UJI SERAPAN HARA N PADA APLIKASI PUPUK KOMPOS SAMPAH ORGANIK DAN PUPUK MAJEMUK DENGAN MEDIA TANAH ULTISOL TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY

(1) * Ingrid Ovie Yosephine Mail (Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia)
(2) Sri Murti Tarigan Mail (Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia)
(3) Yoemas Brillian Tarigan Mail (Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos sampah organik dan pupuk majemuk (NPK) terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman dan serapan hara N tanaman pada pembibitan utama kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di areal Pembibitan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan Medan dan Laboratorium Sentral Fakultas Pertanian Univeristas Sumatera Utara pada bulan Desember 2019 sampai Juli 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 Faktor yaitu Faktor 1 yaitu  Kompos Organik Sampah Pasar dan Faktor 2 yaitu Pupuk Majemuk (NPK) 16:16:16 dengan ulangan 3x dengan jumlah tanaman per plot 2 tanaman, jumlah polybag keseluruhan adalah 54 polybag. Pengujian parameter disusun daftar Sidik Ragam atau Uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf 5% dan 1% dan dialnjutkan dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan kompos organik sampah pasar dan pupuk majemuk berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati yaitu tinggi bibit (cm), jumlah daun (helai), berat basah akar (gr), berat kering akar (cm), berat basah tajuk (gr), berat kering tajuk (gr). Namun tidak berpengaruh nyata terhadap Lingkar batang (cm) dan serapan hara N (%).


Keywords


Sampah Organik Pasar, Main Nursery, Kelapa Sawit, Serapan Hara N

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i2.12614
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i2.12614 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Brady. NC. And RR. Weil. 2002. The nature and properties of soils. 13 Edition. Upper Saddle River, New Jersey. USA.

Chandra, Budiman. 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan. EGC. Jakarta

Febriana, R. 2009. Pengelolaan pemupukan tanaman sawit di perkebunan PT. Sari Loka I (PT Astra Agro Lestari, Tbk), kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. [Skripsi]. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. 110 hlm.

Goh, K.J., and R. Hardter. 2003. General oil palm nutrition in International Planters Confe-rence on Management for Enhanced Pro-fitability in Plantations. Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, 24–26 October 1994. Kuala Lumpur; ISP 1994.hlm 190-230.

Gusniwati, H. Salim, dan J. Mandasari. 2012. Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama Dengan Perbedaan Kombinasi Pupuk Cair nutrifarm dan NPKmg. Jurnal Pertanian, Vol.1 (1) : 46-56

Hartanto, H. 2011 Sukses Besar Budidaya Kelapa Sawit. Yogyakarta : Citra Media Publishing

Khaswarina, S., 2001. Jurnal Natur Indonesia Keragaman Bibit Kelapa Sawit Terhadap Pemberian Berbagai Kombinasi Pupuk di Pembibitan Utama. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Lakitan. 2000. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada.

Jakarta

Lingga,P. dan Marsono. 2001. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Lubis , Rustam Efendi dan Agus Widanarko,2011. Buku Pintar Kelapa Sawit. :PT Agro Media Pustaka. Jakarta

Munir, M. 1996. Tanah-Tanah Utama Di Indonesia, Krakteristik, Klasifikasi dan Pemanfaatannya. Pustaka Jaya . Jakarta. Hal. 216-238

Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Jakarta : Agromedia Pustaka.

Prasetyo, B. H. N. dan Suriadikarta, H. 2006. Karakteristik dan Sebaran Ultisol di Daerah Pametikarta. Jurnal Tanah dan Iklim. Universitas Gdjah Mada. Yogyakarta

Primanti. I. S. dan O. Haridjaja 2005. Potensi pencucian pupuk majemuk phonska serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi bayam pada Latosol dengan kandungan liat yang berbeda. J. Tanah Lingkungan 7 : 22-26

Pusdatin: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2017. Outlook Kelapa Sawit. Jakarta (ID). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Rukmana, R., 2007.Bertanam Petsai danSawi. Kanisius, Yogyakarta.

Rosita, S.M.D., Rostiana, O., Pribadi, dan Hernani, 2007, Penggalian IPTEK Etnomedisin di Gunung Gede Pangrango, Bul, Littro. 18 (1) : 13-28.

Sumekto, riyo. 2006.Pupuk-Pupuk Organik. Klaten: PT. Intan Sejati.

Sutejo, M,M. 2001. Pupuk dan Cara Pemupukan. Bineka Cipta. Jakarta

Yuliarti, Nugraherti. 2009. 1001 Cara Menghasilkan Pupuk Organik. Yogyakarta : Lyli Publisher


Refbacks

  • There are currently no refbacks.