READ-ALOUD SEBAGAI METODE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA TK AISIYAH SERPONG, BANTEN

(1) * Fitriani Fitriani Mail (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia)
(2) Wahyu Hidayati Mail (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Rendahnya kemampuan literasi siswa menjadi suatu masalah bagi suatu lembaga pendidikan, sehingga diperlukan suatu metode yang dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Read aloud menjadi suatu Solusi dikarenakan metode ini dapat menarik minat baca anak-anak dan secara tidak langsung menambah perbedaharaan kata mereka serta pengetahuan mereka. Kegiatan diawali dengan wawancara terhadap pengurus dan guru TK Aisiyah Serpong, Banten untuk mengetahui permasalahn yang terjadi. Pemilihan buku sebagai sarana literasi dan kegiatan baca nyaring dilakukan sebagai bagian utama kegiatan. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dengan memberikan pertanyaan sederhana secara lisan dan mengamati sikap siswa sebelum, selama, dan setelah kegiatan baca nyaring dilakukan. Perubahan sikap para siswa terlihat saat kegiatan read aloud berlangsung yang ditandai dengan banyaknya siswa yang bergerak mendekati narasumber dan mengamati buku yang sdang dibacakan. Kemampuan siswa menjawab pertanyaan terkait buku yang dibacakan mencerminkan bertambahnya wawasan mereka dan meningkatknya literasi mereka. Kegiatan read aloud dapat menjadi sarana paling efektif untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa anak usia dini.


Keywords


baca nyaring, literacy, minat baca

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v6i6.1893-1898
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Alatalo, T., & Westlund, B. (2021). Preschool teachers’ perceptions about read-alouds as a means to support children’s early literacy and language development. Journal of Early Childhood Literacy, 21(3), 413–435. https://doi.org/10.1177/1468798419852136

Brodin, J., & Renblad, K. (2020). Improvement of preschool children’s speech and language skills. Early Child Development and Care, 190(14), 2205–2213. https://doi.org/10.1080/03004430.2018.1564917

KEMENDIKBUD. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK, Permendikbud § (2021). Indoneisa.

Lennox, S. (2013). Interactive Read-Alouds-An Avenue for Enhancing Children’s Language for Thinking and Understanding: A Review of Recent Research. Early Childhood Education Journal, 41(5), 381–389. https://doi.org/10.1007/s10643-013-0578-5

Nambiar, P., & Gade, S. (2021). Reading Aloud as a Leading Activity with Preschool Students. LEARNing Landscapes, 14(1), 265–275. https://doi.org/10.36510/LEARNLAND.V14I1.1056

Trelease, J. (2019). JIM TRELEASE ’ S READ-ALOUD HANDBOOK. Penguin Books.

Wikipedia. (2022). Bantuan Operasional Sekolah (Bos). Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan_Operasional_Sekolah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.