PENGARUH SUHU AIR DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI BALAKKA (Phyllanthus emblica L)

(1) * Darmadi Erwin Harahap Mail (Program Study Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana suhu air, lama perendaman, dan interaksi keduanya mempengaruhi perkecambahan biji balakka. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial : Faktor 1 dengan perlakuan suhu air (S) terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu :S1=  Perendaman dengan suhu  300C ; S2 = Perendaman dengan suhu 600C dan  S3 = perendaman dengan suhu 900C. Sedangkan faktor ke 2 perlakuan lama perendaman (L) dengan 3 taraf : L1 = 10 menit ; L2 = 20 menit dan L3 = 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Daya Kecambah (%) , Panjang plumula (cm) dan panjang radikula (cm) tidak berbeda nyata terhadap perkecambahan biji balakka


Keywords


Suhu Air, Perendaman Biji, Balakka

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v9i2.17129
      

Article metrics

10.31604/jap.v9i2.17129 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Cahyaningrum, P. L. (2022). MONOGRAF BUAH AMLA ( Phyllanthus emblica L .): KHASIAT ANTIOKSIDAN (Issue Maret 2022).

Charoenteeraboon, J.; C. Ngamkitidechakul; N . Soonthornchareonnon; K. Jaijoy & S. Sireeratawong. 2010. Antioxidant Activies of The Standardized Water Extract from Fruit of Phyllanthus emblica Linn. Songklanakarin Journal of Science and Technology. Vol. 32(6): 599-604.

Farhana, B., Ilyas, S., & Budiman, L. F. (2013). Pematahan Dormansi Benih Kelapa Sawit (Elaeis guineensisJacq.) dengan Perendaman dalam Air Panas dan Variasi Konsentrasi Ethephon. Buletin Agrohorti, 1(1), 72. https://doi.org/10.29244/agrob.1.1.72-78

Gustianty, L. R. (2022). Baksi. BALAKKA (Phyllanthus Emblica L.) SEBAGAI HASIL HUTAN BUKAN KAYU YANG TIDAK TERKELOLA DENGAN BAIK DI SUMATERA UTARA, 2, 3–5. https://doi.org/10.7829/j.ctv280b6zt.6

Harahap, V. R., Ikhtiari, R., Ginting, C. N., & Raif, M. A. (2020). Potential Protective Effects of Balakka Fruit Extract (Phyllanthus emblica L.) Against Doxorubicin-Induced Pancreatic Toxicity in Rats. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 119–127. https://doi.org/10.30604/jika.v5i1.756

Hutasuhut, U. (2023). Pengaruh Level Penambahan Probiotik dan Ekstrak Buah Balakka (Phyllanthus emblica L.) Terhadap Persentase Karkas dan Bagian-Bagian Karkas Ayam Broiler. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan, 9(1), 74–89. https://doi.org/10.24252/jiip.v9i1.37214

Irundu, D., & Irmayanti Idris, A. (2022). Efektivitas Perkecambahan Kemiri dengan Metode Konvensional “Effectiveness of Candlenut Germination with Conventional Methods.†Pangale Journal of Forestry and Environment, 2(1), 1–14.

Khoiriyah, U., Pasaribu, N., & Hannum, S. (2015). Distribusi Phyllanthus emblica L. di Sumatera Utara Bagian Selatan. Biosfera, 32(2), 98. https://doi.org/10.20884/1.mib.2015.32.2.300

Lubis, M. H., Tanjung, A. A., & Andrianto, R.-. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Diversifikasi Produk Olahan Buah Balakka Terintegrasi Smart Production Berbasis IOT. Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 7(1), 125–129. https://doi.org/10.33330/jurdimas.v7i1.2818

Murniati, E. 2015. Studi Beberapa Faktor Penyebab Dormansi dan Peranan Mikroorganisme dalam Mempengaruhi Proses Pematahan Dormansi Benih Kemiri (Aleurites moluccana (L) Willd.). Disertasi. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Qureshi,S.A., Asad W.,Sultana, V. 2009. The Effect of Phyllanthus emblica Linn on Type- II Diabetes, Triglycerides and Liver- Specific Enzyme. Pakistan Journal of Nutrition. Vol. 8(2): 125-128.

ROZEN, N. (2016). Pematahan dormansi benih enau (Arenga pinnata) dengan berbagai perlakuan serta evaluasi pertumbuhan bibit di lapangan. 2(Saleh 2002), 27–31. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m020106

Rumahorbo, A. S. R., Duryat, & Bintoro, A. (2020). Pengaruh Pematahan Masa Dormansi melalui Perendaman Air dengan Stratifikasi Suhu terhadap Perkecambahan Benih Aren. Syva Lestari, 8(1), 77–84.

Siregar, N., Lubis, R., Tambunan, R. S., & Harahap, M. (2022). Pelatihan Pengolahan Pohon Balakka Menjadi Holat Makanan Khas Padang Lawas Utara. Jurnal ADAM: Jurnal …, 1(2), 260–264. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/adam/article/view/1021

Suhesti, E., & Hadinoto. (2015). HASIL HUTAN BUKAN KAYU MADU SIALANG DI KABUPATEN KAMPAR (Studi Kasus : Kecamatan Kampar Kiri Tengah). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 10(2), 16–26.

Yulistyarini, T., Ariyanti, E.E., Yulia, N.D. 2000. Jenis-Jenis Tanaman Buah yang Bermanfaat untuk Usaha Konservasi Lahan Kering. Prosiding Seminar Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.Kebun Raya PurwodadiLIPI. Purwodadi. Pasuruan. Jawa Timur.

Yuniarti, N. & Djaman, D.. 2015. Teknik Pematahan Dormansi Untuk Mempercepat Perkecambahan Benih Kourbaril (Hymenaeae courbaril). Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. 1(6) : 1433- 1437


Refbacks

  • There are currently no refbacks.