RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TERONG UNGU (Solanum melongena. L) TERHADAP PEMBERIAN KONSENTRASI NANOSILIKA DAN DOSIS KOMPOS LIMBAH BAGLOG

(1) * Arif Setiawan Mail (Universitas Diponegoro, Indonesia)
(2) Susilo Budiyanto Mail (Prodi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
(3) Budi Adi Kristanto Mail (Prodi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi terbaik pemberian konsentrasi nanosilika dan dosis kompos limbah baglog terhadap pertumbuhan dan produktivitas terong ungu. Penelitian dilakukan di Greenhouse dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah pada bulan Maret–September 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 9 kombinasi dan 27 unit percobaan. Faktor pertama adalah pemberian Nanosilika  dengan 3 taraf perlakuan, yaitu Nanosilika 25% konsentrasi anjuran (0,83 ml/l) (S1),  Nanosilika 50% konsentrasi anjuran (1,67 ml/l) (S2), dan Nanosilika 75% konsentrasi anjuran (2,5 ml/l) (S3).  Faktor kedua adalah perlakuan dosis kompos limbah baglog dengan 3 taraf yaitu dosis 10 ton/ha (K1), dosis 20 ton/ha (K2), dan dosis 30 ton/ha (K3).  Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam atau analysis of variance (ANOVA), dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5% untuk melihat beda antar perlakuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian konsentrasi nanosilika 75% dengan dosis kompos limbah baglog 30 ton/ha memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, berat kering, dan diameter buah. Perlakuan konsentrasi nanosilika 75% mampu memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah daun, berat segar, dan berat kering. Perlakuan dosis kompos limbah baglog 30 ton/ha memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, berat kering, berat buah, panjang buah, dan diameter buah.


Keywords


baglog, kompos, nanosilika, pupuk, terong ungu

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v7i3.6784
      

Article metrics

10.31604/jap.v7i3.6784 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Fitriani, H. P., dan S. Haryanti. 2016. Pengaruh penggunaan pupuk nanosilika terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum) var. bulat. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 24 (1) : 34 – 41.

Lutfiah, I., S. Sulistyawati, dan S. H. Pratiwi. 2021. Pengaruh dosis nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (Solanum melongena L. var. Hibrida F1 Antaboga). J. Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 5(1) : 1 – 6.

Sembiring, I. S. S. M. B., M. Mukhlis, dan B. Sitorus. 2013. Perubahan sifat kimia andisol akibat pemberian silikat dan pupuk p untuk meningkatkan produksi kentang (Solanum Tuberosum L.). J. ONLINE AGROEKOTEKNOLOGI, 1 (4) : 1111 – 1119.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.