HALAL TOURISM SEBAGAI WAHANA EDUKASI DAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN

(1) * Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat konsep halal tourism yang diterapkan pada Objek Wisata Bukit Kelinci, dan bentuk komunikasi lingkungan yang dilakukan pengelola Wisata Bukit Kelinci dalam upaya edukasi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wisata Bukit Kelinci yang ada di Payakumbuh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat menjadi objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengelompokan data, reduksi data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan, konsep halal tourism yang diterapkan di Wisata Bukit Kelinci yaitu penerapan kaidah syariah, artinya sedapat mungkin menjauhkan hal-hal yang membahayakan sisi kemanusiaan dan lingkungannya. Dari segi produk maupun pelayanan yang diberikan, yang mampu memberikan kebaikan atau kemaslahatan secara umum, selaras dengan tujuan risalah islamiyah yang bersifat rahmat bagi seluruh alam/rahmatan lil-‘alamin. Sistem syariah diterapkan untuk mengajarkan manusia hidup tenteram, aman, sehat, dan tenang seperti hiburan yang jauh dari kemaksiatan, keamanan wisatawan dalam hal keuangannya, dan tidak tersedianya minuman beralkohol di kawasan wisata. Komunikasi lingkungan dilakukan dalam bentuk edukasi pada pengunjung, utamanya anak usia dini agar memiliki kesadaran tentang pelestarian lingkungan, dan kepada masyarakat yang berkunjung dengan menampilkan pesan-pesan himbauan syariah dan peduli lingkungan pada area Wisata Bukit Kelinci.


Keywords


halal tourism; edukasi; komunikasi lingkungan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/muaddib.v8i1.39-48
      

Article metrics

10.31604/muaddib.v8i1.39-48 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A. (1976). Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982. Surabaya: Usaha nasional

Bungin, Burhan. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajagrafindo

Cox, R. (2010). Environmental Communication and The Public Sphere. London: Sage Publication.

Hasan, Ali. (2010). Marketing dari Mulut ke Mulut. Yogyakarta: Media Pressindo.

Kotler dan Keller. (2012). Marketing Management. Jakarta: Indeks.

Manshur, Faiz. (2009). KELINCI: Pemeliharaan secara ilmiah, tepat, dan terpadu. Bandung: Nuansa Cendekia (Anggota IKAPI).

Noviarita, H., Kurniawan, M., & Nurmalia, G. (2021). Analisis Halal Tourism dalam Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(01), 302-310. doi:http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1574

Ridwan dan Dewi. (2021). DAMPAK PEMBERDAYAAN DESA WISATA HALAL. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 6 No. 3 (2021) 297-314

Sumber Online:

https://www.instagram.com/wisatabukitkelinci/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.