PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG AIR BERSIH UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TANJUNG TARUNA

(1) Amelia Faradila Mail (Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Indonesia)
(2) * Reza Zulfikar Akbar Mail (Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Indonesia)
(3) Siti Arnisyah Mail (Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Indonesia)
(4) Achmad Imam Santoso Mail (Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Taruna, Kota Palangka Raya, yang ditetapkan sebagai lokus stunting berdasarkan data BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah (2023) dengan prevalensi mencapai 22,5%. Kondisi masyarakat desa menunjukkan keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang tidak layak, di mana menurut data BPS (2022) hanya 70,03% rumah tangga di Kalimantan Tengah memiliki akses air bersih, sementara di daerah pinggiran seperti Tanjung Taruna angkanya lebih rendah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan air bersih untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan berupa edukasi partisipatif, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas kegiatan. Sebanyak 40 warga hadir, termasuk kepala desa dan ketua RT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pengetahuan. Pemahaman definisi stunting meningkat dari 45% menjadi 85%, pengetahuan faktor penyebab dari 40% menjadi 80%, pentingnya air bersih dari 50% menjadi 90%, cara menjaga kualitas air dari 35% menjadi 82%, dan dampak stunting jangka panjang dari 38% menjadi 78%. Rata-rata peningkatan mencapai 42 poin persentase. Edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan kesadaran masyarakat dan dapat dijadikan strategi pencegahan stunting berbasis komunitas.


Keywords


air bersih; stunting; edukasi kesehatan; sanitasi; pengabdian masyarakat

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i12.4521-4527
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Laporan prevalensi stunting Kalimantan Tengah. BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2022). Persentase rumah tangga dengan akses air bersih di Kalimantan Tengah. Badan Pusat Statistik.

Hasanah, N., Suryani, D., & Rahman, F. (2019). Pengaruh edukasi kesehatan tentang sanitasi terhadap perilaku masyarakat di daerah rawan stunting. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 7(1), 35–44. https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I1.2019.35-44

Rahmawati, I., & Hidayat, M. (2018). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 2(2), 101–109. https://doi.org/10.31764/jpmm.v2i2.1234

Rahayu, D., & Santoso, B. (2019). Peran pendidikan kesehatan dalam pencegahan stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Komunitas, 5(3), 200–209. https://doi.org/10.25311/jkk.v5i3.543

Sari, L., Pratiwi, N., & Yuliani, R. (2020). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 115–124. https://doi.org/10.15294/jkm.v8i2.3456

Setiawan, R., & Nurjanah, S. (2021). Efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting. Jurnal Keperawatan Soedirman, 16(2), 89–97. https://doi.org/10.20884/1.jks.2021.16.2.3205

UNICEF. (2020). Addressing the underlying causes of stunting: Water, sanitation and hygiene. United Nations International Children’s Emergency Fund.

Utami, T., & Lestari, R. (2017). Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat terkait stunting pada anak. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(3), 211–218. https://doi.org/10.25182/jgp.2017.12.3.211-218

WHO. (2021). Stunting policy brief. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/stunting

Wulandari, Y., & Putra, A. (2021). Edukasi kesehatan berbasis masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Abdimas Kesehatan, 3(1), 45–52. https://doi.org/10.31539/jadkes.v3i1.1987

Yuliani, R., & Arifin, Z. (2022). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi dan sanitasi dalam menurunkan prevalensi stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(4), 567–575. https://doi.org/10.24198/jpkm.v8i4.4231


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.