ANALISA LAJU PERTUMBUHAN DUA VARIETAS KENTANG (Solanum tuberosum L.) DALAM BEBERAPA JARAK TANAM JAGUNG DI DATARAN MEDIUM

(1) * Enifrita Rahman Mail (Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Indonesia)
(2) Zulfadly Syarif Mail (Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Indonesia)
(3) Nasrez Akhir Mail (Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perlakuan jarak tanam jagung dan varietas kentang yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang di dataran medium. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok elevasi 600 mdpl, pada bulan September-Desember 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 ulangan, perlakuan pertama adalah varietas kentang yang terdiri dari 2 taraf yaitu V1= varietas Granola dan V2= varietas Bliss, dan faktor kedua adalah  jarak tanam jagung yang terdiri dari 4 taraf : J0 = Tanpa tanaman jagung, J1 = 30 cm x 140 cm, J2 = 60 cm x 140 cm, J3 = 90 cm x 140 cm. Data dianalisis secara statistik dengan uji F tabel 5 % dan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Variabel yang diamati adalah laju asimilasi bersih (LAB), laju tumbuh tanaman (LTT) dan laju tumbuh umbi (LTU). Hasil penelitian menunjukan jarak tanam jagung tidak berpengaruh terhadap laju pertumbuhan tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) dan varietas kentang Bliss lebih adaptif pada dataran medium.

Kata kunci : kentang, jagung, dataran medium, jarak tanam


   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v6i1.3323
      

Article metrics

10.31604/jap.v6i1.3323 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abubaker, B.M.A., Shuang-En, Y., Guang-Cheng, S., Alhadi, M., Elsiddig, A. 2014. Effect of Irrigation Levels on the Growth, Yield and Quality of Potato. Bulg. J. Agric. Sci, 20: 303–309.

Badan Pusat Statistik Sumatera Barat (BPS Sumbar). 2019. Produksi Tanaman Hortikultura. ISSN : 2657-0823. https://sumbar.bps.go.id/

Djufry, F., Nurjanani, N., & Asaad, M. 2015. Kajian Adaptasi Varietas Unggul Kentang Tropika Produksi Tinggi dan Tahan Penyakit di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Jurnal Agrotan, 1(2):19–32.

Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). 2019. Impor dan Produksi Kentang di Indonesia. http://www.fao.org/faostat/en/#data/ FBS/report

Gardestrom, P., and Igamberdiev, A.U. 2016. The Origin of Cytosolic ATP in Photosynthetic Cells. Physiol Plant, 157: 367-379.

Gardner F P, R.B Pearce dan R L Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerjemah : H. Susilo. Universitas Indonesia Press. Jakarta. Hal. 112-113.

Islam, S., Gathala, M.K., Tiwari, T.P., Timsina, J., Laing, A.M., Maharjan, S., Chowdhury, A.K., Bhattacharya, P.M., Dhar, T., Mitra, B., Kumar, S. 2019. Conservation Agriculture Based Sustainable Intensification: Increasing Yields and Water Productivity for Smallholders of the Eastern Gangetic Plains. Field Crops Res, 238: 1–17.

Johannes E.X. Rogi, Hanny S.G. Kembuan, dan Johan A. Rombang. 2016. Laju Tumbuh Umbi Tanaman Kentang Varietas Granola dan Supejohn di Dataran Medium dengan Pemulsaan. J. Hort. Indonesia 7(2): 83-90.

Kahlon, M.S and Khera, K.L. 2015. Irrigation Water Productivity and Potato (Solanum tuberosum L.) Yield in Different Planting Methods under Mulch Conditions. J. Agric. Ecol. Res. Int, 3: 107–112.

Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES. Halm. 255

Murad, K.F.I., Hossain, A., Fakir, O.A., Biswas, S.K., Sarker, K.K., Rannu, R.P., Timsina, J. 2018. Conjunctive Use of Saline and Fresh Water Increases the Productivity of Maize in Saline Coastal Region of Bangladesh. Agric. Water Manag, 204: 262–270.

Noguchi, K and Yoshida, K. 2008. Interaction between Photosynthesis and Respiration in Illuminated Leaves. Mitochondrion, 8: 87–99.

Oliveira, J.S. 2015. Growth and Development of Potato (Solanum tuberosum L.) Crops After Different Cool Season Storage. Lincoln University Digital Thesis, New Zealand.

Permanasari, I., dan Kastono, D. 2012. Pertumbuhan Tumpangsari Jagung dan Kedelai pada Perbedaan Waktu Tanam dan Pemangkasan Jagung. Jurnal Agroteknologi, 3(1): 13-21.

Prabaningrum, L., Moekasan, T. K., Sulatrini, I., Handayani, T., Sahat, J. P., Sofiari, E., & Gunadi, N. 2014. Teknologi Budidaya Kentang di Dataran Medium. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Rahman, Inayat Ur., A. Afzal., and Z. Iqbal. 2019. Response of Plant Physiological Attributes to Altitudinal Gradient: Plant Adaptation to Temperature Variation in the Himalayan Region. Science of the Total Environment (2019), https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.135714

Ruan, Y.L. 2014. Sucrose Metabolism: Gateway to Diverse Carbon Use and Sugar Signaling. Annu. Rev. Plant Biol, 65: 33–67.

Sadras, V.O., and Calderini, D. 2009. Crop Physiology: Applications for Genetic

Improvement and Agronomy. San Diego: Academic Press.

Scheepens, J.F., Frei, E.S., and Stocklin, J. 2010. Genotype and Environmental Variation in Specific Leaf Area in a Widespread Alpine Plant After Transplantation on Different Altitudes. Oecologia, 164(1): 141-150.

Sumadi., Hamdani, J. S., dan Andianny, M. 2016. Pertumbuhan dan Hasil Benih Beberapa Varietas Kentang di Dataran Medium yang Ditanam di Bawah Naungan. Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil PPM IPB: 101-111.

Wang, F.X., Wu, X.X., Shock, C.C., Chu, L.Y., Gu, X.X., and Xue, X. 2011. Effects of Drip Irrigation Regimes on Potato Tuber Yield and Quality Under Plastic Mulch in Arid Northwestern China. F. Crop. Res, 122: 78–84.

Zhang, L., Luo, T.X., Liu, X.S., Wang, Y. 2012. Altitudinal Variation in Leaf Construction Cost and Energy Content of Bergenia purpurascens. Acta Oecol, 43: 72-79.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.