RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS KACANG BUNCIS (Phaseoulus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN POC DAUN KELOR

(1) * Samsinar Harahap Harahap Mail (Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Fery Endang Nasution Mail (Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


ABSTRAK

 

Buncis merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai peranan dan sumbangan cukup besar bagi masyarakat. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Saat ini banyak petani buncis yang menggunakan pupuk kimia secara berlebihan sehingga berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan pencemaran lingkungan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menjawab masalah yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang buncis terhadap pemberian POC daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada bulan Juli-September 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor varietas (V) yang terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian POC daun kelor (D) terdiri dari 4 taraf. Perlakuan beberapa varietas menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Perlakuan pemberian POC daun kelor menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2, 3, 4 dan 5 mst, jumlah polong per sampel, jumlah polong per plot, berat polong per sampel dan berat polong per plot dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 500 ml/lt air (D3). Sedangkan pada parameter diameter batang umur 2, 3, 4 dan 5 mst serta parameter umur berbunga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Interaksi perlakuan beberapa varietas dan pemberian POC daun kelor menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan

Keywords


Varietas Kacang Buncis, POC Daun Kelor

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i4.14551
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i4.14551 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arfarita, N, MW Lestari, and C Prayogo. 2020. Utilization of vermiwash for the production of liquid biofertilizers and its effect on viability of inoculant bacteria and green bean germination. Agrivita. 42(1): 120–130.

Badan Pusat Statistik. 2015. Produksi sayuran di Indonesia. BPS. Jakarta

Bauweraerts, I., M. Ameye, T. M. Wertin, M. Anne, R. O. Teskey, and K. Steppe. 2014. Water Availability is the Decisive Factor for The Growth of Two Tree Species in the Occurrence of Consecutive Heat Waves. Agricultural and Forest Meteorology, 189-190 : 19-29

BPS. 2021. Produksi Tanaman Sayuran 1997-2019. https://www.bps.go.id/subject/55/hortikultura.html#subjekViewTab3. Diakses 14 Juni 2021 21:30

BPS. 2022. Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Buncis 2019- 2021. Tersedia online pada www.bps.go.id. Diakses 11 September 2022.

Cahyono, B. 2003. Kacang Buncis Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius. Yogyakarta

Dennis, O, T Phinehas, K James, N Annet, P Pamela, U Michael, and G Paul. 2014. The genetic diversity and population structure of common bean (Phaseolus vulgaris L) germplasm in Uganda. African Journal of Biotechnology. 13(29): 2935–2949.

Dwidjoseputro, D. 2000. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT. Gramedia. Jakarta

Elhag, AZ, and AM Hussein. 2014. Effects of sowing date and plant population on snap bean (Phaseolus vulgaris L.) growth and pod yield in Khartoum State. Universal Journal of Agricultural Research. 2(3): 115–118.

Emongor VE. 2014. Effects of Moringa (Moringa Oleifera) Leaf Extract on Growth, Yield and Yield Components of Snap Bean (Phaseolus vulgaris). British Journal of Applied Science & Technology. Botswana College of Agriculture. Vol 6(2): 114-122.

Ernawati, ERP Wardoyo, dan Mukarlina. 2018. Respon pertumbuhan vegetatif tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) dengan pemberian kompos limbah kulit pisang nipah. Jurnal Protobiont. 7(1): 45–55.

Fachruddin, L. 2000. Budidaya Kacang-kacangan. Kanisius. Yogyakarta.

Fuglie LJ. 2000. New Uses of Moringa Studied in Nicaragua: ECHO’s Technical Network Site networking global hunger solutions. ECHO, Nicaragua

Hadisuwito, Sukamto. 2012. “Membuat Pupuk Cairâ€. PT. Agro Media Pustaka. Jakarta.dalam jurnal Wan Hanisar 2015.

Hussein, A, M Benmoussa, and M Abbad. 2018. Effect of population density and dose of nitrogen and potassium fertilizers on performance of green bean (Phaseolus vulgaris). Journal of Fundamental and Applied Sciences. 10(1): 46–58.

Huster, AR, LT Wallace, and JR Myers. 2021. Associated SNPs, heritabilities, trait correlations, and genomic breeding values for resistance in snap beans (Phaseolus vulgaris L.) to root rot caused by Fusarium solani (Mart.) f. sp. phaseoli (Burkholder). Frontiers in Plant Science. 12: 697615. DOI:10.3389/fpls.2021.697615.

Junaidi. 2021. Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Kelor dan Interval Waktu Pemberian Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Jagung Pulut (Zea mays ceratina L). Jurnal Binawakya. Universitas Madako Tolitoli. Vol.15 (9): 5067-5078.

Kartika RD. 2014. Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Kelor (Moringa Oleifera, Lamk) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakchoy (Brassica Rapa, L) Yang Ditanaman Secara Hidroponik dan Sumbangannya Pada Pembelajaran Biologi di SMA. Naskah Publikasi. Universitas Sumatera Utara.

Krisnadi AD. 2010. Kelor Super Nutrisi. Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia, Blora.

Lubis, dkk. 1986. Ilmu Kesuburan Tanah, Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian UISU, Medan. Hal : 90-95

Masa, M, T Tana, and A Ahmed. 2017. Effect of plant spacing on yield and yield related traits of common bean (Phaseolus vulgaris L.) varieties at Areka, Southern Ethiopia. Journal of Plant Biology & Soil Health. 4(2): 1–13

Meriatna, Suryati, A. Fahri. 2018. Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal. 7 (1): 13-29.

Moeljopawiro, S. 2008. Perlindungan Varietas Tanaman, Kaitannya Dengan Pengelolaan Plasma Nutfah Dalam Pengembangan Varietas. Komisi Nasional Plasma Nutfah

Nuraini, A, D Sobardini, E Suminar, dan H Apriyanto. 2016. Kuantitas dan kualitas hasil benih buncis tegak (Phaseolus vulgaris L.) yang diberi pupuk organik padat dan pupuk organik cair chitosan. Jurnal Kultivasi. 15(2): 81–85.

Pitojo, S. 2004. Seri penangkaran: Benih Buncis. Kanisius. Yogyakarta

Rubyogo. 2004. Pendekatan Baru Guna Memfasilitasi Akses Petani pada Benih Buncis. Ciat-Pabra Seed System Specialist. P.O Box 158, Lilongwe, Malawi

Rukmana. 2009. Budidaya Buncis. Jakarta. Penerbit Kanisius.

Saparinto, C. 2013. Grow your own vegetables-panduan praktis menanam 14 Sayuran Konsumsi Populer di Pekarangan. Yogyakarta: Penebar Swadaya. 180 hlm.

Setianingsih, T. dan Khaerodin. 1993. Pembudidayaan Buncis Tipe Tegak dan Merambat. Penebar Swadaya. Jakarta

Simbolon, L. J. 2010. Karakteristik Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kacang Buncis Dataran Tinggi di Dataran Rendah. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara

Sirait, S. G., Baskara, M., dan Sugito, Y. 2020. Respon Dua Tipe Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Kambing. Jurnal Produksi Tanaman. Vol 8 (8) : 783-789.

Siswadi. 2006. Budidaya Tanaman Sayuran. Citra Aji Parama. Yogyakarta.

Sunarjono, H. 1990. Kunci Bercocok Tanam Sayur-sayuran penting di Indonesia (Produksi Hortikultura II). Sinar Baru. Bandung

Sutedjo M. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukkan. Rineka Cipta. Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.