(2) Kanzenna Kurnia Ashshiddieqy
(3) Ardika Riski Pranoto Utomo
(4) Sri Untari
*corresponding author
AbstractPondok pesantren PPTQ Al-Islam didirikan pada tahun 2018, pada mulanya pesantren didirikan dalam bentuk sebuah rumah panggung yang terbuat dari bambu atau yang sering dikenal dengan sebutan “pampangâ€. Pondok pesantren ini saat ini mulai berfokus untuk pengembangan pondok pesantren berbasis life skill program yang bermuara ke pengembangan keterampilan kewirausahaan bagi santrinya. Namun seiring banyaknya santri yang lulus pondok ini memiliki kekurangan sumber daya dalam mengolah programnya. Permasalahan lain juga terdapat pada rendahnya motivasi berwirausaha bagi oleh santri, oleh karena itu dalam pengabdian ini akan berfokus untuk meningkatkan motivasi berwirausaha bagi santri. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode KP3E (Koordinasi, Persiapan, Penyuluhan, Praktik Pengalaman, dan Evaluasi) yang dilakukan pada 5-7 Juli tahun 2024 di Tulungagung. Pengabdian ini berfokus untuk mengenalkan program entrepreneurial citizenship competencies, yaitu pembinaan kompetensi berwirausaha sosial dengan fokus untuk membuat badan usaha yang memanfaatkan potensi sumber daya dilingkungan pondok pesantren. Hasilnya santri yang mengikuti program ini memiliki minat berwirausaha yang kuat yaitu dari 60% menjadi 90%, sedangkan pengetahuan berwirausaha dasar mengalami peningkatan dari 56% menjadi 92%, keterampilan berwirausaha dasar juga meningkat dari 60% menjadi 88%. Program ini juga mendapatkan feedback yang positif dari peserta kegiatan yaitu secara rerata 82% peserta merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Hasil lain yang ditunjukkan dari pengabdian ini adalah terciptanya produk unggulan pondok berupa sambal ikan asap dengan branding IWASAKI “Iwak Sambel Segoro Kidul†dimana saat ini produk ini masih dalam tahapan uji ketahanan masa simpan sebelum dapat diproduksi dan diperjualbelikan. Keywordsekonomi kerakyatan; entrepreneurial citizenship competencies; pondok pesantren; santri pondok pesantren; unit usaha
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v8i3.1092-1100 |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Al Sader, N., Kleinhans, R., & Van Ham, M. (2019). Entrepreneurial citizenship in urban regeneration in the Netherlands. Citizenship Studies, 23(5), 442–459.
Ardyan, E., Putri, O. T., & Surakarta, S. (2016). Dampak positif seorang wirausaha yang memiliki kompetensi kewirausahaan pada kesuksesan inovasi produk dan kinerja bisnis. Jurnal Kewirausahaan Dan Usaha Kecil Menengah, 1(1), 11–19.
Bacigalupo, M., Kampylis, P., Punie, Y., & Van den Brande, G. (2016). EntreComp: The entrepreneurship competence framework. Luxembourg: Publication Office of the European Union, 10, 593884.
Bolzani, D., & Luppi, E. (2021). Assessing entrepreneurial competences: Insights from a business model challenge. Education+ Training, 63(2), 214–238.
Diandra, D. (2019). Meningkatkan Kemampuan Softskill Dalam Berwirausaha. SNEB: Seminar Nasional Ekonomi Dan Bisnis Dewantara, 1(1), 97–102.
Hsu, C. L. (2017). Social entrepreneurship and citizenship in China: The rise of NGOs in the PRC. Routledge.
Komarkova, I., Gagliardi, D., Conrads, J., & Collado, A. (2015). Entrepreneurship Competence: An Overview of Existing Concepts. Policies and Initiatives. Depth Case Study Report.
Kusdiyanti, H., Juariyah, L., Wilujeng, I., Anggarani, D., Bramantya, A., Febrianto, I., & Lazuardi, W. (2024). Authentic Assessment Based on Case Based Learning as a Media for Increasing Vocational School Students’ Economic Literacy and Self-Efficacy in Digital Era. Proceedings of the 7th International Research Conference on Economics and Business, IRCEB 2023, 26 September 2023, Malang, East Java, Indonesia.
Kusdiyanti, H., Wilujeng, I. P., Juariyah, L., Rosyidah, U. J., Wijaya, R., Anggarani, D. A., & Bramantya, A. (2024). Pengembangan Potensi Lokal Florikultura Produk Bunga Hortensia Khas Desa Sumberbrantas Berbasis Influencer Marketing. Tifani: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 31–41.
Miço, H., & Cungu, J. (2023). Entrepreneurship education, a challenging learning process towards entrepreneurial competence in education. Administrative Sciences, 13(1), 22.
Murtadlo, K. (2018). Pengaruh kompetensi kewirausahaan, kompetensi sumber daya manusia, dan supply chain management terhadap kinerja UKM dan keunggulan bersaing. SKETSA BISNIS (e-Jurnal), 5(1), 15–27.
Ngigi, S., McCormick, D., & Kamau, P. (2018). Entrepreneurial leadership competencies in the 21st century: an empirical assessment. DBA Africa Management Review, 8(2).
Prastyaningtyas, E. W., & Arifin, Z. (2019). Pentingnya pendidikan kewirausahaan pada mahasiswa dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai upaya menghadapi revolusi 4.0. Proceedings of the ICECRS, 2(1), 281–285.
Sugiharsono, S. (2014). Koperasi Membina Wirausaha Berkarakter Indonesia. Jurnal Economia, 10(1), 96–104.
Trihudiyatmanto, M. (2019). Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing UMKM (Studi Empirik Pada UMKM Pande Besi di Wonosobo). Journal of Economic, Management, Accounting and Technology, 2(1), 22–32.
Untari, S., Hariyono, A., Nindyawati, N., Bramantya, A., Ashshiddieqy, K. K., & Riswari, A. A. (2024). MEMBANGUN DESA WISATA KEBANGSAAN DENGAN PENDEKATAN KIPAS (KREATIF, INOVATIF, PARTISIPATIF, DAN KOLABORATIF) MENUJU DESA CERDAS, MANDIRI, DAN BERKELANJUTAN. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 849–864.
Veronica, M. (2021). Penyuluhan pentingnya minat kewirausahaan dalam membentuk karakter mandiri siswa SMA Negeri 4 Prabumulih. Jurnal Abdimas Mandiri, 5(1).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





