Perbandingandingan Perendaman Benih Cabe Rawit Dalam Air Kelapa Muda Dengan Waktu 6 Jam Dan 12 Jam

(1) * Wahyu Bambang Maulana Mail ()
*corresponding author

Abstract



Cabai (Capsicum annuum "Bird's Eye") di Indonesia merupakan tanaman hortikultura yang sangat berharga. Tahap pertumbuhan awal, terutama perkecambahan biji, sangat penting untuk keberhasilan budidaya cabai. Merendam biji dalam bahan alami, seperti air kelapa muda, adalah salah satu cara untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas perkecambahan. Fitohormon alami seperti auksin, sitokinin, dan giberelin diketahui terdapat dalam air kelapa muda, bersama dengan mineral yang penting untuk meningkatkan aktivitas fisiologis biji.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana perbedaan waktu perendaman biji cabai dalam air kelapa muda enam dan dua belas jam memengaruhi laju pertumbuhan biji. Laju pertumbuhan dan parameter inisiasi perkecambahan diamati setelah percobaan dengan dua waktu perendaman yang berbeda. Waktu perendaman terbaik untuk mempercepat perkecambahan biji cabai diharapkan akan terungkap dari temuan penelitian ini.

Diharapkan bahwa penelitian ini akan memungkinkan penggunaan air kelapa muda sebagai biostimulan alami yang mudah didapat dan ramah lingkungan. Hal ini dapat mengarah pada pengembangan perlakuan benih alternatif untuk mendukung peningkatan kualitas pertumbuhan awal tanaman cabai secara berkelanjutan.

Kata kunci: cabai, air kelapa muda, perendaman benih, laju pertumbuhan, perkecambahan.


   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v11i2.23528
      

Article metrics

10.31604/jap.v11i2.23528 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Refbacks

  • There are currently no refbacks.