PRODUKSI DAN KUALITAS KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) DAN RUMPUT ODOT (PURPUREUM PENNISETUM) SISTEM BUDIDAYA TUMPANG SARI PADA JARAK DAN WAKTU TANAM BERBEDA

(1) * Nabella Safa Afifah Mail (Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
(2) Sutarno Sutarno Mail (Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
(3) Sumarsono Sumarsono Mail (Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian bertujuan mengkaji perlakuan jarak tanam rumput gajah var. odot dan waktu tanam klacang hijau terhadap produksi dan kualitas kacang hijau dan rumput gajah var. odot. Penelitian lapang dilaksanakan di Desa Sedo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Analisis karakteristik tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang dari bulan Oktober 2020 sampai April 2021. Percobaan factorial 2 x 4 dengan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan. Factor pertama jarak tanam rumput gajah var. odot terdiri dari R1 : 90 x 60 cm, dan R2 : 90 x 45 cm. factor kedua waktu tanam kcang hijau terdiri dari L1 : 1 minggu setelah potong paksa, L2 : 2 minggu setelah potong paksa, L3 : 3 minggu setelah potong paksa, dan L4 : 4 minggu setelah potong paksa. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis varians dan selanjutnya diuji menggunakan uji Duncan pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi perlakuan jarak tanam rumput odot dan waktu tanam kacang hijau nyata terhadap parameter berat segar rumput odot yaitu jarak tanam rumput odot 90 x 45 cm dan waktu tanam kacang hijau pada L1 memberikan hasil rerata tertinggi sebesar 10,35 kg. Pengaruh utama perlakuan jarak tanam rumput odot nyata terhadap berat segar rumput odot defoliasi pertama dengan hasil jarak tanam 90 x 45 cm memberi hasil tertinggi yaitu sebesar 13,9 kg. Sedangkan pengaruh utama perlakuan waktu tanam kacang hijau nyata terhadap berat basah rumput odot, kandungan bahan kering rumput odot, produksi dan berat kering brangkasan kacang hijau, produksi kacang hijau, protein kasar kacang hijau hasil dan kadar abu kacang hijau sebesar 5,13%.


Keywords


Kacang hijau, rumput odot, tumpang sari

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i1.8386
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i1.8386 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abqoriyah., R. Utomo., dan B. Suwignyo. 2015. Produktivitas tanaman kaliandra sebagai hijauan pakan pada umur pemotongan yang berbeda. Buletin Peternakan, 39 (2) : 103 – 108.

Ali, A., R. Artika., R. Misrianti., Elviriadi., dan M. Poniran. 2021. Produksi bahan kering dan kadar nutrient indigofera zollingeriana di lahan gambut Iberdasarkan umur panen berbeda setelah pemangkasan. J. Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 19 (2) : 30 – 35.

Lingga, G. K., Purwanti, S. dan Toekidjo. 2015. Hasil dan kualitas benih kacang hijau (Vigna radiata L.) tumpangsari barisan dengan jagung manis (Zea mays). J. Vegetalika, 4 (2) : 39 – 47.

Suharlini dan Sanusi. 2020. Kualitas nutrisi hijauan indigofera zollingeriana yang diberi pupuk hayati fungi mikoriza arbuskula. J. Pertanian Terpadu, 8 (1) : 52 – 61.

Pamungkas, D. H. 2014. Pengaruh lama dan waktu peneduhan terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau varietas camar. Planta Tropika Journal of Agro Science, 2 (1) : 12 – 19.

Arsyadmunir, A. 2016. Periode kritis kekeringan pada pertumbuhan dan produksi kacang hijau (Vigna radiata). J. Agrovigor, 9 (2) : 132 – 140.

Pradita, T.P., W. S. D. Yamika., dan T. Sumarni. 2018. Pengaruh jarak tanam cabai rawit dan populasi oyong dalam tumpangsari terhadap hasil tanaman cabai rawit. J. Produksi Tanaman, 6 (1) : 1 – 8.

Sundari, T. Dan S. Wahyuningsih. 2017. Penampilan karakter kuantitatif genotipe kedelai di bawah naungan. J. Biologi Indonesia 13 (1): 137 – 147.

Aisyah, Yarda, Herlina, dan Ninuk. 2018. Pengaruh jarak tanam tanaman jagung manis (zea mays l. var. saccharata) pada tumpangsari dengan tiga varietas tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill). J. Produksi Tanaman, 6 (1) : 66 – 75.

Nurmas, A. 2011. Kajian waktu tanam dan kerapatan tanaman jagung system tumpangsari dengan kacang tanah terhadap nilai ler dan indeks kompetisi. J. Agriplus, 21 (1) : 61 – 67.

Juarsah, I. 2015. Teknologi pengendalian gulma alang-alang dengan tanaman legum untuk pertanian tanaman pangan. J. Agro, 2 (1) : 29 – 38.

Amin, M., dan S. Zubaidah. 2018. Respon pupuk urea dan pupuk kandang terhadap jarak tanam dan produksi rumput gajah odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). J. Ilmiah Peternakan, 6 (1) : 20 – 26.

Kaca, I. N., I. G. Sutapa., L. Suarini. Y. Tonga., N. M. Yudiastari., dan N. K. E. Suwitari. 2017. Produksi dan kualitas rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang ditanam dalam pertanaman campuran rumput dan legum pada pemotongan pertama. J. Pastura, 6 (2) : 78 – 84.

Sulaiman, W. A., Dwatmaji, dan T. Suteky. 2018. Pengaruh pemberian pupuk feses sapi dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) di Kabupaten Kepahiang. J. Sains Peternakan Indonesia, 13(4) : 365 – 376.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.