PERAN KETELADANAN GURU DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP RELIGIUS SISWA DI MAS MIFTAHUSSALAM MEDAN

(1) * Nur Saimah Putri Nasution Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Asren Nasution Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Mustafa Mustafa Mail (Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran uswah hasanah dalam pembentukan sikap religius siswa, mendeskripsikan pelaksanaannya dalam pembelajaran Akidah Akhlak, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya di MAS Miftahussalam Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa kelas XI. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uswah hasanah berperan penting dalam membentuk sikap religius siswa melalui keteladanan guru yang tercermin dalam perilaku disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kesopanan, dan ketaatan beribadah. Pelaksanaan uswah hasanah dilakukan melalui integrasi keteladanan dalam proses pembelajaran dan pembiasaan religius di lingkungan sekolah, seperti berdoa, membaca Al-Qur’an, melaksanakan ibadah berjamaah, serta membangun budaya saling menghormati. Adapun kendala yang dihadapi meliputi faktor internal siswa, pengaruh lingkungan pergaulan, perkembangan teknologi dan media sosial, serta kurang optimalnya dukungan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembentukan sikap religius melalui uswah hasanah memerlukan konsistensi keteladanan guru serta dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial secara berkelanjutan

Keywords


Uswah hasanah, pembelajaran Akidah Akhlak, sikap religius, pendidikan karakter, pendidikan Islam.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v11i2.149-159
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v11i2.149-159 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anwar, S. (2011). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Armai. (2021). Pengantar ilmu dan metodologi pendidikan Islam. Gramedia.

Asmuni, Y. (2017). Dirasah Islamiah 1. RajaGrafindo Persada.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Daradjat, Z. (2008). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Gramedia.

Danim, S. (2012). Menjadi peneliti kualitatif. Pustaka Setia.

Djamarah, S. B. (2010). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Rineka Cipta.

Hertiwi. (2016). Pelaksanaan pembiasaan nilai-nilai moral dan agama pada anak usia 5–6 tahun di PAUD Mutiara Djogjakarta (Skripsi). Universitas Negeri Yogyakarta.

Iskandar, E. (2016). Membaca dua pemikiran tokoh. Zanafa Publishing.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Kamus umum bahasa Indonesia. Kemendikbud.

Maulana, M. F., & Situmorang, P., & Sipahutar, R. E. Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius pada siswa di SMP Negeri 2 Aek Natas, Kabupaten Labuhan Batu Utara. alBiruni Journal of Islamic Education and Socio-Cultural Studies, 1(1), 15–24. 2025

Muhaimin. (2009). Paradigma pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Nata, A. (2010a). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.

Nata, A. (2010b). Pendidikan dalam perspektif Islam. Kencana.

Quraish Shihab, M. (2002). Tafsir Al-Mishbah. Lentera Hati.

Ramayulis. (2011). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Saifuddin Azwar. (2011). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Setiawati, F. A. (2006). Pendidikan moral dan nilai-nilai agama pada anak usia dini bukan sekadar rutinitas. Universitas Negeri Yogyakarta.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah. Lentera Hati.

Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sobry, S. (2020). Metode dan model-model pembelajaran. Holistica.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Sugiono. (2020). Belajar dan pembelajaran. Universitas Nusantara Kediri.

Sukmadinata, N. S. (2016). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Sulaiman. (2011). Pengembangan nilai-nilai religius. UIN Jakarta Press.

Susandi, A. (2020). Pendidikan life skills dalam penanaman nilai-nilai agama Islam di sekolah dasar. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 6(2).

Syafri, U. A. (2014). Pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an. Rajawali Pers.

Syaharsono, & Retnoningsih, A. (2019). Kamus besar bahasa Indonesia. Widya Karya.

Syaiful Sagala. (2020). Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta.

Tafsir, A. (2012). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Tri Kusumasari. (2012). Penanaman nilai-nilai agama dan moral bagi anak prasekolah melalui metode bercerita di TK ABA Karangmojo XXI Jatiayu, Karangmojo, Gunung Kidul (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2020). Media Abadi.

Untung Slamet. (2019). Muhammad sang pendidik. Pustaka Rizki Putra.

Zainal Abidin. (2023). Internalisasi nilai-nilai religius melalui pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Muhammadiyah 3 Metro (Skripsi).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.