ANALISIS INTERAKSI SOSIAL ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)

(1) Bulan Susanti Harahap Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) * Nurhasanah Pardede Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Malim Soleh Rambe Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Sari


Interaksi sosial merupakan dasar penting yang menentukan kemampuan adaptif anak tunagrahita dalam menghadapi dinamika kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis interaksi sosial, faktor yang memengaruhi, peran guru dan lingkungan, serta aspek-aspek interaksi sosial anak tunagrahita tingkat sedang secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif, penelitian ini dilakukan di SLB Negeri Angkola Timur dengan teknik purposive sampling untuk memilih dua siswa tunagrahita sedang (MSH dan FY) sebagai subjek utama, serta guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya via triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial anak tunagrahita berkembang dengan baik dan adaptif. Jenis interaksi yang muncul meliputi kerja sama (dominan), imitasi, persaingan sehat, dan akomodasi non-konfrontatif. Perkembangan ini dipengaruhi oleh motivasi afektif internal, dukungan mikrosistem keluarga, serta penerimaan teman sebaya. Guru berperan strategis melalui pemberian scaffolding sosial, didukung iklim sekolah yang aman. Secara multidimensi, anak mampu mencapai komunikasi fungsional, sikap prososial, perilaku partisipatif, dan kepatuhan norma konvensional. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendekatan diferensial oleh pendidik untuk mengakomodasi variasi kepribadian anak berkebutuhan khusus.

Kata Kunci


Interaksi Sosial; Anak Tunagrahita; Sekolah Luar Biasa; Studi Kasus

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i4.305-313
      

Article metrics

10.31604/ristekdik.2026.v11i4.305-313 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Referensi


American Association on Intellectual and Developmental Disabilities (AAIDD). (2010). Intellectual disability: Definition, classification, and systems of supports (11th ed.). American Association on Intellectual and Developmental Disabilities.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Emerson, E. (2003). Prevalence of psychiatric disorders in children and adolescents with and without intellectual disabilities. Journal of Intellectual Disability Research, 47(1), 51–58.

Hastings, R. P., & Brown, T. (2002). Behavior problems of children with intellectual disabilities: The impact on staff distress and organizational culture. Journal of Intellectual Disability Research, 46(3), 229–238.

Heward, W. L. (2013). Exceptional children: An introduction to special education (10th ed.). Pearson.

Kohlberg, L. (1984). The psychology of moral development: The nature and validity of moral stages. Harper & Row.

Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.

Matson, J. L., & Kozlowski, A. M. (2011). The effects of intellectual disability severities on somatic, social, and anxiety symptoms. Research in Developmental Disabilities, 32(6), 2529–2535.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Nugroho, A. (2018). Pengaruh dukungan teman sebaya terhadap kemampuan interaksi sosial anak tunagrahita di sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Khusus, 10(2), 45–56.

Prasetyo, B., & Sari, D. P. (2020). Peningkatan kualitas interaksi sosial anak tunagrahita melalui model pembelajaran kooperatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa, 14(1), 12–23.

Santrock, J. W. (2020). Child development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From neurons to neighborhoods: The science of early childhood development. National Academies Press.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi: Suatu pengantar. Rajawali Pers.

Van Houten, R., & Malott, R. W. (2000). Analysis of behavior in societal settings. Context Press.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING

ISSN 2541-206X (online) | ISSN: 2527-4244 (print)

Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id