SEJARAH DAN KONTRIBUSI TOKOH MUSLIM DALAM PERKEMBANGAN SAINS ISLAM

(1) * Vivi Octaviona Mail (Universitas islam negeri jakarta, Indonesia)
(2) Bambang Dwisatriyo Mail (Universitas Islam Negeri Jakarta, Indonesia)
(3) Ragil Sadirah Faiziyyah Mail (Universitas Islam Negeri Jakarta, Indonesia)
(4) Salwa Ramadhani Pasaribu Mail (Universitas Islam Negeri Jakarta, Indonesia)
(5) Edi Amin Mail (Universitas Islam Negeri Jakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Peradaban Islam telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global, terutama dalam bidang sains dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan sains dalam peradaban Islam dari masa klasik hingga modern, serta menguraikan peran tokoh-tokoh Muslim dalam mengembangkan sains Islam yang menjadi fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber literatur historis dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sains Islam berkembang pesat pada masa Dinasti Umayyah dan Abbasiyah dengan berdirinya lembaga-lembaga ilmiah seperti Bait al-Hikmah, yang menjadi pusat penerjemahan dan penelitian ilmiah. Tokoh-tokoh Muslim seperti Ibn Sina, Al-Khwarizmi, Ibn al-Haytham, dan Jabir ibn Hayyan berperan penting dalam mengembangkan disiplin ilmu kedokteran, matematika, optika, dan kimia. Kontribusi mereka menjadi fondasi penting bagi munculnya Renaissance dan Revolusi Sains di Eropa. Kajian ini menegaskan bahwa Islam memiliki peranan vital dalam membentuk paradigma ilmiah dunia modern melalui integrasi antara wahyu dan akal rasional.  

Keywords


Peradaban Islam, Perkembangan Sains, Kontribusi Ilmuwan Muslim

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v10i3.201-210
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v10i3.201-210 Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Abidin Ahmad, Z. (1975). Riwayat hidup Ibn Rusyd (Averroes): Filosof Islam terbesar di Barat. Jakarta: Bulan Bintang.

Abdurrahman. (n.d.). Pengaruh Arab dalam bentuk pemikiran Eropa. Semarang: CV Wicaksana.

Ahmad, D. (2010). Islam, science, and the challenge of history. Yale University Press.

Amalia, D., Fithri, & Khaidah. (2022). Perkembangan pendidikan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin. Edu-Religia: Jurnal Kajian Pendidikan Islam dan Keagamaan, 6(1), 179–180.

Arif, S. (2005). Postmodernisme: Bahaya dan harapan bagi Islam. Jakarta: Gema Insani.

Bakar, O. (1991). Tawhid and science: Islamic perspectives on religion and science. Kuala Lumpur: Arah Publications.

Fauziah. (2009, April 30). Rahasia dibalik penemuan kacamata. Republika. https://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/khazanah/09/04/30/47404-rahasia-di-balik-penemuan-kacamata.html

Hitti, P. K. (1970). History of the Arabs. London: Macmillan.

Kartanegara, M. (2000). Mozaik khazanah Islam (Bunga rampai dari Chicago). Jakarta: Paramadina.

Mohaini, M. (2004). Matematikawan Muslim terkemuka. Jakarta: Salemba Teknika.

Muhajir, Rismawati, & Nafilaa. (2024). Sejarah pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW, Khulafa Al-Rasyidin dan Bani Umayyah. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 6(2), 172–176.

Nakosteen, M. (2003). Kontribusi Islam atas dunia intelektual Barat. Surabaya: Risalah Gusti.

Turner, H. R. (1997). Science in medieval Islam: An illustrated introduction. Austin: University of Texas Press.

Yuwono, B. (2005). Ilmuwan Islam pelopor sains modern. Jakarta: Pustaka Qalami.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.