(2) Rusli Rustam
*corresponding author
AbstractHama Helicoverpa armigera Hubner merupakan masalah utama dalam budidaya jagung. H. armigera dapat menyebabkan kehilangan hasil 40%. Pengendalian menggunakan Insektisida nabati ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah satu alternatif pengendalian H. armigera. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak tepung biji sirsak yang efektif untuk mematikan larva H armigera pada jagung. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Riau pada bulan Agustus sampai Oktober 2020. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuannya adalah konsentrasi ekstrak tepung biji sirsak 0 g.l-1 air, 20 g.l-1 air, 40 g.l-1 air, 60 g.l-1 air, 80 g.l-1 air dan 100 g.l-1 air. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 100 gl-1 air merupakan konsentrasi yang efektif dalam mematikan larva H. armigera sebesar 85% dengan waktu awal kematian tercepat pada 9,00 jam, lethal time 50 pada 45 jam setelah aplikasi, kematian harian tertinggi terjadi pada hari ketiga yaitu 30% sesudah 5 hari setelah aplikasi. KeywordsBiji sirsak, Helicoverpa armigera, Insektisida nabati
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v6i2.5208 |
Article metrics10.31604/jap.v6i2.5208 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ardiansyah, W. dan E. Mahajoeno. 2001. Toksisitas Ekstrak Daun Mimba (Azadiractha indica A. Juss) pada Siput Murbei (Pomacea canaliculata). Skripsi (Tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surakarta. Surakarta.
Badan Pusat Statistik. 2018. Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai (Angka Tetap 2015). https://riau.bps.go.id/. Diakses tanggal 19 Mei 2019.
Darmadi, D., W. Murdita dan Wahyudin. 2017. Prakiraan Serangan OPT Utama Tanaman Jagung. Media Komunikasi Masyarakat Perlindungan Peramalan OPT.
Dadang dan D. Prijono. 2008. Insektisida Nabati: Prinsip, Pemanfaatan dan Pengembangan. Dapartemen Proteksi Tanaman. Bogor.
Dewi, R. S. 2010. Keefektifan Tiga Jenis Tumbuhan terhadap Paracoccus marginatus dan Tetraychus sp. pada Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L). Tesis (Tidak dipublikasikan). Program Pasca Sarjana Universitas Andalas. Padang.
Dono D, D Prijono, S Manuwoto, D Buchori, Dadang dan Hasim. 2006. Pengaruh rokaglamida dan parasitoid Eriborus argenteopilosus terhadap kadar dan profil protein hemolimfa larva Crocidolomia pavonana serta melanisasi kutikula.
Kardinan, A. 2001. Pestisida Nabati: Ramuan dan aplikasi. Cetakan ke-4. Penebar Swadaya, Jakarta. hlm. 88.
Khasanah, N. 2008. Pengendalian hama penggerek tongkol jagung Helicoverpa armigera Hubner. (Lepidoptera : Noctuidae) dengan Beauveria bassiana strain lokal pada pertanaman jagung manis di Kabupaten Donggala. Jurnal Agroland. 15(2) : 106 – 111
.
Mulyana. 2002. Ekstraksi Senyawa Aktif Alkaloid, Kuinon dan Saponin dari Tumbuhan Kecubung sebagai Larvasida dan Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegepty. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Mulyawati AP, EK. Hayati, A. Nashihuddin dan Tukimin. 2010. Uji efektivitas dan identifikasi senyawa ekstrak biji sirsak (Annona muricata Linn.) yang bersifat bioaktif insektisida nabati terhadap hama thrips. Jurnal Alchemy. 2 (1): 104-157
Nurtiati, Hamidah dan T. Widya. 2001. Pemanfaatan bioinsektisida ekstrak daun Azadirachta indica A. Juss. sebagai pengendali hayati ulat daun kubis Plutella xylostella L. Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 6(1): 55-26.
Nursal, E., Sudharto, P.S., dan R. Desmier. 1997. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bahan Pestisda Nabati terhadap Hama. Balai Penelitian Tanaman Obat. Bogor.
Novizan. 2002. Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Purwono dan Hartono. 2005. Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.
Prijono, D. 1999. Bahan Pelatihan Pengembangan dan Pemanfaatan Insektisida Alami. Pusat Kajian Pengendalian Hama Terpadu. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Rukmana, R. dan U. Sugendi. 2002. Hama Tanaman dan Teknik Pengendalian. Kanisius.Yogyakarta.
Sofiyana, E., Rachimi dan E. I. Raharjo. 2014. Uji toksisitas ekstrak akar tuba (Derris elliptica Benth) terhadap kelangsungan hidup benih ikan patin (Pangasius pangasius). Jurnal Ruaya. 1(1): 9-14.
Suryaminarsih, P., W. S. Harijani, I. Radiyanto, dan T. Mujoko. 2018. Pengendalian Hama Penyakit Berbasis Organik. Gosyen Publishing. Yogyakarta.
Tukimin, S. W. dan M. Rizal. 2002. Pengaruh Ekstrak Daun Gamal (Gliricida sepium) terhadap Mortalitas Kutu Daun Kapas (Aphis gossypii) Glover. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan obat. Malang.
Yunianti, L. 2016. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle) sebagai Insektisida Alami terhadap Mortalitas Walang Sangit (Leptocorisa acuta). Skripsi (Tidak dipublikasikan). Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download