SEJARAH BERDIRINYA BAGAS GODANG H. RAJA TAGOR DI DESA HUTAIMBARU KOTA PADANGSIDIMPUAN

(1) * Audy Aulyah Gurusinga Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Cindi Aulia Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(3) Rizka Yanti Harahap Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(4) Marisa Siska Pitri Batubara Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(5) Riska Andriani Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(6) Riska Husriani Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(7) Rezky Adinda Putri Nasution Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(8) Sukatno Sukatno Surat (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah berdirinya Bagas Godang H. Raja Tagor di Desa Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, serta menganalisis fungsi dan nilai budaya yang dimilikinya dalam kehidupan masyarakat Angkola. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, serta sumber-sumber lain yang berkaitan dengan sejarah, budaya, dan arsitektur tradisional masyarakat Angkola-Mandailing. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui proses pengelompokan, interpretasi, dan penyusunan informasi berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bagas Godang H. Raja Tagor merupakan salah satu peninggalan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang penting bagi masyarakat Desa Hutaimbaru. Selain berfungsi sebagai kediaman pemimpin adat, Bagas Godang juga menjadi pusat pemerintahan adat, tempat musyawarah, penyelesaian sengketa, serta pelaksanaan berbagai upacara adat. Keberadaannya hingga saat ini mencerminkan upaya masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya Angkola melalui pelestarian bangunan tradisional sebagai warisan budaya yang memiliki makna penting bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Kata Kunci


Bagas Godang, sejarah lokal, budaya Angkola, Hutaimbaru, pelestarian budaya.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i3.221-231
      

Article metrics

10.31604/ristekdik.2026.v11i3.221-231 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Referensi


Cut Nuraini. (2024). The architectural tectonics of traditional buildings in Mandailing, North Sumatera, Indonesia. Civil Engineering and Architecture, 12(2), 892–916. https://doi.org/10.13189/cea.2024.120217

Jambak, R. A., Achiriah, A., & Devianty, R. (2024). Arsitektur Bagas Godang di Desa Huta Godang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal. Local History & Heritage, 4(1), 26–46. https://doi.org/10.57251/lhh.v4i1.1312

Naufa, M., Kholilah, A., & Ghifari, M. (2020). The meaning of Bolang Bagas Godang Huta Godang ornament in Ulu Pungkut, Mandailing Natal. IAR Journal of Humanities and Cultural Studies, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.47310/iarjhcs.2020.v01i01.007

Nuratikah, Khoiri, M., Rangkuti, R., Siregar, D. A., Azizah, N., & Wahyuni, R. (2025). Fungsi Bagas Godang dan Sopo Godang sebagai media pendidikan nilai dan moral pada generasi muda Mandailing. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 2(1), 737–747. https://doi.org/10.63822/akrhsb96

Pasaribu, D., & Sinulingga, J. (2022). Nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada Bagas Godang di Desa Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal. Journal of Social Interactions and Humanities, 1(2), 71–82. https://doi.org/10.55927/jsih.v1i2.855

Ramadhan, N. F., Handoyo, E., Aricindy, A., & Amaidi, I. E. (2025). Pelestarian tradisi Marpege-pege di Mandailing: Analisis nilai sosial dan strategi revitalisasi budaya lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 38315–38322. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.34727

Sinulingga, J., Nst, N. M., & Harahap, C. A. (2024). Peranan Gordang Sambilan sebagai musik pengiring dalam upacara Horja Godang Mandailing. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 24691–24701.

Siregar, H., Harahap, C. A., & Harahap, A. (2024). Pelestarian warisan budaya Mandailing dalam menghadapi modernisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 31245–31256.

Situmorang, R., & Lubis, M. (2023). Revitalisasi rumah adat sebagai identitas budaya lokal di Sumatera Utara. Journal of Local Culture Studies, 5(2), 98–110.

Yusron, A., & Sandi, D. M. (2022). Pemanfaatan potensi Bagas Godang dan Sopo Godang sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Panyabungan. Journal Education and Development, 10(1), 433–437.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING

ISSN 2541-206X (online) | ISSN: 2527-4244 (print)

Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id

KING ACELTODAY

Nono4d

https://ijasbr.com/

Matauangslot

Situs 888

https://cbaj.in/

Rokokbet

Rokokbet

Rokokbet

Rokokbet

https://revistacientificamorlacos.com/

https://ijpbr.in/

https://matauangraja.com/

https://matauanggame.com/

https://matauanggroup.com/

https://glad2glow.org/

https://glad2glow.org/products/peach-retinol-moisturizer/

https://dialoguethejournal.com/

https://journaloffarmsciences.in/

https://saludpublicamx.com/

Matauangslot

Matauangslot

slot demo

https://ijocp.com/

https://jmathadvances.com/

situs 888