PERAN SEKOLAH ADAT SIHAPORAS DALAM PEMELIHARAAN WARISAN BUDAYA OMPU MAMONTANG LAUT AMBARITA DI KABUPATEN SIMALUNGUN

(1) * Burju K. Panjaitan Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia, Indonesia)
(2) Puspitawati Puspitawati Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Sekolah Adat Sihaporas dalam pemeliharaan warisan budaya Ompu Mamontang Laut Ambarita di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi. Sekolah Adat Sihaporas, yang didirikan pada tahun 2020 oleh komunitas masyarakat adat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi ruang pendidikan alternatif berbasis nilai-nilai tradisional. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa sekolah adat berfungsi sebagai institusi kultural yang mentransmisikan nilai, norma, dan praktik budaya secara turun-temurun. Ritual adat seperti Ulaon Hu Pattar Debata dan Raga-raga Na Bolak Parsilaonan diajarkan secara kontekstual untuk memperkuat identitas kultural generasi muda. Kurikulum khas yang mencakup manortor, tarombo, serta bahasa dan permainan tradisional dirancang untuk menanamkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap warisan leluhur. Di tengah arus globalisasi yang berpotensi mengikis budaya lokal, Sekolah Adat Sihaporas berperan sebagai benteng pertahanan nilai-nilai adat, sekaligus menjadi simbol perjuangan masyarakat dalam mempertahankan eksistensi dan jati diri budaya mereka.


Keywords


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Sekolah Adat Sihaporas dalam pemeliharaan warisan budaya Ompu Mamontang Laut Ambarita di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi. Sekolah Adat Sihaporas, yang didirikan pada tahun 2020 oleh komuni

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v8i5.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ardika, I. W. (2015). Kepariwisataan budaya: Kearifan lokal dan tantangan globalisasi. Denpasar: Pustaka Larasan.

Brata, I. B., Suarta, I. M., & Astawa, I. N. (2020). Pelestarian warisan budaya tak benda: Strategi dan implementasi. Yogyakarta: Deepublish.

Marjanto, J. (2019). Pendidikan adat dan transmisi nilai budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(1), 45–53.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wardi, J. (2008). Identitas budaya dan modernitas: Telaah hubungan budaya dan karakter bangsa. Jakarta: Penerbit Humaniora.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.