PELATIHAN PENGELOLAAN DAY CARE DI KOTA PADANGSIDIMPUAN

(1) Rosmaimuna Siregar Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) * Sri Wahyuni Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan., Indonesia)
(3) Nur Oloan Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan., Indonesia)
(4) Mesra Khairani Mail (STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan, Indonesia)
(5) Risa Anggita Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(6) Yuni Ariski Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Membuka bisnis penitipan anak bisa menjadi opsi yang menjanjikan bagi pelaku usaha, terutama di Kota Padangsidimpuan, mengingat banyaknya pasangan muda yang memerlukan tempat yang aman dan terpercaya untuk merawat dan mendidik anak-anak mereka. Sebelum memulai usaha, sebaiknya disusun rencana bisnis yang mencakup manajemen profesional. Pelatihan ini ditargetkan untuk pelaku usaha penitipan anak rumahan yang belum memiliki izin, lembaga PAUD tanpa tempat penitipan anak, mahasiswa prodi PIAUD di UM-Tapsel, dan masyarakat umum yang ingin membuka bisnis penitipan anak. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai hal penting, seperti cara memilih lokasi yang tepat, pengurusan perizinan, persiapan dana, penulisan proposal untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, perhitungan keuntungan dan kerugian, serta persiapan sumber daya manusia, desain layout, dan pemasaran. Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk memulai usaha penitipan anak dengan sukses.


Keywords


Training, Management, Day Care

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v6i4.1249-1255
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Indonesia, B. (2018). Profil Daerah Kota Padangsidimpuan. Penelitian KPJU Unggulan UMKM Provinsi Sumatera Utara, 398–430.

Kusnandar, V. B. (2022). Sebanyak 115 Juta Masyarakat Indonesia Menuju Kelas Menengah. Databoks.Katadata.Co.Id, 1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/14/sebanyak-115-juta-masyarakat-indonesia-menuju-kelas-menengah

Pasal 1 UU No.28 Tahun 2004 tentang Yayasan. (n.d.).

Riyuzen. (2017). Strategi Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(II), 145–165.

Sutiah, S., Supriyono, S., & Aminatuz Zuhriyah, I. (2020). Pelatihan Pengelolaan Paud Holistic Integratif Berbasis Ict Di Kelurahan Bakalan Krajan Kecamatan Sukun Kota Malang. Al-Khidmat, 3(1), 63–69. https://doi.org/10.15575/jak.v3i1.6149

Wahyuni, S. (2019). Model Kepemimpinan Lembaga PAUD kelas Menengah Berbasis Fullday School. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 1(2), 67–83. https://doi.org/10.15642/jeced.v1i2.455

Anonim. 2006. Formalin bukan Formalitas. CP Buletin Service No.73 Tahun VII Januari 2006. Jakarta.

BPS (2013). Data Statistik Kependudukan. Badan Pusat Statistik Kota Padangsidempuan.

Cahyadi, W. 2009. Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan, Edisi Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.

Eka, R. 2013. Rahasia Mengetahui Makanan Berbahaya. Jakarta: Titik Media Publisher.

Depdiknas. 2002. Sains. Jakarta: Pusat Kurikulum, BalitbangDepdiknas.

Putra, H. P dan Yebi, Y. 2010. Studi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk dan Jasa Kreatif. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. Vol. 2 No. 1.

Sukardi.2004. Metodologi Pengabdian Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.