RESPON VEGETATIF TANAMAN TEMBAKAU VARIETAS LOKAL PAYAKUMBUH DENGAN PEMBERIAN KONSENTRASI NAA (Naphthalene acetic acid)

(1) * Fefriyanti DS Fefriyanti DS Mail (Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Jurusan Produksi Tanaman, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Produksi tembakau nasional berasal dari perkebunan rakyat, tahun 2022 berkisar 99,6%. Produksi tembakau rakyat digunakan untuk pabrik rokok keretek, selebihnya untuk rokok lintingan dan diekspor. Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil tembakau terbesar keenam setelah Cina, Brazil, India, USA dan Malawi. Permasalahan dalam mengembangkan agribisnis tanaman tembakau  masih banyak mengalami masalah. Hambatan-hambatan tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu teknis dan nonteknis. Salah satu pada non teknis yaitu Proses budidaya yang terutama aspek teknologi dalam produksi tanaman tembakau diperlukan sedikit inovasi yang dapat membantu perkembangan tanaman tembakau salah satu yang dapat di gunakan adalah dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Tujuan penelitian ini adalah melihat pertumbuhan vegetatif tanaman tembakau dengan pemberian NAA. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun percobaan kampus politeknik pertanian negeri payakumbuh bulan Mei sampai dengan Agustus 2024. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak lengkap adalah Konsentrasi NAA (NA) yang terdiri dari 4 taraf yaitu NA0 = 0 mg/l Kontrol, NA1 = 10 mg/l air, NA2 = 20 mg/l air dan NA3 = 30 mg/l air. Uji lanjut yang digunakan adalah Uji Tukey.  Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang dan jumlah daun tanaman tembakau. Pemberiaan NAA secara garis besar terhadap pada tanaman tembakau hanya berdampak pada panjang dan lebar daun tanaman tembakau. pemberiaan NAA untuk pertambahan panjang daun dan lebar daun adalah 30 mg/l dibandingkan dengan panjang dan lebar daun tanpa pemberian NAA. Parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter barang tidak menunjukkan perbedaan dengan pemberian NAA pada berbagai konsentrasi


Keywords


NAA, Tanaman Tembakau, Konsentrasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v9i4.19894
      

Article metrics

10.31604/jap.v9i4.19894 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anggun, Supriyono, & Syamsiyah, J. (2017). Pengaruh Jarak Tanam Dan Pupuk N,P,K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GARUT (Maranta Arundinacea L.). Agrotech Res J, 87(1,2), 149–200.

Astutik, Sumiati, A., & Sutoyo. (2021). Stimulasi Pertumbuhan Dendrobium Sp Menggunakan Hormon Auksin Naphtalena Acetic Acid (NAA) Dan Indole Butyric Acid (IBA). Jurnal Buana Sains, 21(1), 1412–1638.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Statistik Indonesia 2024. In Statistik Indonesia 2023 (Vol. 52). Https://Www.Bps.Go.Id/Publication/2020/04/29/E9011b3155d45d70823c141f/Statistik-Indonesia-2020.Html

Debitama, A. M. N. H., Mawarni, I. A., & Hasanah, U. (2022). Pengaruh Hormon Auksin Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Pada Beberapa Jenis Tumbuhan Monocotyledoneae Dan Dicotyledoneae. Biodidaktika: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 17(1), 120–130.

Ernita, M., Utama, M. Z. H., Zahanis, Z., Ernawati, E., & Muarif, J. (2023). PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI DAN SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis Jacq) DI PRE NUSERY. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 7(2), 186–194. Https://Doi.Org/10.33096/Agrotek.V7i2.356

Jirmanová, J., Fuksa, P., Hakl, J., Brant, V., & Å antrůÄek, J. (2016). Effect Of Different Plant Arrangements On Maize Morphology And Forage Quality. Agriculture (Pol’nohospodarstvo), 62(2), 62–71. Https://Doi.Org/10.1515/Agri-2016-0007

Permana, A. S., Sondari, N., & Ria, E. R. (2022). Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Tembakau Unggul Lokal Kabupaten Bandung Pada Dua Lokasi Berbeda. Orchidagro, 2(2), 45. Https://Doi.Org/10.35138/Orchidagro.V2i2.434

Purnomo, T., Zudri, F., Putrina, M., Ds, F., & Enati, N. P. (2023). Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kimia Dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tembakau Payakumbuh ( Nicotiana Tabacum L .). Agrohita Jurnal Agroteknologi, 8(1), 255–262.

Rachmat, M., & Aldillah, R. (2010). AGRIBISNIS TEMBAKAU DI INDONESIA: KONTROVERSI DAN PROSPEK Tobacco Agribusiness In Indonesia: Controversy And Prospects. Forum Penelitian Argo Ekonomi, 28(1), 69–80.

Setiawan, A. (2008). Permasalahan Agribisnis Tembakau Di Tingkat Petani. Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), 89–92.

Tamba, R., Martino, D., & Sarman. (2020). Pengaruh Pemberian Auksin (NAA) Terhadap Pertumbuhan Tunas Tajuk Dan Tunas Cabang Akar Bibit Karet (Hevea Brasillensis Muell. Arg) Okulasi Mata Tidur. Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 2(2), 11–20. Https://Doi.Org/10.22437/Agroecotania.V2i2.8737

Zamir, M. S. I., Ahmad, A. H., Javeed, H. M. R., & Latif, T. (2011). Growth And Yield Behaviour Of Two Maize Hybrids (Zea Mays L.) Towards Different Plant Spacing. Cercetari Agronomice In Moldova, 44(2). Https://Doi.Org/10.2478/V10298-012-0030-9


Refbacks

  • There are currently no refbacks.