IMPLEMENTASI METODE TARBIYAH MURSYID DALAM MEMBINA SPIRITUALITAS SANTRI MELALUI THARIQAT NAQSYABANDIYAH AL-KHOLIDIYAH JALALIYAH: STUDI KASUS DI MTS PONDOK PESANTREN DARUL AMAN HAMPARAN PERAK

(1) * Rafika Zahara Nasution Mail (Universitas Islam Sumatera utara, Indonesia)
(2) Parianto Parianto Mail (Universitas Islam Sumatera utara, Indonesia)
(3) Muhammad Rizki Syahputra Mail (Universitas Islam Sumatera utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode tarbiyah mursyid dalam membina spiritualitas santri melalui Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di MTs Pondok Pesantren Darul Aman Hamparan Perak. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan spiritual dalam menghadapi tantangan perkembangan remaja serta kebutuhan akan model pembinaan yang mampu mengintegrasikan aspek intelektual, moral, dan spiritual dalam pendidikan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan mursyid, ustadz, ustadzah, dan santri, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tarbiyah mursyid dilaksanakan secara sistematis melalui suluk, pengajian, tawajuh, dzikir, pembiasaan ibadah, dan pembinaan adab yang berlangsung secara berjenjang melalui peran mursyid, khalifah, serta ustadz dan ustadzah yang telah memperoleh tauliyah. Implementasi metode tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan ibadah, pengendalian diri, ketenangan batin, pembentukan akhlak, serta tumbuhnya kesadaran spiritual santri dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan pembinaan spiritual dibangun melalui tiga tahapan utama, yaitu internalisasi nilai, habituasi spiritual, dan transformasi karakter. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa metode tarbiyah berbasis Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah tidak hanya berfungsi sebagai praktik tasawuf, tetapi juga dapat menjadi model pedagogis dalam penguatan pendidikan karakter dan spiritualitas santri pada lembaga pendidikan Islam

Keywords


Tarbiyah mursyid, spiritualitas santri, Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah, pendidikan pesantren, pendidikan Islam.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v11i3.291-300
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v11i3.291-300 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aida, B., dkk. (2020). Strategi dakwah pada pengikut tarekat Khalidiyah wa Naqsyabandiyah di Masjid Kwanaran Kudus. Jurnal Ilmu Dakwah, 40.

Al-Qur’an al-Karim.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Logos Wacana Ilmu.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Haq, M. Z. D., & Syahidin. (2025). Konseptualisasi peserta didik dalam kerangka falsafah tarbiyah Islamiyah. Al-Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan, 9(1), 29–44.

Hani, Y. A., Yeli, S., & Harun, I. (2024). Pengaruh intensitas mengikuti suluk dan kualitas pelaksanaan shalat berjamaah terhadap akhlak santri. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 3, 141–159. https://doi.org/10.38073/jimpi.v3i2.1645

Jamaludin, N. (2025). Implementasi amalan tarekat Naqsyabandiyah dalam mendekatkan diri kepada Allah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(3), 2853–2861. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/2957

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). Sage Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Musyayyidah, A., Elhady, A., & Hadi, S. (2024). Tarbiyah amaliyah sebagai upaya peningkatan kompetensi mengajar. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 97–103. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.588

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.

Rahmi, A., & Sulisno, S. (2025). Nilai pendidikan dalam konsep kekhalifahan manusia: Analisis Surah Al-Baqarah ayat 30. Jurnal Pendidikan Islam, 1, 61–70.

Rochman, B. A., Mudrikah, A., & Sauri, S. (2022). Implementation of tariqah dhikr in strengthening the character of tahfidz santri. International Journal of Science Education and Technology Management, 1, 43–60.

Ruhdiyanto, D., dkk. (2024). Peran kiai dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Pagelaran III. JIIP Journal, 7.

Septa, M., & Rivauzi, A. (2023). Model pendidikan spiritual dalam tarekat Naqsyabandiyah di Surau Bateh Kenagarian Taeh Baruah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 14398–14404.

Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Syarifuddin. (2023). Manajemen program pendidikan Islam (Tesis magister). Institut PTIQ Jakarta.

Wela Maryani, A. M. S. H., Samsuddin, & Azizah, B. N. (2025). Tarbiyah dalam perspektif Al-Qur’an: Analisis semantik terhadap kata rabb. Imtiyaz: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(4), 1023–1039. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i4.2951

Yasin, N., & Sutiah. (2020). Penerapan nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri. Al-Musannif, 2(1), 49–68. https://doi.org/10.56324/al-musannif.v2i1.37

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.