EDUKASI TENTANG PENYAKIT SKIZOFRENIA PADA MASYARAKAT DALAM UAPAYA MENGURANGI STIGMA NEGATIF DI DESA BUNYOET KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN

(1) * Badrul Zaman Mail (Universitas Muhammadiyah mahakarya Aceh, Indonesia)
(2) Khairiyatul Munawwarah Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(3) Novita Sari Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(4) Nurul Husna Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(5) Bukhari Bukhari Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(6) Jihan Rabial Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(7) Faizah Faizah Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(8) Husnul Mawaddah Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
(9) Uliyana Uliyana Mail (Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Skizofrenia merupakan salah satu gangguan mental yang banyak mendapatkan stigma negatif dari masyarakat, baik berupa stereotip, prasangka atau diskriminasi. Stigma yang berkembang pada masyarakat memberikan dampak negatif kepada penderita, seperti sulitnya berinteraksi dalam kehidupan sosial, sulit untuk mendapatkan pengobatan dan penurunan kualitas hidup penderita skizofrenia. Jadi stigma ini mengacu pada atribut yang memperburuk citra seseorang. Stigma tentang pasien skizofrenia yang dianggap berbahaya serta keluarga yang merasa malu dan khawatir memiliki anggota keluarga dengan masalah skizofrenia, sering menyebabkan terjadinya isolasi sosial ataupun sengaja mengisolasi pasien dengan skizofrenia dengan pemasungan. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi Kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pemahanan masyarakat Tentang Penyakit Skizofrenia Pada Masyarakat Dalam Uapaya Mengurangi Stigma Negatif di Desa Bunyoet Kecamatan Juli  Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyrakat ini adalah active and participatory learning melalui beberapa tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi dengan jumlah peserta 20 orang di Aula Masyarakat Desa Alue Unoe Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen pada hari Kamis, 05 Juli 2024 pukul 09.00 s.d. 11.00 WIB. Hasil yang didapat dengan memberikan edukasi dan pendampingan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran masyarakat dalam upaya kesembuhan pasien skizofrenia dan meminimalkan stigma negatife. Dengan meningkatnya pengetahuan yang baik pada masyarakat terkait pasien skizofrenia maka diharapkan dapat menurunkan stigma negative ini. Diharapkan pemerintah juga mengadakan program pelatihan bagi semua pelayanan kesehatan termasuk kader masyarakat, yang nantinya akan disosialiasikan di masyarakat.

Keywords


Edukasi Masyarakat, Skizofrenia, Stigma

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v7i9.3307-3313
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Charlson, F. J., Ferrari, A. J., Santomauro, D. F., Diminic, S., Stockings, E., Scott, J. G., McGrath, J. J., & Whiteford, H. A. (2018). Global epidemiology and burden of schizophrenia: Findings from the global burden of disease study 2016. Schizophrenia Bulletin, 44(6), 1195–1203. https://doi.org/10.1093/schbul/sby058

Covarrubias, I., & Han, M. (2011). Mental Health Stigma about Serious Mental Illness among MSW Students: Social Contact and Attitude. Social Work, 317–325.

Ermelinda., dan Maftuha (2015). Terapi lIngkungan Pada Pasien Gangguan Jiwa. Surabaya: Stikes Abi Surabaya

Kao, Y. C., Liu, Y. P., Chou, M. K., & Cheng, T. H. (2011). Subjective quality of life in patients with chronic schizophrenia: Relationships between psychosocial and clinical characteristics. Comprehensive Psychiatry, 52(2), 171–180. https://doi.org/10.1016/j.comppsych.2010.05.008

Kementrian Kesehatan Republik indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar.

Lestari, W., & Wardhani, F. (2014). Stigma dan Penanganan Penderita Gangguan Jiwa Berat Yang Dipasung. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 157–166.

Mestdagh, A., & Hansen, B. (2013). Stigma in patients with schizophrenia receiving community mental health care : a review of qualitative studies. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol. https://doi.org/10.1007/s00127-013-0729-4

Mu, N. (2013). Public Stigma against People with Mental Illness in the Gilgel Gibe Field Research Center ( GGFRC ) in Southwest. Plosone, 8(12). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0082116

Muhlisin, A., & Pratiwi, A. (2015). Model Pelayanan Kesehatan Berbasis Partisipasi Masyarakat Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa Pada Masyarakat Setempat. The 2 University Research Coloquium, 2000.

Purnama, G., Yani, D. I., & Sutini, T. (2016). Gambaran Stigma Masyarakat Terhadap Klien GAngguan Jiwa. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1), 29–37.

Stuart, G. W. (2016). Principles and Practice of PSYHCHIATRIC NURSING. Elsevier.

Subu, M. A., Waluyo, I., N, A. E., Priscilla, V., & Aprina, T. (2018). Stigma , Stigmatisasi , Perilaku Kekerasan dan Ketakutan diantara Orang d engan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) di Indonesia : Penelitian Constructivist Grounded theory. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(1), 53–60.

Teresha, D. A. (2015). Perbedaan pengetahuan, stigma dan sikap antara mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir di fakultas kedokteran universitas jember terhadap psikiatri. Digital Respository Universitas Jember.

WHO. (2016). International statistical clasification of diseases and related health problem (6th ed., Vol. 3).

Yunita, R., Isnawati, I. A., & Addiarto, W. (2018). Gambaran Stigma Masyarakat Terhadap Penderita Skizofrenia Di Kota Pontianak. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(2), 88–94.

Yusuf, A., Rizky, F., & Nihayati, H. endang. (2015). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.