AKTIVITAS ENZIM FOSFATASE ASAM BASA PADA BEBERAPA POLA PERTANAMAN BAWANG MERAH PADA DUA KELERENGAN ALAHAN PANJANG

(1) * Sri Dewi Murni Mail (Andalas University, Indonesia)
(2) Agustian Agustian Mail (Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Indonesia)
(3) Mimien Harianti Mail (Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas enzim fosfatase asam dan basa pada beberapa pola pertanaman bawang merah, bawang merah (monokultur), bawang merah + cabai (rotasi) dan bawang merah – bawang daun (tumpangsari). Penelitian ini dilaksanakan didaerah Alahan Panjang Sumatera Barat dari bulan Desember 2019 – Mei 2020. Sampel tanah diambil menggunakan metoda purposive random sampling pada dua kelerengan 0-8% dan 8-15% serta dua kedalaman 0-15 cm dan 15-30 cm. parameter yang dianalisis meliputi aktivitas enzim fosfatase, respirasi dan P-tersedia. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas fosfatase asam lebih tinggi daripada aktivitas fosfatase basa, nilai fosfatase asam 0,059 - 0,065 dan fosfatase basa berkisar 0,059- 0,055. Respirasi tertinggi (62,58) terdapat pada bawang merah – bawang daun dengan kelerengan 0-8% dan terendah (49,13) pada bawang merah + cabai dengan kelerengan 0-15%. P-tersedia terendah (18,35 ppm) didapatkan pada tanaman bawang merah yang di tumpangsarikan dengan bawang daun

Keywords


Asam, Basa, Bawang merah, Enzim fosfatase, Pola tanam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v5i2.2261
      

Article metrics

10.31604/jap.v5i2.2261 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Burns, R. G. 1978. Soil Enzymes. Academic Press. San Fransisco

Badan Penelitian Tanah, 2009. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor. 230 hal

Dinesh, R., and Dubey, R.P.,Ganeshamurthy, A.N., and P. Shyam.2000. Organism manuring in rice based cropping system: Effects on soil microbial biomass and selescted enzyme activities. Current Science, 79 :12

Djuniwati, S. H.B., Pulunggono, and Suwanto. 2007. Pengaruh pemberian Bahan Organik (Centrosema pubescens) Dan Fosfat Alam Terhadap Aktifitas Fosfatase dan Fraksi P Tanah Latosol D Dermaga Bogor, Jurnal Tanah dan Lingkungan, Vol.9.No1

Fitriatin, Betty N., Reginawati H., and Pujawati S. 2008. Aktivitas Enzim Fosfatase dan Ketersediaan Fosfat Tanah Pada Sistem Tumpangsari Tanaman Panhgan dan Jati (Tectona grandsi L.f.) setelah Aplikasi Pupuk Hayati. Jurnal Agrikultura

Gonzalez, J.E., Rodriguez , M.D., Rodeiro, L., Morffi, J., Guerra, E., Leal, F., Garcia H., Goicochea, E., Guerrero, S., Garrido, G., G., 2007. Food and Chemical Toxicology. in press

Kartasapoetra, G, A.G. Kartasapoetra, MM. Sutedjo. 2000. Teknologi konservasi tanah dan Air. Rineka Cipla : Jakarta

McCord JM. 2000. The evolution of free radicals and oxidative stress. American J. Medicine , 108

Nursyamsi, D., Budiarto, A., Anggria L., 2010. Pengelolaan kahat hara pada inseptisols untuk meningkatkan pertumbuhan jagung. Balai Penelitian Tanah Bogor

Sarapatka, B.2002. Phosphatase activity of eutric cambisols (upland, sweeden) in relation to soil properties and farming systems. Original paper published in Acta Agriculturae Bohemica, 33:18-24

Wasaki, J., M. Ando, K. Ozawa, M. Omura, M. Osaki, H. Ito, H Matsui, and T. Tadano. 1997. Properties of secretory acid phosphatase from lupin root under phosphorus deficient condition. Soil Sci. Plant Nutr. 43:981-986

Woods End Research. 1997. Guide to solvia Testing and Managing Your Soil. Woods End Research Laboratory, Inc., Mt. Venom, ME.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.