebih-melek-finansial-akses-keuangan-masih-perlu-ditingkatkan

CNN. (2024). Utang pinjol warga RI tembus Rp74,48 T per September 2024. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20241106110234-78-1163497/utang-pinjol-warga-ri-tembus-rp7448-t-per-september-2024

Lestari, R. I., Santoso, D., & Indarto, I. (2021, September 6). Meningkatkan literasi keuangan digital pada pelaku UMKM melalui sosialisasi gerakan nasional non-tunai. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(3), 378–390. https://riset.unisma.ac.id/index.php/jipemas/article/view/10947

Prianto, C., Maryana, D., & Andarsyah, R. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dalam penguatan kemampuan riset ilmiah di sekolah. Jurnal MERPATI, 6(1), 1–10. https://ejurnal.ulbi.ac.id/index.php/merpati

Rahayu, R. (2022, Juli). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi literasi digital. Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 6(1), 73–87. https://journal.umy.ac.id/index.php/rab/article/view/14268

Sari, D. P., Triana, L., Siregar, D. K., Amalia, A., Afifah, L., Hamsanah, S., et al. (2024). Sosialisasi literasi bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) di Kelurahan Karang Asem Cilegon Banten. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(11), 2090–2096. https://ejournal.jurnalpengabdiansosial.com/index.php/jps/article/view/394

Silfia, I. (2024). OJK terima 7.183 pengaduan pinjol hingga Februari 2024. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/3994881/ojk-terima-7183-pengaduan-pinjol-hingga-februari-2024#google_vignette


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.