(2) Florentina Kusmiyati
(3) Syaiful Anwar
*corresponding author
AbstractPisang Raja Bulu (Musa paradisiaca L.) merupakan salah satu tumbuhan tropis komoditas hortikultura buah dari family Musaceae. Perbanyakan tanaman pisang dilakukan secara vegetatif menggunakan tunas. Metode tersebut dinilai kurang efektif karena jumlah tunas yang dihasilkan terbatas. Perbanyakan melalui kultur in vitro merupakan salah satu upaya untuk memproduksi bibit berkualitas dalam jumlah yang besar dan dalam jangka waktu yang relatif lebih singkat. Kekurangan dari kultur in vitro yaitu memiliki persentase keberhasilan yang kurang pada tahap aklimatisasi. Pengaturan lama penyinaran dan penambahan zat pengatur tumbuh giberelin diharapkan dapat menunjang pertumbuhan bibit dan meningkatkan persentase keberhasilan aklimatisasi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada 2 Mei 2022 – 11 Juli 2022 di sepetak lahan di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot 4 x 3 dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) diulang 5 kali. Petak utama adalah lama penyinaran dengan 4 taraf yaitu lama penyinaran 10 jam, 12 jam, 14 jam, dan 16 jam. Anak petak adalah penambahan hormon giberelin dengan 3 taraf konsentrasi yaitu penambahan giberelin 0 ppm, 50 ppm, dan 100 ppm. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman pisang, diameter batang semu, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan persentase keberhasilan aklimatisasi. Data tinggi tanaman, diameter batang semu, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun dianalisis kuantitatif dengan Analysis of Variance (ANOVA), selanjutnya perlakuan yang berpengaruh diuji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan Polinomial Ortogonal (PO) pada taraf 5% untuk menentukan hasil perlakuan terbaik diantara semua perlakuan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa lama penyinaran 16 jam dan penambahan giberelin 100 ppm efisien meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang semu, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun. Lama penyinaran 10 jam dengan penambahan giberelin 50 ppm sudah dapat meningkatkan nilai panjang daun tanaman. Konsentrasi giberelin yang ditambahkan masih dapat ditingkatkan untuk mendapatkan lebar daun yang optimal. Persentasi keberhasilan aklimatisasi yang didapatkan yaitu 100%.  Keywordsgiberelin, penyinaran, pisang.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v8i4.14014 |
Article metrics10.31604/jap.v8i4.14014 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ababil, M. A., Budiman, dan T. K. K. Azmi. 2021. Aklimatisasi planlet pisang cavendish dengan beberapa kombinasi media tanam. J. Pertanian Presisi, 5(1) : 57 – 70.
Afidah, I. K., A. Satyana K., dan S. M. Sitompul. 2019. Pengaruh lama penyinaran (fotoperiode) terhadap pertumbuhan dan hasil pada tiga varietas Kedelai (Glycine max L. Merr). J. Produksi Tanaman, 7(1) : 68 – 73.
Anwar, S., R. Rosyida, F. Kusmiyati, B. A. Kristanto, K. Karno, dan B. Herwibawa. 2019. Penerapan teknologi aklimatisasi bibit pisang hasil kultur jaringan di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. J. DIANMAS 8(1) : 39 – 46.
Avivi, S., S. H. Soedarmo, P. A. Prasetyo. 2013. Multiplikasi tunas dan aklimatisasi tiga varietas pisang: raja nangka, kapok, dan mas. J Holtikultura, 4(2) : 83 – 89.
Gunarta, I. W., R. Dwiyanti, dan I. A. P. Darmawati. 2023. Aklimatisasi dan pembesaran planlet pisang (Musa acuminata) varietas cavendish dan mas kirana melalui aplikasi mikoriza pada media tanam. J. Agrotek Tropika 11(2) : 249 – 257.
Kemenpan. 2009. Keputusan Kementrian Pertanian no. 388/Kpts/SR.120/1/2009. Kementrian Pertanian, Jakarta.
Lindawati, Y., S. Triyono, dan D. Suhandy. 2015. Pengaruh lama penyinaran kombinasi lampu led dan lampu neon terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) dengan hidroponik sistem sumbu (wick system). J. Teknik Pertanian Lampung, 4(3) : 191 – 200.
Muliawati, E. S., R. B. Arniputri, Nandariyah, dan S. N. C. Utomo. 2017. Aklimatisasi planlet pisang raja bulu kuning berbasis system hidroponik substrat. J. Agrotech Res, 1(2) : 1 – 6.
Nurul, K. Z. 2019. Respon bibit tanaman pisang (Musa paradisiaca L.) terhadap penambahan giberelin dan macam pupuk organik kotoran hewan. Diss. Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta.
Putri, A. S., Yushardi, dan Supeno. 2021. Pengaruh spektrum dan intensitas cahaya led terhadap pertumbuhan tanaman Microgreens Pakcoy (Brassica rapa L. subsp.chinensis (L)). J. Hasil Kajian, Inovasi, dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(2) : 423 – 433.
Rahmi, H. A., N. Augustien, dan N. Triani. 2021. Interaksi iba dan iaa terhadap jumlah daun dan berat kering tanaman Pisang Cavendish (Musa acuminate) periode secondary hardening. J. Food Technology and Agroindustry, 3(2) : 76 – 83.
Rifalasna, D., Sumarsono, dan B. A. Kristanto. 2019. Pengaruh konsentrasi zpt giberalin dan lama penyinaran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium). J. Agro Complex, 3(1) : 84 – 95.
Rismundar, 1990. Bertanam Pisang. C.V. Sinar Baru, Bandung.
Riko, S. N. Aini, dan E. Asriani. 2019. Aplikasi berbagai konsentrasi giberelin (ga3) terhadap pertumbuhan tanaman Kailan (Brassica oleracea L.) pada system budidaya hidroponik. J. Hort., 29(2) : 181 – 188.
Rosmawaty, T., R. Baharuddin, dan H. Priono. 2021. Efektivitas npk grower dan poc bonggol pisang pada pertumbuhan bibit tanaman Pisang Kepok (Musa paradisiaca) dengan teknik belahan bonggol. J. Dinamika Pertanian, 37(3) : 189 – 198.
Sukmadjaja, D. 2014. Pengadaan benih tanaman melalui teknik kultur jaringan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian.
Sunandar, A., dan A. P. Kahar. 2018. Karakter morfologi dan anatomi pisang diploid dan triploid. J. Scripta Biologica, (5) : 31 – 36.
Suryani dan Saifuddin. 2022. Respon pemberian asam giberalat (ga3) terhadap produksi rumput gajah. (Penesetum purpureum). J. Ilmiah Sains Teknologi Ekonomi Sosial dan Budaya, 6(5) : 30 – 34.
Triani, N., V. P. Permatasari, dan Guniarti. 2020. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian zat pengatur tumbuh giberelin (ga3) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L. cv. ANTABOGA-1). J. Agricultural Agro Bali, 3(2) : 144 – 155.
Triharyanto E., R. B. Arniputri, E. S. Muliawati, dan E. Trisnawati. 2018. Kajian konsentrasi iaa dan bap pada multiplikasi pisang raja bulu in vitro dan aklimatisasinya. J. Agrotech Res 2(1) : 1 – 5.
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download