(2) Almira Amir
(3) Mariam Nasution
*corresponding author
AbstractKemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan belajar matematika. Rendahnya kemampuan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal, di antaranya kemampuan metakognitif dan self-confidence. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan metakognitif dan self-confidence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi jarak, waktu, dan kecepatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Ex Post Facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 081234 Kota Sibolga. Data dikumpulkan melalui angket kemampuan metakognitif, angket self-confidence, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang telah divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan ahli asesmen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan metakognitif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis (F = 430,244; Sig. < 0,05) dengan persamaan regresi Y = -40,337 + 1,523X?. Self-confidence juga berpengaruh positif dan signifikan (F = 145,003; Sig. < 0,05) dengan persamaan regresi Y = -32,028 + 1,439X?. Secara simultan, kemampuan metakognitif dan self-confidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis (F = 254,215; Sig. < 0,05) dengan persamaan regresi Y = -44,867 + 1,207X? + 0,387X?. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan metakognitif dan self-confidence berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif di sekolah dasar
Keywordskemampuan metakognitif, kemampuan pemecahan masalah matematis, self-confidence, sekolah dasar
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/eksakta.v11i2.256–261 |
Article metrics10.31604/eksakta.v11i2.256–261 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aprilia Afifah, A., Hamidah, D., & Burhani, I. (2022). Studi komparasi tingkat Self-Confidence (self-confidence) siswa antara kelas homogen dengan kelas heterogen di sekolah menengah atas. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 3(1), 44–47. https://doi.org/10.30762/happiness.v3i1.352
Dwitasari, D., & Yudhanegara, M. R. (2023). Hubungan antara kemampuan numerik siswa dengan hasil belajar matematika. Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education, 2(2), 76–82. https://doi.org/10.35706/rjrrme.v2i2.9263
Eriyantika, N. (2023). Pengaruh model pembelajaran RICOSRE (Reading, Identifying, Constructing, Solving, Reviewing, Extending) dan self-confidence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.
Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive-developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906–911. https://doi.org/10.1037/0003-066X.34.10.906
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate data analysis (9th ed.). Cengage Learning.
Lauster, P. (2012). Tes kepribadian. Bumi Aksara.
Lutfiyana, L., Tsani, D. F., & Tafrikan, M. (2022). Pengaruh kemandirian belajar dan resiliensi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Buana Matematika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika, 12(1), 61–70. https://doi.org/10.36456/buanamatematika.v12i1.5529
Masyihtoh S., R., Suparni, & Amir. (2025). Pengembangan media pembelajaran flipbook berbantuan Canva untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa kelas VII di MTsN 1 Tapanuli Selatan. Eksakta: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA, 10(2), 94–100. https://doi.org/10.31604/eksakta.v10i2.94-100
Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.
Rully Nurkholisoh Azizah, R., & Abadi, A. P. (2022). Kajian pustaka: Resiliensi dalam pembelajaran matematika. Didactical Mathematics, 4(1), 104–110. https://doi.org/10.31949/dm.v4i1.2061
Schraw, G., & Dennison, R. S. (1994). Assessing metacognitive awareness. Contemporary Educational Psychology, 19(4), 460–475. https://doi.org/10.1006/ceps.1994.1033
Silvi Nur Laila Sari, S., Margareta, B., & Jariyah, I. A. (2024). Peningkatan kemampuan metakognitif untuk pengembangan problem solving siswa melalui proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 13, 2056–2066. https://doi.org/10.26418/jppk.v13i10.87044
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yanti Nurhayati, Y., & Nimah, K. (2023). Analisis resiliensi matematis siswa sebagai self assessment dalam pembelajaran matematika. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 8(2), 233–246. https://doi.org/10.25157/teorema.v8i2.10866
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download